Rabu, 19 Juni 2019 WIB

Ingin Membanggakan Orangtua Lewat Prestasi Gulat

Oleh : Mike Wangge | Kamis, 10 Januari 2019 | 12:40 WIB


(Foto: PJ/ Sarno) Adellia Putri Nurdina (Adel) 18 tahun, dan Massimo Althallah Permana (Simo) 16 tahun, di Sekretariat Pengprov PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) DKI Jakarta di GOR Otista Rabu (9/1/ 2019)

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Masih mengenakan baju Pramuka, dua pelajar SMA Negeri 58 Ciracas, Adellia Putri Nurdina (Adel) 18 tahun, dan Massimo Althallah Permana (Simo) 16 tahun datang ke Sekretariat Pengprov PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) DKI Jakarta di GOR Otista Rabu (9 Januari 2019).

Keduanya menemui Ketua Bidang Pembinaan Pengprov PGSI DKI Jakarta, Drs Paruntungan Sianturi untuk mendaftar menjadi peserta POB (Pembinaan Olahraga Berprestasi dan Berkelanjutan). POB adalah program Dinas Olahraga DKI bertujuan menjaring atlet-atlet berbakat dengan  memberikan fasilitas bagi atlet-atlet pelapis yang nantinya bisa berprestasi baik untuk beberapa tahun mendatang. Diharapkan prestasi mereka bisa  membanggakan DKI di tingkat nasional dan membanggakan Indonesia di tingkat internasional.

"Jangan dikira datang dengan mengenakan seragam Pramuka lantas mereka bukan pegulat hebat untuk Jakarta Timur.  Keduanya, adalah pegulat cukup berprestasi," papar Sarno, Kepala Sekretariat Pengprov PGSI DKI Jakarta saat menerima mereka berdua pada Rabu (9/1/2019). Bahkan beberapa kali  menjadi andalan Pengurus  PGSI Kota Jakarta Timur dalam beberapa tahun terakhir ini tambah Sarno.

Coba Lihat prestasi keduanya ini. Keduanyapun menuliskan data prestasi mereka sejak bergabung dalam klub gulat SMA Negeri 58 Ciracas Jakarta Timur.

Adellia Putri Nurdina 18 tahun, biasa dipanggil Adel sudah lima kali menyabet medali dalam invitasi gulat tingkat DKI sejak bergabung tahun 2017. Pelajar kelas 12 SMA Negeri 58 tersebut meraih satu perak dan tiga medali perunggu di kelas 72 kg dalam empat event gulat DKI di tahun 2018.

Pada tahun sebelumnya 2017, Adel menyabet satu medali perunggu di kelas 55 kg. Anak kedua dari dua bersaudara kelahiran Jakarta 11 Februari 2001 ini tampaknya belum puas dengan perolehan prestasi yang dia raih saat ini. Dia ingin lebih berprestasi lagi. Adel ingin membanggakan orang tua dengan bisa berprestasi tinggi di gulat dan menjadi pegulat kebanggaan bangsa dan negara. Biar sekolah SMA N 58 dan guru-gurunya juga bangga punya siswa berprestasi di gulat.

Hal serupa juga terjadi dengan Massimo Althallah Permana 16 tahun. Remaja bongsor dengan bobot tubuh 85 kg ini berniat menjadi pegulat nasional dan juara nasional. Prestasi yang diukirnya memang belum seberapa karena baru saja berlatih gulat pada tahun 2018 kemarin. Akan tetapi semangat juang dan potensi yang ada padanya membuat pelatih mereka, Paruntungan Sianturi yang adalah guru olahraga mereka di SMAN 58 berani  bertaruh, Simo, demikian ia biasa dipanggil kelak bisa berprestasi asalkan dia tekun dan semangat.

Dalam bincang-bincang dengan keduanya kemarin dapat terlihat tekat keduanya untuk berlatih serius dan memilih gulat sebagai jalan mencapai prestasi di Indonesia. Semoga Adel dan Simo bisa membanggakan kedua orang tuanya dengan berprestasi di gulat. Terlebih untuk Simo karena dia anak satu-satunya alias anak tunggal. Sukses untuk Adel dan Simo. [PJ/ Mike Wangge]

Massimo Althallah Permana (Simo) 16 tahun, atlet gulat DKI (Foto: PJ/Sarno)


Komentar


Arena - 1 hari yang lalu

GM Dmitry Kokarev Belum Tergoyahkan, Ummi Fisabillah Melejit

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Unggulan pertama GM Dmitry Kokarev dari Rusia mengalahkan unggulan kedua GM Ivan..
Nusantara - 1 hari yang lalu

Ketua DPR Papau Barat Mendesak DKPP RI Segera Menindak Tegas Komisioner KPUD Maybrat, Sekretaris dan Staf Atas Kejahatan Pemilu yang Dilaporkan Bawaslu Papua Barat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua DPR Papua Barat Pieters Kondjol mengapresiasi kinerja Bawaslu Papua Barat dalam..
Nusantara - 2 hari yang lalu

Terjadi Kejahatan Pemilu di Papua Barat, Ketua DPRD PB, Pieter Kondjol Minta Pemilihan Ulang Di Kabupaten Maybrat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kuat dugaan terjadi pelanggaran berat yang masuk dalam kategori ‘Kejahatan..
Arena - 2 hari yang lalu

GM Susanto Megaranto Bermain Buruk, Remis Melawan Juniornya Azarya Jodi

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Entah apa yang terjadi dengan Grandmaster harapan Indonesia, GM Susanto Megaranto..
Arena - 2 hari yang lalu

Si Mungil Ummi Fisabillah, dan Winshand Berhasil Menahan Remis Pimpinan Klasemen

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Terjadi kejutan lagi di babak keempat kejuaraan catur Japfa GM dan WGM Tournament 2019..
Arena - 4 hari yang lalu

WGM Medina Buat kejutan di babak 2, Tumbangkan GM Ivan Sokolov

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Seperti disambar geledek di siang bolong, GM Ivan Sokolov tak menyangka bisa terkapar..
Arena - 5 hari yang lalu

GM Susanto Megaranto dan WGM Medina Ditantang di Yogyakarta Sebelum ke Piala Dunia

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Kota Yogyakarta memang pantas menjadi julukan kota pelajar untuk ukuran Indonesia,..
Arena - 5 hari yang lalu

Yogya Menjamu Grandmaster Cantik di Hotel Bersejarah

POROSJAKARTA.COM, JOGYA - Hari ini gelar Kejuaraan catur, Japfa GM dan WGM Chess Tournament 2019 dimulai di..
Arena - 1 minggu yang lalu

Mencari Grand Master Baru Berbakat, Japfa Datangkan 12 GM dan WGM Eropa dan Asia

POROSJAKARTA.COM - Melanjutkan komitmennya dalam mendorong perkembangan catur Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia..
Arena - 1 minggu yang lalu

Di Ujung Lebaran, Japfa Menggebrak Selenggarakan Kejuaraan Catur Japfa GM & WGM Chess Tournament International 2019

POROSJAKARTA.COM - Arus mudik Lebaran 2019 masih terasa hangat di tengah masyarakat Indonesia yang merayakannya..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close