Sabtu, 25 Maret 2017 WIB

Close

Polda Metro Jaya Menelusuri Kasus Makar Hingga ke 'Lubang Tikus'.

Oleh : Otto Ismail | Selasa, 10 Januari 2017 | 18:59 WIB


polisi telah menetapkan 10 orang kasus dugaan makar, yaitu Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri. (Foto/Ist)

SEMANGGI, PJ - Polda Metro Jaya menegaskan pihaknya tidak main-main untuk membongkar kasus dugaan makar yang dilakukan oleh Rachmawati Soekarnoputri dan sejumlah tokoh. Bahkan, pihak Polda menyebut akan menelusuri hingga ke 'lubang tikus'.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik saat ini masih terus menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. "Itu kan dari cara bertindak kepolisian untuk menyelidiki suatu permasalahan (makar), semua kita lakukan sampai lubang tikus pun kita cari," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/1/2017).

Sebagai informasi, hingga saat ini polisi telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka kasus dugaan makar, yaitu Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri. Ketujuh orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka sejak awal penangkapan menjelang aksi 212 di Monas pada Jumat (2/12/2016)  lalu.

Setelah itu, polisi juga menetapkan tiga tersangka lainnya dengan kasus yang sama, yaitu Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Hatta Taliwang. Kesepuluh tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 107 Jo 110 Jo 87 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

Argo menambahkan, para tersangka tersebut juga sempat mengadakan puluhan pertemuan yang diduga membahas perencanaan makar. Kata dia, pertemuan tersebut dilakukan selama sebulan sebelum aksi 212. "Banyak puluhan pertemuan, nanti di pengadilan disampaikan. Lebih dari 10 kali pertemuan," kata Argo


Komentar


Kepulauan Seribu - 8 menit yang lalu

Mensos: Psikolog dan Konselor Untuk Anak Ditambah

KEPULAUAN SERIBU, PJ – Psikolog dan konselor untuk membantu anak-anak korban Paedofilia telah ditambah oleh..
Jakarta Timur - 1 jam yang lalu

3 Mahasiswa Daki Tujuh Gunung Tertinggi Didunia, Promosikan Asian Games 2018

CAWANG, PJ – Perhelatan akbar Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang, tiga mahasiswa..
Nusantara - 2 jam yang lalu

Di Jabar, Kekerasan Seksual terhadap Anak Meningkat di Tahun 2017

CIREBON, PJ – Maraknya kasus paedofilia pada anak-anak akhir-akhir ini. Ketua Pusat Pelayanan Terpadu..
Bodetabek - 3 jam yang lalu

Pemkot Depok Tunggu Kebijakan Pusat, Tertibkan Ojek Online dan Angkot

DEPOK, PJ – Terkait aturan operasional ojek online dan angkutan kota (angkot). Wakil Wali Kota Depok, Pradi..
Bodetabek - 4 jam yang lalu

Segera Dikeluarkan Perwali Mengatur Kuota Ojek Online di Bogor

BOGOR, PJ – Pengaturan operasional ojek online di Bogor, diserahkan kepada Pemkot, sebab ojek online..
Jakarta Selatan - 5 jam yang lalu

Rekaman CCTV Diamankan Polisi untuk Uber Penembak di Semanggi

SEMANGGI, PJ – Lima rekaman CCTV diamankan polisi untuk memburu dan mengusut kasus penembakan yang terjadi di..
Bodetabek - 6 jam yang lalu

Menkominfo Minta PT Gojek Indonesia Untuk Melakukan Moratorium

BOGOR, PJ - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta PT Gojek Indonesia untuk melakukan moratorium atau..
Jakarta Selatan - 6 jam yang lalu

Tempat Berjualan Pedagang di Terminal Manggarai Ditata

MANGGARAI, PJ - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengubah tempat berjualan para pedagang di terminal..
Jakarta Barat - 6 jam yang lalu

Dua Penghuni Kos Terjaring Razia BNN Provinsi DKI

PALMERAH, PJ - Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi DKI Jakarta melakukan razia di kos-kosan Palmerah, Jakarta..
Jakarta Timur - 7 jam yang lalu

Cegah Penyakit, Pasar Burung Pramuka Disemprot Disinfektan

CAWANG, PJ – Mencegah timbulnya penyakit, khususnya flu burung petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close