Minggu, 24 Maret 2019 WIB

Refleksi Akhir Tahun, Angka Kemiskinan Turun 9,82 persen dan Pemerataan Pembangunan

Oleh : Abuzakir Ahmad | Senin, 31 Desember 2018 | 09:20 WIB


(Foto: PJ/ Zaki) Bursah Zarnubi, pada acara Refleksi Akhir Tahun 2018 di Restauran Pulau Dua Senayan Jakarta Pusat, Minggu, (30/12)

POROSJAKARTA.COM, SENAYAN - Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) selenggarakan acara Refleksi Akhir Tahun 2018 di Restauran Pulau Dua Senayan Jakarta Pusat, Minggu, (30/12/2018).

Acara yang mengangkat tema,  "Memperteguh Komitmen Kebangsaan di Tahun Politik" tersebut menghadirkan pembicara diantaranya ;  Maruarar Sirait (Anggota DPR RI F PDIP), Hajriyanto Y. Tohari (PP Muhammadiyah), Arif Budimantha (Wakil Ketua KEIN), Effendi Choiri  (Politisi Nasdem).

Juga, R. Saddam Al Jihad (Ketum PB HMI), Roybatullah Kusumajaya (Ketum DPP GMNI), Juventus Prima Yoris Kago (Ketum PP PMKRI), Najih Prasetyo (Ketum DPP IMM), Irfan Ahmad Fauzi (Ketum PP KAMMI).

Jimly Assiddiqie (Ketua ICMI) yang diperkirakan hadir ternyata tidak bisa karena sakit. Sedangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian diwakili Irjen. Pol Edi Gatot Pramono.

Menurut Ketua Umum PGK Bursah Zarnubi, dalam refleksi akhir tahun 2018 sudah melewati banyak hal yang patut direnungkan, sekaligus sebagai pelajaran untuk melangkah lebih baik tahun berikutnya.

Yang jelas, bidang ekonomi masyarakat  layak memberikan apresiasi atas keberhasilan Jokowi dalam menjaga pertumbuhan dan pemerataan pembangunan. Berbagai proyek infrastruktur strategis terutama diluar Pulau Jawa satu demi satu sudah bisa dinikmati masyarakat.

Disamping itu, angka kemiskinan terus turun hingga 9,82 persen atau terendah sepanjang sejarah Indonesia, tingkat pengangguran terbuka dan ketimpangan pendapat juga dapat ditekan.

"Apresiasi layak diberikan kepada pemerintah yang telah mengambil alih Blok Rokan dan Blok Mahakam dari kontraktor asing ke Pertamina. Menguasai 51,2 persen saham PT Freeport Indonesia melalui PT Inalum," kata Bursah Zarnubi saat berpidato  sebelum dimulainya duskusi.

Secara umum, tambah dia, kesejahteraan masyarakat meningkat seiring dengan semakin baiknya pelayanan kesehtan, akses pendidikan dan daya beli masyarakat.

Bursah Zarnubi serahkan piagam penghargaan pada Edi Gatot Pramono usai acara Refleksi Akhir Tahun 2018 di Restauran Pulau Dua Senayan Jakarta Pusat Minggu, (30/12). (Foto: PJ/Zaki)

 

Sebagai anak bangsa, semua pihak  bangga atas sukses pemerintah menyelenggarakan tiga event berkelas dunia yakni, Asian Games 2018, Asian Paragames 2018 dan IMF Word Bank Grup Annual Meetings di Bali.

Selain capaian positif, PGK menyaksikan perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2018 menghadapi gejolak dan tantangan yang tidak ringan. Akibat  depresi nilai rupiah serta turunnya harga sejumlah komeditas ekspor ditengah perang dagang AS VS China.

Sekalipun pemerintah bisa menekan angka kemiskinan hingga 9, 82 persen, kesenjangan ekonomi tetap menjadi tantangan besar bangsa Indonesia. Indeks GINI kita masih berkisar 0,39 persen.

Laporan Bank Dunia 2015 menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya dinikmati 20 peran kelompok kaya dan jika diperas lagi kekayaan itu menumpuk disegelintir kecil orang-orang terkaya.

Majalah Forbes melansir 50 orang terkaya Indonesia tahun 2018 dengan total kekayaan 1, 870 triliyun rupiah. Disisi lain, ada sebagian besar masyarakat yang sulit mengakses pekerjaan dan terjebak dalam lingkaran kemiskinan.

"Korupsi juga masih menjadi masaalah akut, tercermin dari banyaknya OTT yang dilakukan KPK terhadap kepala daerah, hakim, hingga anggota DOR RI," katanya.

Sedangkan dibidang keamanan, TNI tampil profesionalisme dan soliditas TNI-Polri dalam melakukan pengamanan arus mudik lebaran, menindak para pelaku teror bom dibeberapa kota pada bulan Mei 2018, serta pengamanan Pilkada di 171 daerah yang dilaksanakan serentak pada 27 Juni 2018.

