Senin, 01 Mei 2017 WIB

Close

Polda Metro Jaya Menelusuri Kasus Makar Hingga ke 'Lubang Tikus'.

Oleh : Otto Ismail | Selasa, 10 Januari 2017 | 18:59 WIB


polisi telah menetapkan 10 orang kasus dugaan makar, yaitu Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri. (Foto/Ist)

SEMANGGI, PJ - Polda Metro Jaya menegaskan pihaknya tidak main-main untuk membongkar kasus dugaan makar yang dilakukan oleh Rachmawati Soekarnoputri dan sejumlah tokoh. Bahkan, pihak Polda menyebut akan menelusuri hingga ke 'lubang tikus'.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik saat ini masih terus menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. "Itu kan dari cara bertindak kepolisian untuk menyelidiki suatu permasalahan (makar), semua kita lakukan sampai lubang tikus pun kita cari," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/1/2017).

Sebagai informasi, hingga saat ini polisi telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka kasus dugaan makar, yaitu Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri. Ketujuh orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka sejak awal penangkapan menjelang aksi 212 di Monas pada Jumat (2/12/2016)  lalu.

Setelah itu, polisi juga menetapkan tiga tersangka lainnya dengan kasus yang sama, yaitu Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Hatta Taliwang. Kesepuluh tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 107 Jo 110 Jo 87 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

Argo menambahkan, para tersangka tersebut juga sempat mengadakan puluhan pertemuan yang diduga membahas perencanaan makar. Kata dia, pertemuan tersebut dilakukan selama sebulan sebelum aksi 212. "Banyak puluhan pertemuan, nanti di pengadilan disampaikan. Lebih dari 10 kali pertemuan," kata Argo


Komentar


Bodetabek - 17 menit yang lalu

Hasil Gelar Perkara, Iwa K Terancam Empat Tahun Penjara

TANGERANG, PJ - Penetapan status Iwa K sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti yakni hasil tes urin dan hasil..
Jakarta Pusat - 30 menit yang lalu

Polisi Menutup Jalan Istana Dengan Kawat Berduri

GAMBIR, PJ - Aparat Kepolisian telah menutup akses menuju Istana Presiden dengan menggunakan kawat berduri dilapisi..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

300 Massa Komite Aksi Perempuan Ikut Berdemo

GAMBIR, PJ - Beberapa komunitas serikat buruh yang berada di depan Patung Kuda dan Monumuen Nasional mengenakan baju..
Jakarta Timur - 1 jam yang lalu

Sandi : "Kartu Jakarta Jomblo" untuk Ajang Silaturahmi

CAWANG, PJ - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan segera meluncurkan program “Kartu Jakarta..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

KSPI Minta Presiden Jokowi Mau Menerima Langsung

GAMBIR, PJ - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indoneisa (KSPI) Said Iqbal mengatakan sebanyak 150 Ribu Buruh yang..
Nusantara - 1 jam yang lalu

Pesta Gay Party di Surabaya Dibubarkan Polisi, 14 Orang Diamankan

SURABAYA, PJ – Pesta seks kaum homoseksual atau gay party dibubarkan Kepolisian Resor Kota Surabaya,di sebuah..
Jakarta Selatan - 2 jam yang lalu

Usai Penetapan KPU DKI, Anies-Sandiaga Kunjungi 267 Kelurahan

KEBAYORAN BARU, PJ – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berencana mengunjungi 267 kelurahan yang..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Disiapkan Panggung Hiburan untuk Buruh di GBK

SENAYAN, PJ - Pemerintah menyiapkan sebuah panggung hiburan untuk menghibur buruh yang rencaananya akan melaksanakan..
Jakarta Utara - 3 jam yang lalu

RTH-RPTRA Kalijodo Bagai Magnet Menyedot Ribuan Pengunjung

PENJARINGAN, PJ - Marwadi (65) tertegun sejenak melihat pemandangan yang ada di depan matanya di Ruang Terbuka Hijau..
Jakarta Selatan - 4 jam yang lalu

Petunjuk Lalu Lintas di Jakarta Saat Unjuk Rasa Buruh “May Day"

SENAYAN, PJ - Selama May Day 1 Mei 2017, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas pada akses jalan yang..
Lihat Semua

Close
Close



Indeks


Close
Close
Close