Minggu, 24 Maret 2019 WIB

Dheyna Hasiholan,

Majukan Budaya Nusantara, Dylan Hadirkan 'Kedai Kopi' Bagi Penggiat Seni

Dylan berharap, kantong budaya tersebut akan menjadi oase sekaligus sarana dan ajang silaturahmi antar sesama pegiat seni hingga bisa melahirkan beragam kegiatan berkesenian agar ada rutinitas

Oleh : Rafi Adam | Senin, 29 Oktober 2018 | 00:43 WIB


Ibnu Dheyna Hasiholan (Dylan) Caleg Partai Nasdem.

POROSJAKARTA.COM - Dheyna Hasiholan atau akrab disapa Dylan ini, pada tahun 90-an pernah membuat kantong kebudayaan dilingkungan Universitas Indonesia (UI) dan sekitarnya. Berkat kecintaannya terhadap seni budaya nusantara, kini politisi Partai Nasdem tersebut kembali membuat hal serupa dengan nama Kedai Kopi.

Lewat aktifitas #TEMAN DYLAN, Caleg Nasdem Dapil Jawa Tengah VII berharap kedai kopi bentukkannya ini bisa menjadi sarana berkumpulnya para pegiat seni di daerah sekitar Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara.

Dylan berharap, kantong budaya tersebut akan menjadi oase sekaligus sarana dan ajang silaturahmi antar sesama pegiat seni hingga bisa melahirkan beragam kegiatan berkesenian agar ada rutinitas. Setidaknya, Kedai Kopi ini bisa menjadi media apresiasi bagi pegiat seni di daerah tersebut.

Selama ini pria kelahiran 12 Juni 1975 ini lebih dikenal sebagai politisi yang aktif di dunia teater. Hal itu dia lakukan sejak masih kuliah. Jadi tak heran jika perhatiannya akan dunia teater sangat besar. Ayah dari 7 anak ini banyak menghabiskan waktu di tempat-tempat berkumpulnya para pegiat seni. Di sana dia berdiskusi dan bertumbuh, baik secara intelektual maupun secara jaringan.

Di masa 90-an, Dylan pernah membuat sebuah warnet dengan harga sewa sangat murah. Sejak awal warnet itu memang tidak untuk berbisnis, namun memang sengaja untuk tempat berkumpul, dan memang warnet itu tak pernah sepi.

Tak sampai disitu aja, Dylan dan beberapa teman juga membuat sebuah komunitas unik yang dinamakan "Cak Tarno Insititut". Kegiatan komunitas adalah ‘menguji’ skripsi anggota komunitas dengan diskusi secara bebas. Jika skripsi anggota itu ‘lulus’ di Cak Tarno Institut maka kemungkinan besar juga akan lulus di ujian sebenarnya. Komunitas ini pun sudah ‘menghasilkan’ sekitar 30 doktor dan banyak lagi lulusan S1 di UI.

Sebagai calon wakil rakyat yang akan berjuang menuju gedung DPR, Dylan sedang membangun komunitas yang diberi nama #Teman Dylan. Komunitas ini merupakan suatu tawaran solusi sebagai wujud dari memulai mewadahi gerak kreasi dan kreativitas pemuda (kelompok milenial) dalam berbagai bidang seperti seni-budaya.

#Teman Dylan bukan sekedar icon kedekatan hubungan personal orang per orang semata, tetapi ini juga adalah kolabarasi ide kreasi & kreativitas lintas latar belakang untuk mengakselarasi pemberdayaan potensi masyarakat dari berbagai komunitas, seperti komunitas seni budaya,” ujar Dylan saat temu dengan media di Ground 57, Hang Likeu, Kebayoran Baru, Jum’at (26/108)

“#Teman Dylan adalah suatu tawaran embrio baru kolaborasi antar komunitas berbasis lokal yg diharapkan bisa menginspirasi kolaborasi antar komunitas di level yg lebih luas. Tak hanya inspirasi, #Teman Dylan diharapkan menjadi motor kemajuan seni budaya di Banjarnegara, Kebumen dan Purbalingga,” tambah pria penyuka motor vespa ini.

Selain itu, Suami Nur Komala Dewi yang telah di karuniakan 7 orang anak ini juga cukup aktif di berbagai organisasi mahasiswa di UI seperti Senat Mahasiswa, Koperasi Mahasiswa, Resimen Mahasiswa dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia.

Setelah lulus, Dheyna Hasiholan kemudian aktif di ormas Poros Indonesia dan PP GP Ansor, kemudian dilanjutkan aktif di dunia politik dengan di PDI, PDIP, PNBK serta menjadi Tim Nasional Kampanye PKB, hingga kemudian menjabat Wakil Sekjen PKNU.[]

 


Fokus : Dheyna Hasiholan


Komentar


Nusantara - 6 jam yang lalu

Binmas Noken Polri Hadir di Tengah Para Korban Banjir Sentani

POROSJAKARTA.COM, SETANI - Satu Minggu lamanya banjir bandang menerjang Santani dan Kota Jayapura menyebabkan 112..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Titi Kamal Langsung Jatuh Cinta ‘Rumput Tetangga’

POROSJAKARTA.COM - Titi Kamal sebagai artis papan atas dan berpengalaman, sangat hati-hati dalam setiap menerima..
Nusantara - 2 hari yang lalu

150 Unit Rumah Untuk Para Veteran, Pejuang Trikora dan Kepala Suku Tahun 2019 di Papua

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Ketua PKRI (Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia) Stevanus Wetipo menyampaikan ucapan..
Nusantara - 2 hari yang lalu

Rapat Koordinasi PKRI Bersama Kasatker Penyedia Perumahan di Papua

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Dalam rangka pelaksanaan membangun 12.000 unit perumahan di Papua pada tahun 2019, Kepala..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

“Batik Sudagaran Surakarta” Karya Hartono Sumarsono Mengulas Batik Luar Keraton

POROSJAKARTA.COM, SEMANGGI - Nama Hartono Sumarsono dikalangan pecinta batik memang sudah sangat dikenal, setelah..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Mengusung Konsep Kekinian, Pameran Kain “Adiwastra Nusantara 2019” Resmi Dibuka

POROSJAKARTA.COM, SEMANGGI - Pameran kain adipati terbesar di Indonesia, Adiwastra Nusantara 2019 resmi dibuka pada..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Tokoh Perempuan Papua, Yakoba Lokbere Prihatin Melihat Sisi Kemanusiaan Kasus Nduga

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Tokoh perempuan Papua, Yakoba Lokbere merasa prihatin atas dampak yang terjadi dari..
Musik - 4 hari yang lalu

KOMPILADUT, Album Dangdut Para Penyanyi Jebolan Ajang Pencarian Bakat

POROSJAKARTA.COM, CIDENG - Banyak talent penyanyi dangdut berkualitas terlahir di acara ajang pencarian bakat...
Nusantara - 5 hari yang lalu

Jalan-jalan di Sentani Masih Digenangi Air

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Jalan-jalan di Sentani Kabupaten Jayapura masih digenangi air. Lumpur yang terbawa dari..
Nusantara - 6 hari yang lalu

Banjir Bandang Sentani, Pengungsi Masih Trauma Kembali ke Rumah

POROSJAKARTA.COM, JAYAPURA - Banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura Papua yang menewaskan  77..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close