Rabu, 24 Mei 2017 WIB

Close
Close
Kekerasan Merusak Peradaban,

Kekerasan Merusak Peradaban

Oleh : Angga Wijaya | Sabtu, 07 Januari 2017 | 19:05 WIB


Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto - ( Foto / ist )

Terkait :

    CAWANG, PJ -Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengecam keras aksi pemukulan dan pengeroyokan Kader PDIP oleh sekelompok massa FPI.

    Indonesia adalah negara hukum, aksi kekerasan dan main hakim sendiri sama sekali tidak bisa dibenarkan. Tindakan kekerasan itu tidak manusiawi dan merusak peradaban. Terlebih jika kekerasan itu masih ada hubungannya dengan agenda pemilihan Gubernur yg sekarang sedang berlangsung.

    Pengeroyokan itu merusak demokrasi, tidak manusiawi dan bertentangan dgn ajaran manapun, kata Hasto.

    Menurut Hasto, belakangan ini kekerasan baik verbal maupun fisik seolah menjadi budaya baru. Mereka sama sekali tidak berkepribadian Indonesia yg dikenal santun dan toleran. Ini gejala yg embuat kita cemas dan harus benar2 kita waspadai, lanjut Hasto. Selain penganiayaan kader tersebut, Hasto juga menyoroti aksi-aksi melanggar hukum lain yang dilakukan oleh FPI seperti penghadangan kegiatan blusukan Ahok beberapa hari lalu.

    Pimpinan FPI harus bertanggung jawab terhadap tindak tanduk anggotanya di lapangan. Hasto meminta aparat keamanan untuk memastikan pihak-pihak yg bertanggung jawab atas insiden pengeroyokan dan penghadangan kegiatan calon gubernur petahana itu diproses secara hukum sesegera mungkin agar tidak terulang di masa depan.

    Demikian halnya KPU dan Bawaslu tidak boleh berdiam diri. Jika FPI tidak melakukan langkah-langkah kongkrit meredam aksi sepihak anggotanya dan kepolisian tidak bertindak sesuai kewenangannya, Hasto khawatir itu akan memancing reaksi dari kelompok lain.

    Meski demikian Hasto menyerukan kepada kader-kader PDI Perjuangan untuk memercayakan penanganan kasus tersebut pada pihak kepolisian. Kami percayakan kepada proses hukum, jangan membalas kekerasan dengan kekerasan.

    Meskipun demikian, sebagai Partai yg solid kami tidak pernah takut. PDI Perjuangan memiliki kekuatan dari sabang sampai merauke. Namun kami tetap taat hukum. Untuk itulah seluruh Kader dimanapun harus menahan diri dan menjaga peradaban demokrasi yang baik dgn tidak melakukan hal yg sama dengan anggota FPI.

    Tunjukkan bhw kita warga begara yg beradab dan taat hukum. Kita berikan keaempatan kpd aparat kepolisian utk menegakkan kebenaran hukun di atas prinsip keadilan dan negara tdk boleh kalah oleh aksi main hakim sendiri.[]

     


    Fokus : Kekerasan Merusak Peradaban


    Komentar


    Bodetabek - 53 menit yang lalu

    Patroli Antisipasi Geng Motor di Depok Ditingkatkan

    DEPOK, PJ – Mengantisipasi aksi geng motor dan tawuran, Polresta Depok meningkatkan patroli di lokasi rawan..
    Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

    Anies - Sandi Inginkan Masyarakat Mengolah Sampah Sendiri

    BALAI KOTA, PJ – Pada kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan - Sandiaga..
    Jakarta Pusat - 2 jam yang lalu

    Depok dan Bogor Berpotensi Hujan Ringan

    KEMAYORAN, PJ – BMKG memprakirakan hujan lokal akan terjadi di Bogor, Depok dan Tangerang hari ini, Rabu..
    Jakarta Selatan - 4 jam yang lalu

    di Kelurahan Pasar Manggis dan Kramat Pela, BPN Jaksel Buka Layanan Jemput Bola

    SETIABUDI, PJ – Badan Pertangan Nasional (BPN) Jakarta Selatan telah membuka layanan jemput bola di Kelurahan..
    Jakarta Timur - 6 jam yang lalu

    Sudin KPKP Jakbar Tidak Temukan Produk Pangan, Zat Berbahaya di Empat Pasar

    CAWANG, PJ – Produk pangan di Empat pasar tradisional dan satu lokasi binaan (lokbin), diperiksa oleh Suku..
    Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

    Jalur Mudik Lebaran 2017, Dijamin Kementerian PUPR Aman dan Lancar

    GAMBIR, PJ – Guna meminimalisir resiko kecelekaan dan mengurangi kemacetan. Kementerian Pekerjaan Umum dan..
    Balaikota - 8 jam yang lalu

    di PRJ 2017, Anjungan Pemprov DKI Terapkan Transaksi Non Tunai

    GAMBIR, PJ – Gerakan transaksi non tunai atau chasless terus didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI..
    Balaikota - 9 jam yang lalu

    Saat Ramadhan, Operasional Bus Transjakarta Diubah

    GAMBIR, PJ – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menyesuaikan operasional bus Transjakarta dengan..
    Jakarta Timur - 10 jam yang lalu

    Produk Pangan di Pasar Palmeriam Diperiksa Petugas Gabungan

    MATRAMAN , PJ – Guna mencegah beredarnya bahan pangan yang mengandung zat berbahaya. Menjelang Ramadhan..
    Jakarta Barat - 11 jam yang lalu

    Yayat Sujatna : Kunjungan Raja Swedia Ke Kota Tua Bisa Tingkatkan Wisatawan

    TAMANSARI, PJ - Kunjungan Tamu Kenegaraan dari Swedia Raja Carl XVI Gustaf yang datang bersama Ratu Sylvia ke Kawasan..
    Lihat Semua

    Close
    Close
    Close



    Indeks


    Close
    Close
    Close