Kamis, 15 Nopember 2018 WIB

Hasil Uji Coba Sistem Rujukan Online, Sejumlah Hal Harus Dibenahi

Oleh : Abuzakir Ahmad | Rabu, 31 Oktober 2018 | 22:18 WIB


(Foto: PJ/ Zaki) Budi Mohamad Arief dan petinggi BPJS pada acara Konferensi Pers di Gedung BPJS, Jl. Letjen Soeprapto Cempaka Putih Jakpus, Rabu (31/10).

POROSJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Pelayanan BPJS terus diupayakan, agar pelayanan kesehatan pada masyarakat dapat dilakukan dengan baik terutama rujukan online.

Maka dari itu, pihak BPJS melakukan uji coba penerapan digitalisasi rujukan online dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan itu sudah selesai dilakukan tepat pada 31 Oktober 2018.

Uji coba yang berlangsung selama dua bulan tersebut diakui pihak BPJS banyak mendapat masukan-masukan konstruktif dari fasilitas kesehatan pemerintah peserta maupun pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Budi Mohamad Arief, selaku Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, sepanjang uji coba sejak 15 Agustus hingga 31 Oktober 2018, tentu banyak yang diperoleh.

Masyarakat juga sebenarnya sudah terbiasa dengan rujukan online, terutama untuk fasilitas kesehatan. Lalu teredukasinya  fasilitas kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk disiplin menggunakan P-Care.

Selain itu, teredukasinya Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk semantiasa melengkapi dan mengupdate data kompetensi dan saran.

Hasil uji coba menunjukkan, sistem aplikasi online yang selama ini digunakan seperti P-Care di FKTP dan Vclaim FKRTL berjalan dengan baik.

FKTP juga semakin mudah dalam menentukan tujuan rujukan karena informasi jadwal praktek dokter spesialis  dan subspesialis yang lebih up to date serta terdapat tanggal pilihan berkunjung ke FKRTL.

"Hasil lain yang cukup memberikan dampak adalah terjadi pergeseran proporsi pelayanan yang biasanya menumpuk di rumah sakit kelas A dan kelas B. Kini bergeser ke Rumah Sakit kelas C dan kelas D," ujar Budi saat digelar kompetensi pers di Media Center BPJS, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2018).

Hasil uji coba, katanya, tidak menutup ada sejumlah hal yang harus dibenahi bersama. Misalnya, terjadi penumpukan antrian pada beberapa Rumah Sakit kelas kelas C dan D, akibat ada RS yang tidak sesuai dalam menginput jadwal praktek dan kapasitas.

Selain itu, masih ada ketidaksesuaian dengan "mapping" fasilitas kesehatan. Keluhan peserta pun muncul karena harus berpindah Rumah Sakit.

Menyikapi tantantangan tersebut, akan dilakukan evaluasi nasional uji coba rujukan online. Evaluasi itu melibatkan pemangku kepentingan terkait seperti, Kementerian Kesehatan, ADINKES, PERSI, ARSADA, ARSSI, PB IDI, YLKI dan stakeholder lainnya diawal November 2018 mendatang.

Budi Mohamad Arief_Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan (Foto: PJ/ Zaki)

Budi Mohamad Arief_Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan (Foto: PJ/ Zaki)

Sistem rujukan online memasuki fase transisi dan evaluasi yang direncanakan dilakukan selama sebulan. Dalam masa transisi evaluasi BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan, Adinkes, PERSI, Kesehatan, Asosiasi Dinas Kesehatan  (ADINKES), PERSI, ARSADA, ARSSI, PB IDI dan ASKLIN akan mengawal perperbaikan sistem rujukan online.

Implementasi sistem rujukan online, kata Budi, mengacu pada dedikasi Permenkes 001 tahun 2012 Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan yang dalam waktu dekat akan dilakukan perubahan oleh Kemenkes.

"Prioritas perbaikan sistem rujukan online meliputi pembenahan kapasitas dan "mapping" faskes," terang Budi.

Yang jelas, tambah dia, PB IDI akan mendukung perbaikan kapasitas dalam hal penetapan waktu layanan pasien serta melengkapi kriteria kompetensi dokter spesialis atau subspesialis pada data HFIS.

Mapping faskes akan didukung sepenuhnya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten  Kota seluruh Indonesia, melalui  koordinasi optimal antara BPJS Kesehatan dengan Kepala Dinas Kesehatan setempat.

Selain itu, PERSI, ARSSI dan ARSADA juga mendukung mensosialisasikan dan mendorong RS untuk meng-entri kapasitas RS dalam aplikasi HFIS dengan baik dan benar.

Selama transisi dan evaluasi ini, proses rujukan tetap dilakukan secara online. Menggunakan aplikasi Pcare, Vclaim dari HFIS yang terkoneksi secara online. Peserta masih dimungkinkan untuk dirujuk ke RS yang kelasnya lebih tinggi.

"Kami berharap dalam fase transisi dan evaluasi ini, penerapan rujukan online semakin kuat dan sempurna. Tapi yang jelas, BPJS punya itikad baik," pungkas Budi. [PJ/ Abuzakir Ahmad]


Komentar


Jakarta Selatan - 16 jam yang lalu

Menteri Syafruddin ; Ini Dua Tantangan Besar Akan Dihadapi Generasi Muda

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin..
Jakarta Timur - 1 hari yang lalu

Presiden Jokowi, Sambangi Rumah Makan Khas Indonesia di Singapura

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA -  Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja dalam rangka menghadiri KTT ke-33..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Sang Alang Rilis Lagu ‘Sontoloyo’ dengan Nuansa Karnaval

POROSJAKARTA.COM, PADANG - Menepikan substansi lagunya, Sang Alang membuktikan kematangannya sebagai  seorang..
Jakarta Selatan - 2 hari yang lalu

Menteri Syafruddin Lepas Relawan CPNS PUPR ke Lombok

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin..
Bodetabek - 2 hari yang lalu

Ketum PSI, Grace Natalie: Perbedaan Politisi Zaman Old dan Generasi Optimis

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dalam pidatonya saat ulang..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Kata Ketua IDI, Ini Alasan Orang Indonesia Tertarik Berobat ke Singapura

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Pasien Indonesia terutama kalangan berduit, seperti pejabat, pengusaha dan artis rupanya..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Inovasi Teknologi Cuci Otak RSPAD dan PT Clinique Suisse Kerjasama untuk Pasien Vietnam

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia  menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Pusat..
Nusantara - 3 hari yang lalu

Pembicara di Dialog Nasional Indonesia Maju, Menhub Budi Karya Sumadi Paparkan Keberhasilan Pemerintahan Jokowi-JK

POROSJAKARTA.COM, SOLO - Dalam acara yang bertepatan di Hari Pahlawan  10 November 2018, Menteri..
Jakarta Barat - 3 hari yang lalu

Cinta Rasulullah, YPP Al-Kamal Jakarta Bersama Majelis Nurul Musthofa Gelar Maulid Nabi

POROSJAKARTA.COM, KEDOYA - Yayasan Pondok Pesantren Al-Kamal Jakarta bersama Majelis Nurul Musthofa pimpinan Al Habib..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Sinergitas Bersama Masyarakat Dalam Mewujudkan Keamanan Wilayah

POROSJAKARTA.COM, PAPUA - Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama personel Kodim 1714/Puncak Jaya melaksanakan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close