Kamis, 15 Nopember 2018 WIB

Jokowi Pemimpin Ideal, Bunda Milenial Siap Adu Argument dengan Emak-Emak

Oleh : Abuzakir Ahmad | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 00:56 WIB


( Foto: PJ/Zaki) Efendy Gozali (Moderator) Paiman Raharjo, Bambang Soesatyo dan Fadjroel Rachman serta Burhanuddin Patutu, pada Rakernas dan Diskusi Publik Sedulur Jokowi di Grand Cempaka Jakpus Jumat (19/10)

POROSJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Sedulur Jokowi mengadakan Rakernas dan Diskusi Publik yang berlangsung di Grand Cempaka, Ruang Cemara  pada Jumat (19/10/2018).

Rakernas dan Diskusi Publik tersebut dihadiri sekitar 700 relewan, termasuk relawan Sedulur Jokowi yang berasal dari 34 Provinsi dan 310 DPC di Indonesia.

Pantauan porosjakarta.com, tampak hadir Ketua Wantimpres dan Dewan Pembina Sedulur Jokowi Mayjen Pol Purn. Sidarto Danusubroto, Ketua DPR-Ri Bambang Soesatyo, Tim Sinergi Nawacita Indonesia, para profesor dan beberapa organ ketua organisasi relawan Jokowi lainnya.

Tampak pula, beberapa perempuan pengisi acara menari dengan mengenakan kostum, kaus Merah Putih  lengan pendek. Dibelakang kaus tersebut bertuliskan "Bunda Milenial" yang Kekinian, Mandiri, Kreatif, Positif dan Gak Nyinyir.

"Masa kita dibilang emak-emak. Kita kan Bunda Milenial, Modern tau, hehe," bisik Cristy.

Ketua Umum Paiman Raharjo dalam pidatonya, menyampaikan, Sedulur Jokowi bermaksud untuk melanjutkan kepemimpinan Jokowi  kembali sebagai presiden 2019-2024.

Saat ini dibutuhkan pemimpin yang smart, pemimpin yang cerdas dan  pemimpinan yang membuat Indoneia yang lebih maju yakni "gemah ripah loh jinawi" (kekayaan alam yang berlimpah).

"Pemikiran itulah yang membuat Rakernas dan Diskusi Publik ini digelar untuk menguatkan bahwa Jokowi adalah pemimpin yang ideal 2019-2024. Kami juga ingin menjadikan relawan yang lebih militan," ungkap Paiman.

Usai pemberian Piagam Penghargaan yang diserahkan oleh Sidarto Danusubroto, Bambang Soesatyo dan Paiman Raharjo pada DPD Sedulur Jokowi dari peringkat I Sampai V (DPD NTB, DPD Sumsel, DPD Jogyakarta, DPD Papua dan DPD Sulut) atas dedikasi mereka pada  masyarakat. Acara kemudian  dilanjutkan dengan "Diskusi Publik".

Diskusi Publik yang mengangkat tema "Memilih Presiden Yang Ideal"  menghadirkan pembicara, Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, Pakar Kebijakan Publik juga Ketua Umum Sedulur Jokowi Paiman Raharjo dan Pengamat Politik Fadjroel Rachman dan Burhanuddin Patutu dari Kantor Staf Kepresidenan, Asisten Deputi Bidang Komunikasi Politik dan Deseminasi Informasi, Moderator Efendy Gozali.

Basuki Hadi Moeljono  (Menteri PUPR-RI) dan Mochtar Ali Ngabalin (Tenaga Ahli Utama Deputi IV KSP-RI) tidak hadir karena ada kegiatan lainnya. Termasuk Presiden Jokowi harus ke Lombok.

Pembicara Bambang  Soesatyo, berpesan pada tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin, agar mengedepankan ide atau gagasan, bukan menjelek-jelekkan  pihak lawan. Hal itu bisa saja merusak tatanan kampanye timses itu sendiri.

