Senin, 27 Maret 2017 WIB

Close

Kapolri Beberkan Berbagai Keuntungan dari Kenaikan Tarif BPKB 2017

Oleh : Otto Ismail | Selasa, 10 Januari 2017 | 19:39 WIB


Kapolri Tito Karnavian, seusai melakukan pemusnahan senjata api rakitan (senpira) di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/1/2017). (Foto/Ist)

PALEMBANG, PJ - Kenaikan tarif pembuatan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) hingga 300 Persen cukup meresahkan masyarakat. Menanggapi itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeberkan tentang berbagai keuntungan dari kenaikan tarif BPKB 2017 ini.

Menurut Jenderal bintang empat ini, tingginya tarif BPKB dan STNK bukan untuk mendongkrak pendapatan pajak, namun guna memenuhi kebutuhan administrasi yang meningkat.

"Karena terjadi inflasi material. Kertasnya dulu jelek, sekarang sudah bagus dan ada hologramnya. Bahkan akan ada system online di beberapa kota. Kalau manual, yang mengurus pajak diluar kota harus kembali lagi ke kota asalnya dan biaya perjalanannya lebih mahal," ujar Tito, seusai melakukan pemusnahan senjata api rakitan (senpira) di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/1/2017).

Sistem online juga, lanjutnya, bisa menekan biaya pengurusan pajak yang berhubungan dengan calo. Bahkan jika pemilik kendaraan tidak bisa mengurusnya, mereka harus mengeluarkan uang yang lebih besar dari biaya pajak aslinya.

Untuk pengurusan BPKB yang mendulang hingga 300 persen, Kapolri meyakinkan biaya tersebut hanya akan dibayar satu kali hingga kendaraan tersebut rusak.

“Dari kendaraan murah hingga mahal, semua biaya administrasi sama dan tidak perlu diperpanjang lagi. Untuk mobil saja, hanya sebesar Rp 375.000 untuk kendaraan sampai rusak,” beber Tito.

Bahkan, dirinya membandingkan biaya tersebut dengan pengurusan paspor sebesar Rp 300 ribu yang hanya berlaku sampai lima tahun, dan Rp 600 Ribu untuk pengurusan surat nikah yang terbatas.

"Biaya buku nikah hanya berlaku sepanjang pernikahan, kecuali menikah lagi. Jadi itu tidak terlalu berat. Perbaikan pelayanan ini bisa menguntungkan masyarakat," kata Tito.


Komentar


12 menit yang lalu

Organisasi Banteng Muda Indonesia Gelar Pasar Murah

MENTENG, PJ - Isu SARA yang menyerang pasangan cagub dan cawagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Revisi Permen 32 Menjadi Legitimasi Taksi Online

GAMBIR, PJ - Revisi Peraturan Menteri (PM) 32 Tahun 2016 yang dilakukan Pemerintah tentang Angkutan Orang Dengan..
Bodetabek - 5 jam yang lalu

Tiket KA Mudik Jurusan Jateng & Jatim Ludes Dalam Hitungan Menit

BEKASI, PJ - Penjualan tiket Kereta Api yang dibuka secara online diserbu masyarakat dalam hitungan menit. Tiket..
Jakarta Timur - 5 jam yang lalu

Agung Laksono Programnya Ahok Ini Sangat Islami, Pro Pada Islam

CIPINANG CEMPEDAK, PJ - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar (PG) Agung Laksono menggelar pengajian di kediamannya di..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Djarot : Islam Sejuk Penuh Kasih Sayang, Merangkul Bukan Memukul

GAMBIR, PJ - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menegaskan bahwa Islam yang rahmatan lilalamin..
Balaikota - 6 jam yang lalu

Revisi Permenhub, Angkutan Online di Jakarta Harus Pakai Tanda Khusus

BALAIKOTA, PJ - Revisi Peraturan Menteri Perhubungan terkait transportasi berbasis aplikasi online adalah momentum..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Ganjar: Pemprov DKI Berencana Beli Bawang Merah Petani di Jateng

KEBAYORAN BARU, PJ – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, Pemrintah Provinsi (Pemprov) DKI..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Jusuf Kalla : Wisma Atlet Kemayoran Akan Diwariskan ke Masyarakat

CAWANG, PJ – Wisma Atlet Kemayoran yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 mendatang,di Jakarta. Nantinya..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Satu Suporter Persita Tewas Akibat Bentrokan

TANGERANG, PJ - Keributan massa suporter sepakbola pecah bahkan merenggut korban jiwa berlangsung di Jalan KH. Hasyim..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Ahok: Menshalatkan Jenazah Karena Panggilan dan Wajib Hukumnya

CIPINANG, PJ - Kabar penolakan mensalatan jenazah pendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kembali..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close