Meski disejumlah daerah ada gejolak akibat kasus money politics dan penyelenggara Pilkada yang kurang profesional, secara umum Pilkada serentak 2018 berjalan lancar dan aman.

Tahun 2018 disebut tahun politik karena selain ada pilkada di 171 daerah juga sudah memasuki tahapan pemilu 2019 (Pileg dan Pilpres) serentak. Praktis sepanjang tahun ini, energi sebagian besar masyarakat Indonesia terserap ke dalam atmosfir kampamye serta jargon politik para kandidat yang dijagokan.

Kampanye pemilu, kata dia, semestinya merupakan wahana pendidikan politik adu program berbasis data. Hal itu sebagai pertimbangan masyarakat untuk menentukan pilihan.

Tapi faktanya, sepanjang tahun politik ini, dilihat hanya narasi kampanye dipenuhi ujaran kebencian, hoax, fitnah kampanye hitam dan perdebatan minim data. Narasi negatif itu tersebar secara massif melalui media soaial.

Semua pihak tentu merasa risau dengan pernyataan beberapa tokoh politik yang mengibaratkan Pilpres 2919 sebagai Bratayudha, Armageddon atau Perang Badar. Jargon kampanye politik bukan lagi bersifat adu program tapi lebih menonjolkan politik identitas dan SARA.

"Semua elemen bangsa terutama generasi muda harus memperteguh komitmen kebangsaan ditahun politik ini. Pemillu 2019 adalah kontestasi menuju Indonesia yang lebih baik bukan memecah belah," pungkas Bursah.

Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian yang diwakili Ketua Satgas Nusantara Irjen. Pol Gatot Edi Pramono, menyampaikan, memasuki tahun politik, semua pihak harus bijak menggunakan media sosial, karena saat ini dimedia sosial bertebaran berita-berita hoaks dan lain sebagainya.

Bila disimak pemberitaan tentu berbeda antara media sosial dan media konvensional. Jika media konvensional terdapat ruang redaksi, mulai dari Pemred (pemimpin redaksi), korlip (koordinator liputan) dan ada reporter. Sedangkan dimedia sosial tidak, terserah dia mau nulis berita apa saja bisa.

"Ini tantangan Polri untuk mencegah peredaran hoaks dari media sosial yang masih banyak. Ini perlu diantisipasi," ujar Edi.  [PJ/ Abuzakir Ahmad]


Komentar


Nusantara - 6 jam yang lalu

Binmas Noken Polri Hadir di Tengah Para Korban Banjir Sentani

POROSJAKARTA.COM, SETANI - Satu Minggu lamanya banjir bandang menerjang Santani dan Kota Jayapura menyebabkan 112..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Titi Kamal Langsung Jatuh Cinta ‘Rumput Tetangga’

POROSJAKARTA.COM - Titi Kamal sebagai artis papan atas dan berpengalaman, sangat hati-hati dalam setiap menerima..
Nusantara - 2 hari yang lalu

150 Unit Rumah Untuk Para Veteran, Pejuang Trikora dan Kepala Suku Tahun 2019 di Papua

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Ketua PKRI (Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia) Stevanus Wetipo menyampaikan ucapan..
Nusantara - 2 hari yang lalu

Rapat Koordinasi PKRI Bersama Kasatker Penyedia Perumahan di Papua

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Dalam rangka pelaksanaan membangun 12.000 unit perumahan di Papua pada tahun 2019, Kepala..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

“Batik Sudagaran Surakarta” Karya Hartono Sumarsono Mengulas Batik Luar Keraton

POROSJAKARTA.COM, SEMANGGI - Nama Hartono Sumarsono dikalangan pecinta batik memang sudah sangat dikenal, setelah..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Mengusung Konsep Kekinian, Pameran Kain “Adiwastra Nusantara 2019” Resmi Dibuka

POROSJAKARTA.COM, SEMANGGI - Pameran kain adipati terbesar di Indonesia, Adiwastra Nusantara 2019 resmi dibuka pada..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Tokoh Perempuan Papua, Yakoba Lokbere Prihatin Melihat Sisi Kemanusiaan Kasus Nduga

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Tokoh perempuan Papua, Yakoba Lokbere merasa prihatin atas dampak yang terjadi dari..
Musik - 4 hari yang lalu

KOMPILADUT, Album Dangdut Para Penyanyi Jebolan Ajang Pencarian Bakat

POROSJAKARTA.COM, CIDENG - Banyak talent penyanyi dangdut berkualitas terlahir di acara ajang pencarian bakat...
Nusantara - 5 hari yang lalu

Jalan-jalan di Sentani Masih Digenangi Air

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Jalan-jalan di Sentani Kabupaten Jayapura masih digenangi air. Lumpur yang terbawa dari..
Nusantara - 6 hari yang lalu

Banjir Bandang Sentani, Pengungsi Masih Trauma Kembali ke Rumah

POROSJAKARTA.COM, JAYAPURA - Banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura Papua yang menewaskan  77..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close