Senin, 27 Maret 2017 WIB

Close

4.046 Lelaki Penyuka Sesama Jenis di Kabupaten Pekalongan

Oleh : Otto Ismail | Selasa, 10 Januari 2017 | 22:26 WIB


Ilustrasi

PEKALONGAN, PJ - Jumlah pelaku seks menyimpang di Kabupaten Pekalongan sudah dalam level mengkhawatirkan. Pasalnya, sudah ada 4.046 lelaki penyuka sesama jenis di daerah berjuluk Kota Santri itu.

Data itu masih merujuk pada estimasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2012. Menurut Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pekalongan Muhammad Iqbal Masruri, jumlah itu diyakini meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk.

"Di Kabupaten Pekalongan, berdasarkan estimasi dari Kemenkes 2012, jumlah pria gay diperkirakan mencapai 4.046 jiwa. Jumlah tersebut kemungkinan berkembang pesat,” ujarnya.

Iqbal mengakui bahwa sejauh ini belum ada data terbaru. “Tapi apabila Kemenkes menerbitkan data yang terbaru, pasti langsung dipublikasikan," kata dia.

Lebih lanjut Iqbal mengatakan, kaum homo atau gay biasanya timbul karena faktor lingkungan yang memengaruhi orientasi seks seorang lelaki. Namun, ada juga sebab lain seperti masalah psikologis.

"Faktor lain bisa diakibatkan karena trauma psikologis, seperti dikhianati atau disakiti pasangannya, yang pada akhirnya membuat orang tersebut menemukan kenyamanan dengan sesama jenis," ujar Iqbal.

Menurutnya, kelainan psikologis bisa menular. Seseorang yang dalam kondisi psikologis tidak stabil bisa tertular.

“Tapi butuh proses atau jalan yang panjang. Sehingga kita perlu memahami diri kita sebagaimana manusia yang diciptakan Tuhan dengan dua jenis, yakni laki-laki dan perempuan," imbuhnya menjelaskan.

Menurutnya, secara penelitian tidak ada yang menyebutkan sifat gay atau homo timbul sejak lahir. Lelaki sejak lahir sudah jelas memiliki sifat dan biologis sebagai laki-laki, begitu pula dengan perempuan.

"Mereka berada di antara kita. Sama dengan pria-pria lain, cuma mereka punya ketertarikan dengan sesama. Artinya, mata mereka lebih tertari melihat pria daripada wanita," jelasnya.

Meski demikian, lanjut dia, perilaku penyuka sesama jenis itu bisa menjadi bumerang. Pasalnya, bahaya virus HIV/AIDS membayangi hidup mereka. Sebab kebiasaan berhubungan dengan sesama ini merupakan perilaku berisiko menularkan HIV yang hingga kini belum ada obatnya.

Ia mengungkapkan, 4 persen dari total 187 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pekalongan yang berhasil ditemukan berasal dari kaum gay atau pria dengan kebiasaan seks sesama jenis. Dari prediksi KPA Provinsi Jawa Tengah, di Pekalongan ada 1204 orang penderita HIV/AIDS yang belum terungkap.

"Kasus AIDS ini seperti fenomena gunung es. Kini yang ditemukan baru permukaan kecilnya saja, sedangkan yang belum terdeteksi masih banyak lagi," terangnya.


Komentar


15 menit yang lalu

Organisasi Banteng Muda Indonesia Gelar Pasar Murah

MENTENG, PJ - Isu SARA yang menyerang pasangan cagub dan cawagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Revisi Permen 32 Menjadi Legitimasi Taksi Online

GAMBIR, PJ - Revisi Peraturan Menteri (PM) 32 Tahun 2016 yang dilakukan Pemerintah tentang Angkutan Orang Dengan..
Bodetabek - 5 jam yang lalu

Tiket KA Mudik Jurusan Jateng & Jatim Ludes Dalam Hitungan Menit

BEKASI, PJ - Penjualan tiket Kereta Api yang dibuka secara online diserbu masyarakat dalam hitungan menit. Tiket..
Jakarta Timur - 5 jam yang lalu

Agung Laksono Programnya Ahok Ini Sangat Islami, Pro Pada Islam

CIPINANG CEMPEDAK, PJ - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar (PG) Agung Laksono menggelar pengajian di kediamannya di..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Djarot : Islam Sejuk Penuh Kasih Sayang, Merangkul Bukan Memukul

GAMBIR, PJ - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menegaskan bahwa Islam yang rahmatan lilalamin..
Balaikota - 6 jam yang lalu

Revisi Permenhub, Angkutan Online di Jakarta Harus Pakai Tanda Khusus

BALAIKOTA, PJ - Revisi Peraturan Menteri Perhubungan terkait transportasi berbasis aplikasi online adalah momentum..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Ganjar: Pemprov DKI Berencana Beli Bawang Merah Petani di Jateng

KEBAYORAN BARU, PJ – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, Pemrintah Provinsi (Pemprov) DKI..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Jusuf Kalla : Wisma Atlet Kemayoran Akan Diwariskan ke Masyarakat

CAWANG, PJ – Wisma Atlet Kemayoran yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 mendatang,di Jakarta. Nantinya..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Satu Suporter Persita Tewas Akibat Bentrokan

TANGERANG, PJ - Keributan massa suporter sepakbola pecah bahkan merenggut korban jiwa berlangsung di Jalan KH. Hasyim..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Ahok: Menshalatkan Jenazah Karena Panggilan dan Wajib Hukumnya

CIPINANG, PJ - Kabar penolakan mensalatan jenazah pendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kembali..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close