Rabu, 12 Desember 2018 WIB

Tyas Mirasih Antara Horor, Striping dan Membagi Waktu untuk Suami

Oleh : Merwyn Golan | Senin, 26 Nopember 2018 | 22:45 WIB


Tyas Mirasih harus selektif memilih film dan sinetron agar bisa membagi waktu untuk sang suami.

POROSJAKARTA.COM, DEPOK - Sebagian orang mengira karier Tyas Mirasih akan merosot paska menikah. Tapi dugaan itu meleset. Kalau kemudian ia jarang main film. Karena, bintang film yang baru saja merelease film terbarunya yang bertajuk Arwah Tumbal Nyai ini banyak menolakin tawaran main film.

"Kebanyakan  film yang aku tolakin horor yang mengumbar adegan keseksian tubuh," ujar bintang film Arwah Tumbal Nyai Part Arwah, di Bioskop XXI Depok.

Tyas menyayangkan kebiasaan produser film nasional yang cenderung mengikuti tema film yang tengah digemari masyarakat.

"Akhirnya tema film sekarang ini didominasi film tema horor. Saya kawatirkan seperti tahun 90 an yang mati suri," kata bintang film Air Terjun Pengantin ini.

Tyas berharap produksi film nasional lebih variatif. Agar penonton punya pilihan. Dengan alasan penonton film seleranya berbeda, dan kalau horor terus khawatir penonton film Indonesia akan boring disuguhi film horor.

"Drama atau komedi diproduksi juga," kata Tyas mengaku kerja profesional meski bermain di rumah produksi Raffi Ahmad, mantan kekasihnya. 

Selain menolak film horor, ternyata Tyas Mirasih juga menolakin sinetron striping. "Kalau menolak sinetron striping, lebih karena saya menjaga perasaan suami. Bagaimana pun saya kan seorang istri, jadi mesti membagi waktu tuk suami." Katanya.

Bahkan kata Tyas menambahkan, saking kesalnya sang produser sinetron sampai marah. "Saya baru kali ini dimarahi produser, karena menolak syuting," kata Tyas Mirasih mengakhiri obrolan. []


Komentar


Jakarta Selatan - 10 jam yang lalu

Sisca Dewi : Saya Lebih Takut Dosa

PJ, PASAR MINGGU – Usai sidang kasus pencemaran nama baik dan pemerasan, terdakwa Sisca Dewi mengaku tidak..
Jakarta Pusat - 12 jam yang lalu

Silaturahim Bersama Ajak Relawan WIN Jaga Kerukunan dan Toleransi

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Relawan WAhana Cinta NKRI atau (WIN) berkumpul Menyanyi, menari serta berjoget bersama..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

Menteri Yohana : Lansia Belum Diperhatian Secara Optimal

POROSJAKARTA.COM, TMII - Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) Yohana Yambise..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Ketua PKRI, Stevanus Wetipo Mengutuk Keras Kelompok KKP Membunuh 31 Karyawan Pekerja Jalan Trans Papua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Ketua Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia, Stevanus S. Wetipo mengutuk keras tindakan..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

Kuasa Hukum Hutomo Mandala Putra, Erwin Kallo: Kami bukan Pemilik Gedung Granadi, Kami Hanya Penyewa

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Maraknya berita-berita yang tidak benar tentang disitanya gedung Granadi terkait..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

PKRI MENOLAK RENCANA AKSI MAHASISWA PAPUA SE JAWA BALI TANGGAL 1 DESEMBER 2018

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) menolak keras semua bentuk aksi..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Panglima TNI: Latihan Operasi Gabungan Tingkatkan Profesionalisme TNI

POROSJAKARTA.COM, SITOBONDO - Latihan Operasi Gabungan di Puslatpur Marinir 5 Baluran Situbondo, yang digelar dalam..
Sosok - 1 minggu yang lalu

Prof YK : Satgas Peradilan RI Hadir di Gorontalo Kawal Pelanggaran Hukum dan HAM

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Kehadiran Satuan Tugas Peradilan Rakyat Indonesia atau Satgas Peradilan RI dibawah..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Bagikan Buku Gratis Dalam Rangka Peduli Pendidikan di Puncak Jaya

POROSJAKARTA.COM, PAPUA -Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama Kodim 1714/Puncak Jaya berkunjung  ke pemukiman..
Film - 2 minggu yang lalu

Film One Cut Of The Dead (2018): Horor Thriller Zombie dari Jepang

POROSJAKARTA.COM -  Film One Cut of the Dead, yang memiliki judul lain Camera wo Tomeru na, adalah film Jepang..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close