Sabtu, 20 Oktober 2018 WIB

Close

Jaksa Nyatakan Basuki Tjahaja Purnama Bersalah, Dituntut Pidana 1 Tahun Penjara

Oleh : vania | ucok | Kamis, 20 April 2017 | 13:06 WIB



RAGUNAN, PJ - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang pembacaan tuntutan menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purna bersalah dan meminta hakim menatuhkan hukuman penjara 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.

"Perbuatan saudara secara sah dan meyakinkan telah memenuhi unsur 156 KUHP, oleh karena itu terdakwa harus dijatuhi pidana 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun," kata JPU Ali Mukartono di hadapan majelis hakim, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Kehutanan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Dalam materinya, penuntut umum mendasarkan tuntutan dari dakwaan terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Basuki didakwa dua pasal, yakni Pasal 156 dan 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 156 KUHP berbunyi, "Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500".

Sedangkan isi Pasal 156a KUHP adalah, "Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia".

Ali Mukartono menjelaskan, dari jalannya persidangan yang lalu, dinyatakan Pasal 155a KUHP tidak berlaku untuk perkara ini.

Surat tuntutan juga disusun berdasarkan keterangan para saksi fakta dan ahli yang telah dihadirkan penuntut umum dan kuasa hukum terdakwa pada persidangan sebelum-sebelumnya.

Penuntut umum juga mempertimbangkan berbagai barang dan alat bukti, termasuk dokumen-dokumen terkait.[]

 


Komentar


Jakarta Pusat - 16 jam yang lalu

Jokowi Pemimpin Ideal, Bunda Milenial Siap Adu Argument dengan Emak-Emak

POROSJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Sedulur Jokowi mengadakan Rakernas dan Diskusi Publik yang berlangsung di Grand..
Seleberita - 21 jam yang lalu

Segera Tayang di Indosiar, 36 Peserta Siap Tampil di Dangdut Academy Asia 4

POROSJAKARTA.COM, SENAYAN - Eksistensi muik dangdut di Tanah Air dan di jagat musik dunia menjadi terawat dengan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Dharma Pertiwi Bangun Sumur Solar Sel Untuk Korban Gempa Lombok

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Ibu-ibu Dharma Pertiwi dibawah pimpinan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta Persit Kartika..
Nusantara - 1 hari yang lalu

Bakamla RI dan ABF Patroli Bersama di Perbatasan Indonesia - Australia

POROSJAKARTA.COM, KUPANG - Dalam rangka meningkatkan keamanan laut di kawasan, Bakamla RI melaksanakan patroli..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Dialihkan Sementara Rute Bus Transjakarta Tanah Abang Explorer

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Untuk memperlancar pembangunan jembatan Skybridge atau Jembatan Penyeberangan Multiguna..
Balaikota - 1 hari yang lalu

Anies Baswedan : Pemprov DKI Siap Fasilitasi Relokasi Lapangan Tembak Senayan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pasca kasus peluru nyasar di Gedung DPRD RI pada Senin (15/10/2018) membuat beberapa..
Jakarta Timur - 1 hari yang lalu

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Jumat Pagi Ini

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Gempa berkekuatan 5.0 magnitude baru saja mengguncang Sumatera Utara pada Jumat pagi hari..
Bodetabek - 1 hari yang lalu

KPK Geledah Rumah CEO LIPPO James Riyadi, dan Rumah Bupati Bekasi Neneng Hassanah

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah kediaman CEO Lippo Group, James..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Ilusi Band Rilis Lagu ‘Bohong’ Saat Suhu Politik Tengah Hangat di Tanah Air

POROSJAKARTA.COM, PADANG - Seperti kerang memendam mutiara, akhirnya Ilusi Band merilis lagu ke tiganya yang berjudul..
Nusantara - 1 hari yang lalu

Satkes Kogasgabpad Bantu Imunisasi 112 Siswa SD di Sumbawa Barat

POROSJAKARTA.COM, SUMBAWA - Satuan Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Satkes Kogasgabpad) Rehabilitasi dan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close
Close