Sabtu, 19 Januari 2019 WIB

Masyarakat Papua Diaspora Resmi Nyatakan Terima kasih untuk Jokowi Atas Nama Maha karya Pembangunan di Papua

Oleh : Mike Wangge | Jumat, 26 Oktober 2018 | 18:47 WIB


Joko Widodo pada saat blusukan ke Mess Cendrawasih 1 Tanah Abang pada 1 Desember 2013. Ia didampingi sesepuh masyarakat Papua diaspora di Jakarta diwakili oleh Marthen Benny Maran bersama mama mama Papua

POROSJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Masyarakat Papua diaspora di Jakarta secara resmi menyatakan terima kasih untuk Presiden Joko Widodo atas keberhasilan pembangunan yang dilakukannya dan sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua baik di Provinsi Papua Barat maupun di Provinsi Papua.

Pernyataan ungkapan terima kasih ini dilakukan dalam sebuah acara bernuansa budaya Papua yang digelar di Mess Cendrawasih 1 Tanah Abang Jakarta Sabtu (27/10/2018). Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP), Marthen Benny Maran, ketika ditemui di  Mess Cendrawasih 1 Tanah Abag Jumat (26/10/2018).

“Keberhasilan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo tidak dapat kami lupakan. Ia telah melakukan yang terbaik dan menjadi  tonggak perkembangan baru untuk Papua ke depan. Di samping itu  sebelum ia membangun Papua, Jokowi dengan rendah hati datang ke Mess Cendrawasih semasa beliau menjadi Gubernur DKI. Ia meminta izin kepada kami untuk pergi ke Tanah Papua, dan setelah diupacarakan secara adat, ‘Injak piring’  di Mess Cendrawasih,  masyarakat Papua diaspora Jakarta spontan menyebut Jokowi Presiden,” jelas Benny Maran.

Nyatanya, lanjut Benny Maran,  Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia. Ia kemudian membangun Tanah Papua dengan caranya. Dalam waktu empat tahun seluruh masyarakat Papua kagum atas  maha karya yang dilakukannya. Luar biasa. Maka menurutnya, sudah  sepantasnya masyarakat Papua menyatakan terima kasihnya.

Dalam bincang-bicang siang itu, Benny, demikian sesepuh masyarakat Papua di Jakarta ini biasa dipanggil,  merinci tentang maha karya Joko Widodo di Papua. Di antara maha karya itu adalah : Pembangunan jalan Trans-Papua menghubungkan Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua, membentang dari Kota Sorong di Provinsi Papua Barat hingga Merauke di Provinsi Papua dengan total panjang mencapai 4.330,07 kilometer.

Tentu,, kita tahu, kata Benny niat Jokowi untuk fokus membangun Trans Papua dan pembangunan kemanausiaan lainnya di sana yakni  untuk menciptakan rasa keadilan, mengurangi kesenjangan pendapatan dan kesenjangan antarwilayah, serta mengurangi tingginya harga di masing-masing wilayah.

Tidak hanya itu mengapa orang Papua berterima kasih pada Joko Widodo. Ungkapan terima kasih ini juga karena Ia  membuat BBM satu harga di  seluruh Indonesia, termasuk beberapa bahan pokok lain di Tanah Papua. 

Yang  mungkin sedikit mengharukan, kata Benny, adalah  bahwa Jokowi tidak sekadar bisa menyapa mama-mama Papua di pasar-pasar seantero Papua,Jokowi masuk ‘honei’ seperti rumah sendiri. Bersama Ibu Negara Iriani, ia menyebut bahwa istrinya juga adalah orang Papua, namanya : IRIAN – Iriani. Itu semua dilakukan tanpa sekat, tanpa perbedaan warna dan adat istiadat.

Bahkan Jokowi bersama Ibu Iriani menggendong balita Papua dengan penuh kasiih sayang seperti menggendong cucu sendiri. Ada Balita Papua diberi nama Jokowi oleh Ibunya, karena apresiasi terhadap Presiden terbaiknya, dan karena lahir bertepatan dengan kemenangan Jokowi menjadi Presiden.

Dan, katan Benny, kebijakan terbaru paling pro membangun Papua terjadi pada 5 September 2017. Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk memberikan 5-10 persen saham PT Freeport kepada masyarakat Papua melalui Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Timika. Inilah dasar-dasar mengapa masyarakat Papua diaspora di Jakarta mau mengadakan acara ucapan terima kasih untuk Presiden Joko Widodo. Acara ini diberi tema: Setapak Joko Widodo dari Mess Cendrawasih 1 Jakarta Sampai Tanah Papua.[PJ/ Mike Wangge]


Komentar


Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Jika Gagal Revisi PP, Perangkat Desa Bakal Polisikan Presiden

POROSJAKARTA.COM, MENTENG – Sudir Santoso selaku kuasa hukum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) akan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Astari Indah Vernideani Juara Miss Tourism Internasional 2018-2019

POROSJAKARTA.COM, GAMBIR - Masyarakat Indonesia tentu merasa bangga atas torehan gemilang yang diraih oleh Putri..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

Pejabat Militer Asli Papua Sangat Dibutuhkan di Pedalaman Papua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Sudah saatnya Jabatan-jabatan strategis militer di Papua diutamakan dijabat oleh prajurit..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Pertamina, PTBA dan Air Products Sepakati Bentuk Joint Venture Clean Energy

POROSJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan "Air Product and Chemicals Inc"..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Yusuf Makuta : Kedatangan Jokowi ke Gorontalo Dapat Mendongkrak Suara PDIP

POROSJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pileg dan Pilpres makin dekat, tentu saja kampanye dan konsolidasi partai atau caleg..
Film - 3 hari yang lalu

Film “Cinta Anak Negeri” Sajikan Pesan Moral Persatuan dan Toleransi

POROSJAKARTA.COM, MANGGA BESAR– Sambut pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Padma Film Produdction dan..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Lodan Ancol, Steven Setiabudi Musa Infokan Pada Warga Jumlah Penerima Lansia Akan Ditambah

POROSJAKARTA.COM - ANCOL - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Khas - 3 hari yang lalu

KBRI Suva Sambangi Camp TKI di Nadi, Fiji

POROSJAKARTA.COM - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kepulauan Fiji di Suva,..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Pademangan Timur, Steven Setiabudi Musa Ingatkan Warga Agar Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

POROSJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Jakarta Utara - 4 hari yang lalu

Ibu Ida, Warga Warakas Tersenyum, Himpitan Ekonomi Mendapat Jawaban Positif dari Anggota DPRD DKI Steven Setiabudi Musa

POROSJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK -  Salah satu warga Warakas, Ibu Ida (34) boleh bernapas lega. Permasalahan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close