Sabtu, 19 Januari 2019 WIB

Asian Games 2018,

Yayuk Basuki Tolak Usulan Wapres Soal Pengurangan Cabor Asian Games

Oleh : Angga Wijaya | Rabu, 05 April 2017 | 16:30 WIB


Anggota DPR Komisi X dari Partai Amanat Nasiona (foto/Mike Wangge-PJ)

CAWANG, PJ – Bukan Yayuk Basuki kalau tidak bersuara lantang. Anggota DPR Komisi 10 dari Partai Amanat Nasional dengan nama lengkap Sri Rahayu Basuki (44) ini bersuara lantang sejak masih menyandang sebagai atlet tenis nasional.

Ia lantang bukan karena kehebatan prestasinya: meraih empat medali emas Asian Games (Seoul 1986 di ganda putri, Beijing 1990 dua emas ganda campuran dan ganda putri, 1994 di Hiroshima perunggu tunggal putri, Bangkok 1998 emas di tunggal putri), serta seabrak prestasinya yang luar biasa seperti memperoleh enam gelar tunggal Tur WTA dan sembilan gelar dari ganda, dan   masuk babak perempat final Wimbledon 1997 saja. Akan tetapi, suara Yayuk akan terus melantang, kalau saja ia melihat ada yang salah di depan matanya.

Itu sebabnya, kali ini, ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla mengusulkan untuk mengurangi cabor, lagi-lagi mantan petenis terbaik Indonesia kelahiran Yogyakarta 30 November 1972 ini bersura lantang lagi.

Yayuk menolak usulan Wapres Jusuf Kalla untuk mengurangi cabor karena melihat anggaran untuk Asian Games tidak mencukupi membiayai cabor sekian banyak. Yayuk mengatakan Wapres Jusuf Kalla tidak boleh begitu saja mengurangi cabor.

Alasannya, 42 cabor dengan 458 nomor yang dipertandingkan telah diputuskan Inasgoc dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) pada Corcom meeting ke-VI.

" Itu kan sudah diputuskan dalam Corcom Meeting dan jangan sampai berdampak merugikan kepentingan Indonesia," kata Yayuk Basuki di Jakarta kepada awak media beberapa waktu lalu.

Menurut Yayuk, pemerintah harus memikirkan untung ruginya jika menginginkan pengurangan cabor. Keputusan pengurangan cabor tersebut mempengaruhi cabor unggulan Indonesia.

"Sayang kan kalau sampai cabor unggulan Indonesia ditolak seperti pencak silat, jet ski, panjat tebing dan bridge yang berpotensi meraih emas. Kurang tepat mengurangi cabor untuk efisiensi. Kasihan ‘kan cabor yang sudah melakukan persiapan tidak dipertandingkan," katanya.

Hal senada juga dilontarkan Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Arsyad Ahmadin. "Ini sudah sangat mengkhawatirkan kalau memang benar-benar terjadi pengurangan cabor yang telah ditetapkan dalam Corcom Meeting dalam rangka efisiensi," katanya.

Sebenarnya, kata Arsyad Ahmadin , tidak perlu lagi ada pengurangan cabang cabang yang dipertandingkan di Asian Games apalagi sudah diputuskan dalam Corcom Meeting.[Mike Wangge]

 


Fokus : Asian Games 2018


Komentar


Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Jika Gagal Revisi PP, Perangkat Desa Bakal Polisikan Presiden

POROSJAKARTA.COM, MENTENG – Sudir Santoso selaku kuasa hukum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) akan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Astari Indah Vernideani Juara Miss Tourism Internasional 2018-2019

POROSJAKARTA.COM, GAMBIR - Masyarakat Indonesia tentu merasa bangga atas torehan gemilang yang diraih oleh Putri..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

Pejabat Militer Asli Papua Sangat Dibutuhkan di Pedalaman Papua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Sudah saatnya Jabatan-jabatan strategis militer di Papua diutamakan dijabat oleh prajurit..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Pertamina, PTBA dan Air Products Sepakati Bentuk Joint Venture Clean Energy

POROSJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan "Air Product and Chemicals Inc"..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Yusuf Makuta : Kedatangan Jokowi ke Gorontalo Dapat Mendongkrak Suara PDIP

POROSJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pileg dan Pilpres makin dekat, tentu saja kampanye dan konsolidasi partai atau caleg..
Film - 3 hari yang lalu

Film “Cinta Anak Negeri” Sajikan Pesan Moral Persatuan dan Toleransi

POROSJAKARTA.COM, MANGGA BESAR– Sambut pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Padma Film Produdction dan..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Lodan Ancol, Steven Setiabudi Musa Infokan Pada Warga Jumlah Penerima Lansia Akan Ditambah

POROSJAKARTA.COM - ANCOL - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Khas - 3 hari yang lalu

KBRI Suva Sambangi Camp TKI di Nadi, Fiji

POROSJAKARTA.COM - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kepulauan Fiji di Suva,..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Pademangan Timur, Steven Setiabudi Musa Ingatkan Warga Agar Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

POROSJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Jakarta Utara - 4 hari yang lalu

Ibu Ida, Warga Warakas Tersenyum, Himpitan Ekonomi Mendapat Jawaban Positif dari Anggota DPRD DKI Steven Setiabudi Musa

POROSJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK -  Salah satu warga Warakas, Ibu Ida (34) boleh bernapas lega. Permasalahan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close