Kamis, 15 Nopember 2018 WIB

Asian Games 2018,

Yayuk Basuki Tolak Usulan Wapres Soal Pengurangan Cabor Asian Games

Oleh : Angga Wijaya | Rabu, 05 April 2017 | 16:30 WIB


Anggota DPR Komisi X dari Partai Amanat Nasiona (foto/Mike Wangge-PJ)

CAWANG, PJ – Bukan Yayuk Basuki kalau tidak bersuara lantang. Anggota DPR Komisi 10 dari Partai Amanat Nasional dengan nama lengkap Sri Rahayu Basuki (44) ini bersuara lantang sejak masih menyandang sebagai atlet tenis nasional.

Ia lantang bukan karena kehebatan prestasinya: meraih empat medali emas Asian Games (Seoul 1986 di ganda putri, Beijing 1990 dua emas ganda campuran dan ganda putri, 1994 di Hiroshima perunggu tunggal putri, Bangkok 1998 emas di tunggal putri), serta seabrak prestasinya yang luar biasa seperti memperoleh enam gelar tunggal Tur WTA dan sembilan gelar dari ganda, dan   masuk babak perempat final Wimbledon 1997 saja. Akan tetapi, suara Yayuk akan terus melantang, kalau saja ia melihat ada yang salah di depan matanya.

Itu sebabnya, kali ini, ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla mengusulkan untuk mengurangi cabor, lagi-lagi mantan petenis terbaik Indonesia kelahiran Yogyakarta 30 November 1972 ini bersura lantang lagi.

Yayuk menolak usulan Wapres Jusuf Kalla untuk mengurangi cabor karena melihat anggaran untuk Asian Games tidak mencukupi membiayai cabor sekian banyak. Yayuk mengatakan Wapres Jusuf Kalla tidak boleh begitu saja mengurangi cabor.

Alasannya, 42 cabor dengan 458 nomor yang dipertandingkan telah diputuskan Inasgoc dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) pada Corcom meeting ke-VI.

" Itu kan sudah diputuskan dalam Corcom Meeting dan jangan sampai berdampak merugikan kepentingan Indonesia," kata Yayuk Basuki di Jakarta kepada awak media beberapa waktu lalu.

Menurut Yayuk, pemerintah harus memikirkan untung ruginya jika menginginkan pengurangan cabor. Keputusan pengurangan cabor tersebut mempengaruhi cabor unggulan Indonesia.

"Sayang kan kalau sampai cabor unggulan Indonesia ditolak seperti pencak silat, jet ski, panjat tebing dan bridge yang berpotensi meraih emas. Kurang tepat mengurangi cabor untuk efisiensi. Kasihan ‘kan cabor yang sudah melakukan persiapan tidak dipertandingkan," katanya.

Hal senada juga dilontarkan Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Arsyad Ahmadin. "Ini sudah sangat mengkhawatirkan kalau memang benar-benar terjadi pengurangan cabor yang telah ditetapkan dalam Corcom Meeting dalam rangka efisiensi," katanya.

Sebenarnya, kata Arsyad Ahmadin , tidak perlu lagi ada pengurangan cabang cabang yang dipertandingkan di Asian Games apalagi sudah diputuskan dalam Corcom Meeting.[Mike Wangge]

 


Fokus : Asian Games 2018


Komentar


Jakarta Selatan - 16 jam yang lalu

Menteri Syafruddin ; Ini Dua Tantangan Besar Akan Dihadapi Generasi Muda

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin..
Jakarta Timur - 1 hari yang lalu

Presiden Jokowi, Sambangi Rumah Makan Khas Indonesia di Singapura

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA -  Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja dalam rangka menghadiri KTT ke-33..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Sang Alang Rilis Lagu ‘Sontoloyo’ dengan Nuansa Karnaval

POROSJAKARTA.COM, PADANG - Menepikan substansi lagunya, Sang Alang membuktikan kematangannya sebagai  seorang..
Jakarta Selatan - 2 hari yang lalu

Menteri Syafruddin Lepas Relawan CPNS PUPR ke Lombok

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin..
Bodetabek - 2 hari yang lalu

Ketum PSI, Grace Natalie: Perbedaan Politisi Zaman Old dan Generasi Optimis

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dalam pidatonya saat ulang..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Kata Ketua IDI, Ini Alasan Orang Indonesia Tertarik Berobat ke Singapura

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Pasien Indonesia terutama kalangan berduit, seperti pejabat, pengusaha dan artis rupanya..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Inovasi Teknologi Cuci Otak RSPAD dan PT Clinique Suisse Kerjasama untuk Pasien Vietnam

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia  menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Pusat..
Nusantara - 3 hari yang lalu

Pembicara di Dialog Nasional Indonesia Maju, Menhub Budi Karya Sumadi Paparkan Keberhasilan Pemerintahan Jokowi-JK

POROSJAKARTA.COM, SOLO - Dalam acara yang bertepatan di Hari Pahlawan  10 November 2018, Menteri..
Jakarta Barat - 3 hari yang lalu

Cinta Rasulullah, YPP Al-Kamal Jakarta Bersama Majelis Nurul Musthofa Gelar Maulid Nabi

POROSJAKARTA.COM, KEDOYA - Yayasan Pondok Pesantren Al-Kamal Jakarta bersama Majelis Nurul Musthofa pimpinan Al Habib..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Sinergitas Bersama Masyarakat Dalam Mewujudkan Keamanan Wilayah

POROSJAKARTA.COM, PAPUA - Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama personel Kodim 1714/Puncak Jaya melaksanakan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close