Minggu, 24 Maret 2019 WIB

SEATTA Digelar di Tengah Ketidakpastian Hukum Bagi PP PTMSI

Oleh : Mike Wangge | Jumat, 02 Nopember 2018 | 11:41 WIB


Ketua Umum PP PTMSI, Komjen Pol (Purn), Drs Oegroseno, SH sedang memberi penjelasan kepada wartawan tentang kejuaraan tenis meja Asia Tenggara, SEATTA di Bali Kamis (1/11/2018) kemarin di Jakarta (Foto: PJ/ Mike Wangge)

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Indonesia (PP PTMSI) akan menggelar kejuaraan tenis meja paling akbar di Asia Tenggara (SEATTA - South East Asia Table Tennis Association). Kejuaraannya  akan berlangsung di Pulau Dewata, Bali, 15-19 November 2018.

Namun niat baik membangun prestasi tenis meja nasional yang dilakukan oleh jajaran pengurus PP PTMSI belum dibalas dengan niat baik yang sama baik oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, terlebih oleh KONI Pusat. Ada yang mengganjal bagi PP PTMSI. Yang mengganjal itu karena secara hukum PP PTMSI sudah menang, kemudian Menpora tinggal melaksanakan kewajibannya memerintahkan KONI Pusat untuk mensyahkan pihak yamg menang ternyata hingga saat ini 'perintah' tersebut belum bisa dilaksanakan.

Ketua Umum PP PTMSI, Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno, SH dalam jumpa pers  Kamis (1/11/2018) di Jakarta mengatakan pihaknya sudah menyurati Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

"Surat tersebut dilayangkan ke Pak Menteri minggu lalu  tanggal 23 Oktober 2018. Isinya meminta Menpora untuk memerintahkan kepada KONI Pusat supaya mensyahkan PP PTMSI. Batasnya hanya lima hari sejak surat dikirim, tetapi nyatanya sampai tanggal 1 November 2018, permohonan tersebut seperti angin berlalu. Belum ada respon yang tegas seperti bunyi surat yang memerintahkan Menpora untuk bertindak atas nama Negara  menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya.

"Saya jadi bingung, negara hukum kok dibuat seperti ini," sebut Jenderal bintang tiga, mantan Waka Polri, Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno, SH kepada wartawan. Oegroseno  pantas mengungkapkan hal ini sebagai sebuah realitas hukum yang aneh karena beliau adalah orang yang hampir sepanjang hidupnya konsen pada penegakkan hukum ternyata dia harus berhadapan dengan realitas aneh di dunia olahraga. Dunia olahraga mestinya menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan, sportifitas, dan disiplin pada aturan hukum, malahan para pelakunya mengabaikan hal-hal yang hakiki dalam dunia olahraga.

"Kalau Pak Menteri belum juga menjalankan tugas dan fungsinya dalam kaitannya dengan perintah Negara (pengadilan), saya akan layangkan surat ke Presiden Joko Widodo. Isi surat ke Presiden, adalah menyampaikan kepada Kepala Negara bahwa Menpora belum melaksanakan kewajibannya memerintahkan KONI Pusat untuk melantik PP PTMSI," jelas Oegroseno. [PJ/ Mike Wangge]


Komentar


Nusantara - 7 jam yang lalu

Binmas Noken Polri Hadir di Tengah Para Korban Banjir Sentani

POROSJAKARTA.COM, SETANI - Satu Minggu lamanya banjir bandang menerjang Santani dan Kota Jayapura menyebabkan 112..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Titi Kamal Langsung Jatuh Cinta ‘Rumput Tetangga’

POROSJAKARTA.COM - Titi Kamal sebagai artis papan atas dan berpengalaman, sangat hati-hati dalam setiap menerima..
Nusantara - 2 hari yang lalu

150 Unit Rumah Untuk Para Veteran, Pejuang Trikora dan Kepala Suku Tahun 2019 di Papua

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Ketua PKRI (Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia) Stevanus Wetipo menyampaikan ucapan..
Nusantara - 2 hari yang lalu

Rapat Koordinasi PKRI Bersama Kasatker Penyedia Perumahan di Papua

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Dalam rangka pelaksanaan membangun 12.000 unit perumahan di Papua pada tahun 2019, Kepala..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

“Batik Sudagaran Surakarta” Karya Hartono Sumarsono Mengulas Batik Luar Keraton

POROSJAKARTA.COM, SEMANGGI - Nama Hartono Sumarsono dikalangan pecinta batik memang sudah sangat dikenal, setelah..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Mengusung Konsep Kekinian, Pameran Kain “Adiwastra Nusantara 2019” Resmi Dibuka

POROSJAKARTA.COM, SEMANGGI - Pameran kain adipati terbesar di Indonesia, Adiwastra Nusantara 2019 resmi dibuka pada..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Tokoh Perempuan Papua, Yakoba Lokbere Prihatin Melihat Sisi Kemanusiaan Kasus Nduga

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Tokoh perempuan Papua, Yakoba Lokbere merasa prihatin atas dampak yang terjadi dari..
Musik - 4 hari yang lalu

KOMPILADUT, Album Dangdut Para Penyanyi Jebolan Ajang Pencarian Bakat

POROSJAKARTA.COM, CIDENG - Banyak talent penyanyi dangdut berkualitas terlahir di acara ajang pencarian bakat...
Nusantara - 5 hari yang lalu

Jalan-jalan di Sentani Masih Digenangi Air

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Jalan-jalan di Sentani Kabupaten Jayapura masih digenangi air. Lumpur yang terbawa dari..
Nusantara - 6 hari yang lalu

Banjir Bandang Sentani, Pengungsi Masih Trauma Kembali ke Rumah

POROSJAKARTA.COM, JAYAPURA - Banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura Papua yang menewaskan  77..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close