Minggu, 26 Maret 2017 WIB

Close
Kenangan Amarullah Saudara Kembar Korban Penganiyaan di STIP,

Kenangan Amarullah Saudara Kembar Korban Penganiyaan di STIP

Oleh : Angga Wijaya | Rabu, 11 Januari 2017 | 19:40 WIB


Amarullah bersama saudara kembarnya Amirullah Adityas Putra korban penganiyaan di STIP - (foto/ist)

TANJUNG PRIOK , PJ – Duka mendalam masih menyelimuti Keluarga  Amirullah Adityas Putra (Amir) 19. Orang tua Amir ,Rospiyadi tidak menyangka anak keduanya itu tewas secara  tragis dianiaya oleh seniornya di kampus STIP.

Menurut  Rospiyadi, Ia mengaku anaknya tersebut pendiam dan sabar serta selalu menurut kepada orangtuanya. “Kami Sangat menyesalkan kurangnya pengawasan di STIP hingga anak saya jadi korban penganiayaan di kampusnya. Saya sudah serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum kepada mereka (para pelaku),” ujar Rospiyadi didampingi  oleh sang istri, Yanti.

Dikataannya saat hendak masuk ke STIP pihak keluarga sempat menanyakan sekaligus memastikan kepada pihak STIP bahwa tidak ada kekerasan terhadap junior, seperti terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. “Saat itu dibilang tidak ada lagi kekerasan seperti itu, tapi kenyataannya ada lagi. Saat anak saya masuk kondisinya baik-baik saja tidak ada keluahan sakit aatau yang lain,” ujarnya.

Pihak keluarga mendapat kabar kematian Amir, sekitar pukul:03.00 wib dinihari setelah perwakilan pihak STIP datang ke rumahnya. Spontan kabar tersebut membuat keluarga menangis dan paginya diarahkan menuju RS Kramajati oleh pihak kepolisian.

Rospiyadi mengaku terakhir kali bertemu Amir Sabtu 8/1/2017 saat keluarga biasa berkumpul. Kepada Ayahnya, Amir mengaku lokernya ada yang membobol uang dan ATMnya hilang. “Saya bilang sudah iklasin aja, ATMnya sudah di blokir sekolah aja yang baik,’’jelasnya.

Sementara itu, kembaran Amir, Amarulloh mengaku, pada Sabtu bertemu dengan adiknya dan sempat bercanda. Saat bertemu itu kondisi Amir sehat dan tidak banyak bercerita tentang kondisinya di kampus atau kekerasan yang dialaminya. “Dia bilang dia sering mendapat hukuman, seperti temannya buang sampah timnya jadinya kena hukuman semua. Dan pada hari Minggunya saya antara dia ke kampusnya sekitar pukul:12.00 wib siang,” kata Amar.

Amar mengaku banyak kenangan dengan adik kembarannya itu , sejak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) mereka ingin membuat orangtuanya bangga dengan masuk sekolah pelayaran. “Waktu SMP kita ingin membuat ayah bangga akan sekolah di STIP. Saya sama dia (Amir) mendaftar di STIP setelah tes, yang lulus hanya dia. Saya hanya memberikan semangat dan jaga kesahatan. Saya sendiri sekolah di AMI,” pungkasnya.

Saat jenazah Amir tiba dirumah korban di jalan warakas 3 gang 16, Warakas Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keluarga korban , tangisan histeris pecah dari kerabat , sanak saudara ,dan teman-teman di STIP. Usai disemayamkan dirumah  jenazah Amir langsung dimandikan dan dishalatkan, di mushollah Baburahim yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya

Sekitar pukul 02.00 jenazah Amir dibawa untuk dikebumikan di TPU Budi Dharma Cilincing.

 


Fokus : Kenangan Amarullah Saudara Kembar Korban Penganiyaan di STIP


Komentar


Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Sosialisasikan Budaya Betawi, Disparbud Gelar Sapta Pesona

CAWANG, PJ – Pengembangan pariwisata di DKI Jakarta sesuai dengan aturan pelestarian budaya betawi. Untuk..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Organda: Semua Pelaku Usaha Transportasi Ikuti Aturan Permenhub 32

MENTENG, PJ – Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 Tentang transportasi berbasis..
6 jam yang lalu

Pemeriksaan TB Dilakukan Sudin Kesehatan Jakut

TANJUNG PRIOK, PJ – Memperingati Hari Tuberkulosis (TB) Kegiatan Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH)..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Peringatan Hari Air Sedunia Digelar PD PAM Jaya

CILANDAK, PJ – Peringatan Hari Air Sedunia digelar Perusahaan Daerah (PD) PAM Jaya di area Sarana Penampungan..
Jakarta Pusat - 8 jam yang lalu

Wapres Putuskan 36 Cabang Olahraga Asian Games 2018

SENAYAN, PJ – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla sebagai Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games 2018,..
Jakarta Timur - 9 jam yang lalu

Sumarsono: Pemprov DKI Optimis Venue Selesai Tepat Waktu

CAWANG, PJ – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyebut, ada tiga hal yang menjadi fokus..
Bodetabek - 10 jam yang lalu

Ini 11 Kesepakatan Damai Sopir Angkot & Driver Ojek Online di Bogor

BOGOR, PJ - Sopir angkot dan driver ojek online di Bogor sudah sepakat berdamai, Hal ini ,menyusul kericuhan yang..
Jakarta Timur - 11 jam yang lalu

Djan Faridz Turun Gunung, Yakinkan Umat Islam Pendukung Ahok-Djarot

CAKUNG, PJ – Untuk mengembalikan kepercayaan warga di DKI Jakarta, partai pendukung pasangan Calon Gubernur DKI..
Nusantara - 11 jam yang lalu

Teladani Figur Hamka Hadapi Gelombang Globalisasi dan Dinamika Bangsa

PADANG, PJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH mengajak..
Jakarta Barat - 11 jam yang lalu

Ridho Rhoma Sudah Dua Tahun Menjadi Budak Narkoba

PALMERAH, PJ - Rupanya diam-diam, Ridho Rhoma sudah lama jadi pencandu narkoba. Pengakuannya kepada polisi sudah..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close