Minggu, 22 Januari 2017 WIB

Close

Ketua MPR Dukung Penertiban Media Abal-abal

Oleh : Aqila Zafira | Farrel | Selasa, 10 Januari 2017 | 05:26 WIB


Ketua MPR Zulkifli Hasan /ist

SENAYAN, PJ - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mendukung rencana Dewan Pers yang akan segera melakukan penertiban terhadap keberadaan media massa abal-abal yang kerap memberikan kabar hoax dan tendensius.

"Pers sebaiknya tidak membela kekuatan tertentu secara sepihak, apalagi sampai memutarbalikkan fakta," kata Zulkifli Hasan ketika menerima Delegasi Dewan Pers di ruang kerjanya di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Pada kesempatan tersebut, Delegasi Dewan Pers yang dipimpin Margiono berkunjung ke ruang Ketua MPR RI untuk silaturahmi sekaligus menyampaikan undangan peringatan Hari Pers Nasional yang rencana penyelenggaraannya di Ambon, Maluku, 5 hingga 10 Februari 2017.

Menurut Zulkifli, dirinya prihatin terhadap perkembangan pers saat ini yang dinilai sudah sangat bebas dan sering mengabaikan aspek keseimbangan berita. "Bahkan, ada media memelintir berita sehingga menjadi tendensius," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli menyatakan mendukung rencana Dewan Pers yang akan menertibkan keberadaan media massa di Indonesia. "Penertiban untuk menghindari pemberitaan sesuai dengan fakta dari media yang tidak jelas," katanya.

Menurut Zulkifli, media tidak jelas adalah media yang tidak memiliki badan hukum, tidak memiliki struktur organisasi keredaksian dan nonredaksi, serta tidak memiliki domisili resmi.

Sejak era reformasi, kata dia, pers Indonesia mendapatkan kebebasan, tetapi kebebasan tersebut menjadi kurang terkontrol.c"Oleh karena itu, rencana Dewan Pers untuk menertibkan media massa tidak jelas, patut didukung," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pers Margiono mengatakan bahwa Dewan Pers akan mengumumkan nama-nama media yang memenuhi persyaratan pers. Selain itu, Dewan Pers juga akan mengumumkan nama-nama wartawan yang telah memenuhi persyaratan pers. []

 


#Ketua mpr #Dewan Pers #Media abal-abal

Komentar


Jakarta Pusat - 13 menit yang lalu

Transjakarta Symphoni Akan Hibur Penumpang di Halte Busway

GAMBIR, PJ – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono akan memberikan kesempatan pengamen jalanan..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

Simulasi Pencoblosan Pilkada DKI di Pulau Seribu

SENEN, PJ - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar simulasi pencoblosan surat suara Pemilihan Kepala..
Jakarta Utara - 2 jam yang lalu

Malam Mingguan Bareng Ahok Nobar Film Soekarno

KELAPA GADING,PJ – Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok) menonton film Soekarno..
Balaikota - 3 jam yang lalu

Sumarsono: Tahun Ini Kuota Umrah Marbut di Tambah

KOJA, PJ - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada tahun ini berencana menambah jumlah kuota ibadah umrah..
Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Ke Arab Saudi, BNPT Perkaya Ilmu Deradikalisasi

CAWANG,PJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH melakukan..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Program Pemberantasan Narkoba di Sisipkan Dalam Debat Cagub DKI

MENTENG,PJ – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan, program pemberantasan..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Moderator Debat Kedua Cagub-Cawagub DKI Belum Ditentukan

CIKINI, PJ - KPU DKI Jakarta hingga saat ini masih menggodok nama moderator yang akan memandu jalannya debat kedua..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Debat Cagub-Cawagub DKI Babak Kedua Ditambah Menjadi 120 Menit

CIKINI, PJ - Durasi debat valon gubernru dan calon wakil gubernur DKI Jakarta babak kedua tanggal 27 Januari 2017..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Mensos Apresiasi Polisi Ungkap Prostitusi Online di Bekasi

BEKASI, PJ - Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansa menanggapi pengungkapan kasus prostitusi online yang dilakukan..
Balaikota - 9 jam yang lalu

Pemprov DKI Bahas Usulan Revisi UU nomor 29 tahun 2007

BALAIKOTA, PJ - Usulan revisi undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang Pemprov DKI Jakarta sebagai Daerah Khusus..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close