Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Close
Close

Kapolri Beberkan Berbagai Keuntungan dari Kenaikan Tarif BPKB 2017

Oleh : Otto Ismail | Selasa, 10 Januari 2017 | 19:39 WIB


Kapolri Tito Karnavian, seusai melakukan pemusnahan senjata api rakitan (senpira) di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/1/2017). (Foto/Ist)

PALEMBANG, PJ - Kenaikan tarif pembuatan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) hingga 300 Persen cukup meresahkan masyarakat. Menanggapi itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeberkan tentang berbagai keuntungan dari kenaikan tarif BPKB 2017 ini.

Menurut Jenderal bintang empat ini, tingginya tarif BPKB dan STNK bukan untuk mendongkrak pendapatan pajak, namun guna memenuhi kebutuhan administrasi yang meningkat.

"Karena terjadi inflasi material. Kertasnya dulu jelek, sekarang sudah bagus dan ada hologramnya. Bahkan akan ada system online di beberapa kota. Kalau manual, yang mengurus pajak diluar kota harus kembali lagi ke kota asalnya dan biaya perjalanannya lebih mahal," ujar Tito, seusai melakukan pemusnahan senjata api rakitan (senpira) di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/1/2017).

Sistem online juga, lanjutnya, bisa menekan biaya pengurusan pajak yang berhubungan dengan calo. Bahkan jika pemilik kendaraan tidak bisa mengurusnya, mereka harus mengeluarkan uang yang lebih besar dari biaya pajak aslinya.

Untuk pengurusan BPKB yang mendulang hingga 300 persen, Kapolri meyakinkan biaya tersebut hanya akan dibayar satu kali hingga kendaraan tersebut rusak.

“Dari kendaraan murah hingga mahal, semua biaya administrasi sama dan tidak perlu diperpanjang lagi. Untuk mobil saja, hanya sebesar Rp 375.000 untuk kendaraan sampai rusak,” beber Tito.

Bahkan, dirinya membandingkan biaya tersebut dengan pengurusan paspor sebesar Rp 300 ribu yang hanya berlaku sampai lima tahun, dan Rp 600 Ribu untuk pengurusan surat nikah yang terbatas.

"Biaya buku nikah hanya berlaku sepanjang pernikahan, kecuali menikah lagi. Jadi itu tidak terlalu berat. Perbaikan pelayanan ini bisa menguntungkan masyarakat," kata Tito.


Komentar


Jakarta Timur - 45 menit yang lalu

Ayook, Segera Daftar Program Arus Balik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut

CAWANG, PJ – Mudik merayakan Lebaran di kampung halaman tentu saja menguras energi. Untuk keselematan dalam..
Bodetabek - 1 jam yang lalu

Pemkot Bekasi Bakal Gelar Operasi Yustisi Pasca Idulfitri

BEKASI, PJ - Pasca hari raya Idulfitri 1438 H atau tepatnya pada saat arus balik dimulai pemerintah Kota Bekasi akan..
Jakarta Pusat - 2 jam yang lalu

Tugu Monas Dibanjiri Ribuan Pengunjung

GAMBIR, PJ - Ribuan pengunjung memadati kawasan Tugu Monumen Nasional (Monas) yang terletak di daerah Jakarta Pusat...
Jakarta Utara - 3 jam yang lalu

Libur Lebaran, Wisata Religi di Makam Mbah Priok Ramai Dikunjungi Peziarah

KOJA, PJ – Libur Lebaran dimanfaatkan warga Jakarta untuk berkunjung ke tempat-tempat rekreasi. Namun, warga..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Seorang Pria Mau Melompat Pagar Mapolda Jateng Ditangkap

KEBAYORAN BARU, PJ - Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial MR (32) lantaran hendak melompati pagar..
Bodetabek - 4 jam yang lalu

Bocah Perempuan Tenggelam Berenang di Sungai Cikeas

BOGOR, PJ - Dua bocah perempuan asal Jakarta tenggelam saat berenang di aliran Sungai Cikeas, Desa Cijayanti,..
Bodetabek - 5 jam yang lalu

Macet Total Antrean Kendaraan Dari Pacet Hingga Puncak

CIANJUR, PJ - Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, macet total dengan antrean kendaraan mencapai belasan kilometer..
Jakarta Selatan - 5 jam yang lalu

Pelaku Penyerangan Polda Sumut Bertambah Satu

KEBAYORAN BARU, PJ - Firmansyah Putra Yudi (32) ditetapkan menjadi tersangka kasus penyerangan ke Markas Polda..
Jakarta Utara - 6 jam yang lalu

Wakapolda Metro Mengecek Pengamanan Kawasan Wisata di Ancol

PADEMANGAN, PJ - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana mendatangi kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta..
Bodetabek - 6 jam yang lalu

Bus Pariwisata di Rest Area Tol Ciawi di Razia Satlantas Polres Bogor

CIAWI, PJ - Puluhan bus pariwisata di rest area KM 45 Jalan Tol Ciawi yang hendak melintasi Jalur Puncak di razia..
Lihat Semua

Close
Close
Close




Indeks

Close
Close
Close