Bunda Milenial Sedulur Jokowi siap adu argumentasi dengan  Emak-Emak Sandiaga Uno pada Rakernas dan Diskusi Publik Grand Cempaka Jakarta. (Foto: PJ/Zaki)

Disamping itu, masyarakat juga  harus bersikap rasional dalam memilih pemimpin kedepan seperti apa kinerja Jokowi selama empat tahun dalam memimpin bangsa ini.

Semuanya tentu sudah paham apa yang disampaikan Jokowi di Bali pada  AM IMF-WBG 2018. Bahkan para pemimpin-pemimpin dunia katanya, terpesona melihat kinerja Jokowi, membangun Indonesia.

Jadi, pada Pilpres 2019 mendatang, harusnya, kata Bambang, seperti yang disampaikan oleh Jokowi berulang kali pada relawannya, agar mempererat solidaritas dan persaudaraan. Meski  satu keluarga itu berbeda pilihan, jangan sampai hubungan itu menjadi retak.  

"Jadi sekali lagi saya berpesan, yakinlah, calon kita tidak terkalahkan. Maka dari itu jangan menyerang, menjelek-jelekkan hingga menyebarkan berita hoax, "kata Bambang.  

Sementara Fadjroel Rachman, mengaku sebenarnya dibatasi untuk tidak berkecimpung dalam dunia politik karena saat ini dia Komisaris di Adhi Karya.

Dia hanya ingin menjelaskan, karena ada pihak lain mengatakan dibeberapa perusahaan kontraktor terbesar itu melibatkan tenaga ahli dari WNA (warga negara asing). Tapi, dia membatah itu tidak benar.

"Tenaga Ahli semuanya Insinyur lulusan beberapa  Perguruan  Tinggi di Indonesia. Sekali lagi informasi di dominasi tenaga WNA tidak benar," ujar Fadjroel . [PJ/Abuzakir Ahmad]


Komentar


Jakarta Selatan - 16 jam yang lalu

Menteri Syafruddin ; Ini Dua Tantangan Besar Akan Dihadapi Generasi Muda

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin..
Jakarta Timur - 1 hari yang lalu

Presiden Jokowi, Sambangi Rumah Makan Khas Indonesia di Singapura

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA -  Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja dalam rangka menghadiri KTT ke-33..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Sang Alang Rilis Lagu ‘Sontoloyo’ dengan Nuansa Karnaval

POROSJAKARTA.COM, PADANG - Menepikan substansi lagunya, Sang Alang membuktikan kematangannya sebagai  seorang..
Jakarta Selatan - 2 hari yang lalu

Menteri Syafruddin Lepas Relawan CPNS PUPR ke Lombok

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin..
Bodetabek - 2 hari yang lalu

Ketum PSI, Grace Natalie: Perbedaan Politisi Zaman Old dan Generasi Optimis

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dalam pidatonya saat ulang..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Kata Ketua IDI, Ini Alasan Orang Indonesia Tertarik Berobat ke Singapura

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Pasien Indonesia terutama kalangan berduit, seperti pejabat, pengusaha dan artis rupanya..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Inovasi Teknologi Cuci Otak RSPAD dan PT Clinique Suisse Kerjasama untuk Pasien Vietnam

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia  menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Pusat..
Nusantara - 3 hari yang lalu

Pembicara di Dialog Nasional Indonesia Maju, Menhub Budi Karya Sumadi Paparkan Keberhasilan Pemerintahan Jokowi-JK

POROSJAKARTA.COM, SOLO - Dalam acara yang bertepatan di Hari Pahlawan  10 November 2018, Menteri..
Jakarta Barat - 3 hari yang lalu

Cinta Rasulullah, YPP Al-Kamal Jakarta Bersama Majelis Nurul Musthofa Gelar Maulid Nabi

POROSJAKARTA.COM, KEDOYA - Yayasan Pondok Pesantren Al-Kamal Jakarta bersama Majelis Nurul Musthofa pimpinan Al Habib..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Sinergitas Bersama Masyarakat Dalam Mewujudkan Keamanan Wilayah

POROSJAKARTA.COM, PAPUA - Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama personel Kodim 1714/Puncak Jaya melaksanakan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close