Sabtu, 04 Juli 2020 WIB

Michelle Wibowo, Pengusaha Humanis Peduli Sesama

Oleh : Rafi Adam | Minggu, 03 Maret 2019 | 00:58 WIB


Michelle Wibowo /ist

PJ.COM – Meski berasal dari keluarga beruntung, Michelle Wibowo memilih hidup mandiri. Jadi guru bahasa Mandarin, SPG dan sales asuransi, bahkan menjajakan deterjen di SPBU, pernah dia lakoni. Semua pengalaman itu menjadi guru terbaiknya, dia sukses sebagai pengusaha klinik kecantikan dan Diamond Leader di perusahaan MLM ternama.

Semua kisah hidup, ketegaran, kesabaran dan konsistensi Michelle Wibowo tertuang di halaman buku “Profil Wanita Inspirasi Indonesia” yang diterbitkan Pusat Profil dan Biografi Indonesia. Di buku seri “Kekayaan yang Tersembunyi, Konsep dan Pemikiran Wanita Sukses” itu, sosok Michelle Wibowo tersaji jelas dengan judul “Ci Michelle Perintis Kecantikan yang Humanis”.

Sebagai seorang pengusaha wanita, sosok Michelle Wibowo tidak bisa dipandang sebelah mata. Foxy Beauty Clinic & Academy menjadi bukti nyata hasil kerja wanita berusia 28 tahun ini. Sederet penghargaan sudah diraihnya, namun Michelle Wibowo terus berkreasi agar selalu unggul di setiap situasi.

Wanita lulusan Stockholm University, Swedia ini berprinsip, jangan cepat puas dalam menjalani kehidupan dan merintis usaha. Jika ingin sukses harus berani keluar dari zona nyaman. Hal itu sudah dia lakukan sejak remaja.

“Kebetulan saya berasal dari keluarga berkecukupan. Jika saya mau menuruti apa keinginan orang tua, saya tidak perlu susah-susah cari uang sendiri. Tapi saya tidak menyesal, karena kini saya bahagia bisa menikmati hasil dari apa yang saya usahakan sendiri,” ungkap Michelle Wibowo usai launching buku “Profil Wanita Inspirasi Indonesia” di Mercure Hotel, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Saat remaja, Michelle Wibowo merasa ‘dibuang’ ke negeri jiran Malaysia oleh orangtuanya. “Saya merasa dibuang. Karena saya sering membangkang dan tidak menuruti keinginan orang tua, saya dikirim ke asrama putri di Malaysia,” ungkap founder Foxy Beauty Clinic & Academy ini.

Tamat SMP di Malaysia, Michelle Wibowo kembali ke Jakarta dan menyelesaikan SMA-nya di Tunas Muda International School. Karena sikapnya tidak berubah, bahkan semakin sulit diatur, akhirnya Michelle Wibowo kembali ‘di asingkan’.

“Saya kuliah di Shanghai, Los Angels, nahkan sampai ke Swedia. Selama kuliah di luar negeri, saya kerja paruh waktu. Macam-macam kerjanya, bahkan pernah jadi mike up artis,” kenangnya.

Kelar kuliah di usia 23 tahun, Michelle Wibowo harus kembali ke Jakarta. Bukannya kembali kerumah orang tuanya, Michelle Wibowo memilih kost dan mencari uang sendiri dengan melakoni banyak pekerjaan.

“Saya pernah kost di Jelambar, Kebon Jeruk dan di Kemanggisan. Saya pernah jadi SPG, Public Relation, agent asuransi. Bahkan saya sempat menjajakan deterjen pencuci mobil di SPBU. Saya pernah merasa, kok hidup susah banget. Tapi saya tetap ngotot dan saya yakin bahwa saya akan berhasil. I belive in my self,” ujar Michelle Wibowo.

Saat kost itulah Michelle Wibowo belajar banyak tentang arti sebuah perjuangan. Teman-teman kost-nya nyaris memiliki persoalan sama, berjuang hidup di ibukota. “Saya bergaul dengan orang-orang yang sama-sama berjuang dari nol untuk maju. Jadi saya semakin kuat,” ceritanya.

Uang hasil kerja ‘serabutan’ itu sedikit demi sedikit dia kumpulkan untuk modal membuka usaha. Dan bisnis klinik kecantikan menjadi pilihannya. “Saya menyukai kecantikan, dan saya merasa senang jika bisa membuat orang lebih percaya diri setelah menjadi cantik,” ujar Michelle Wibowo menjelaskan alasannya mendirikan Foxy Beauty Clinic & Academy.

Karena butuh karyawan namun belum mampu memberi gaji memadai, Michelle Wibowo kemudian merekrut penjual jus buah yang mangkal di kolam renang apartemennya. Dia menjadi karyawan pertama dan setia mendampinginya sampai sekarang.

Meski sudah memiliki usaha sendiri yang terus berkembang pesat, namun Michelle Wibowo belum merasa menjadi orang sukses. Menurutnya, sukses itu jika kita sudah bisa berbagi dengan sesama. “Saya masih dalam proses itu. Saya merasa bahagia jika sudah bisa berbagi,” jelasnya.

Dengan alasan itulah, Michelle Wibowo membuka kelas dan training kecantikan. Semua pengetahuan tentang teknik kecantikan yang pernah dia peroleh dari banyak negara, korea salah satunya dia share kepada peserta didiknya.

Satu hal lagi terkait niat berbagi, Michelle Wibowo dan Harmoni Dinamik Indonesia (HDI) sedang mengembangkan lembaga pendidikan bagi anak tidak mampu di Batu, Malang. HDI yang bergerak di bisnis Multi Level Marketing (MLM) produk kecantikan dan kesehatan asal Korea itu membangun lembaga pendidikan bernama ‘Kampung Kidz”.

“Kami menampung ratusan anak-anak yatim piatu untuk mendapat pendidikan yang baik secara gratis. Mereka juga diberikan pelajaran kewirausahaan agar segara bisa mandiri dalam usia muda. Kami juga sedang membangun universitas yang salah satu jurusannya adalah kewirausahaan,” ungkap Michelle Wibowo.

Michelle Wibowo berharap, kisah hidupnya di dalam buku “Profil Wanita Inspirasi Indonesia” itu bisa memberikan motivasi dan inspirasi bagi pembacanya agar bisa meraih kesuksesan dan jangan takut keluar dari zona nyaman. Dan perlu dicatat, sukses itu jika kita sudah bisa berbagi dengan sesama.[]

 

 

 


Komentar


Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Sidang PHK PT Tech Data, Bukti Surat Tambahan Penggugat Salah

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Persidangan pemutusan hubungan kerja sepihak oleh PT Tech Data Advanced Solutions Indonesia..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

LIRA Buka Kantor Baru Brikom, Bentengnya Pancasila

POROSJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Presiden LSM LIRA HM. Jusuf Rizal mengucapkan terima kasih kepada Gubernur LSM LIRA..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Jadi Narasumber Talk Show, Rusli Ingin Hidupkan Beleuto Gantikan Masker

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Keberhasilan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam hal pencegahan dan penekanan kasus..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Suasana Kondusif di Papua Jangan Diganggu Oleh Rencana Putusan Bagi 7 Warga Papua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Suasana kondusif di Papua saat ini diharapkan tidak diganggu oleh rencana pembacaan..
Metro - 3 minggu yang lalu

Webinar Indopolling : Pilkada Serentak 2020 Sebuah Keniscayaan

 POROSJAKARTA.com-Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir menyatakan bahwa pelaksanaan pilkada Serentak..
Metro - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Bantah Pernyataan Ahmad Yani Soal Ketua Panja RUU HIP

POROSJAKARTA,SENAYAN- Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin membantah pernyataan mantan Politisi Partai Persatuan..
Jakarta Pusat - 1 bulan yang lalu

FKBN Kemhan RI Gelar Apel Khusus Halal Bi Halal

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Keluarga Besar Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI menggelar apel pasukan sekaligus..
Sosok - 1 bulan yang lalu

Begini Kisah Perjalanan Hidup Rusli Habibie Hingga Jadi Gubernur

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak ia kecil..
Jakarta Selatan - 1 bulan yang lalu

Kirim Puluhan Karangan Bunga, Korban KSP Indosurya Cipta Dukung Polisi Tuntaskan Kasus

Porosjakarta.com, Kebayoran Baru – Ada pemandangan berbeda di halaman gedung Bareskrim Polri di Jalan..
Nusantara - 1 bulan yang lalu

Diduga Korupsi, Walikota Sorong Klarifikasi Ke KPK Dengan Membawa Buktinya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, melakukan klarifikasi ke KPK Pusat atas dugaan korupsi..
Lihat Semua

Close





Close
Close