Kamis, 04 Juni 2020 WIB

Di Tangan Anna Mariana, Betawi Punya Tenun Layak Tampil di Pentas Fashion Dunia

Oleh : Aqila Zafira | Minggu, 10 Maret 2019 | 17:05 WIB



POROSJAKARTA.COM – Ada yang menarik dalam rangkaian acara pembukaan Rapat Kerja Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat (9/3/2019), belasan model berlenggang diantara hadirin memperagakan busana karya desainer Prof, Dr Anna Mariana, S.H, M.H, M.B.A  dengan karya master piecenya berupa Tenun Betawi.

Tenun Betawi atau lebih dikenal dengan nama tenun BaliBetawi (BaBe) pertama kali diluncurkan Anna pada 2016, atas inisiatif  pimpinan DKI saat itu, Sony Sumarsono. “Saat itu di Betawi (Jakarta) sama sekali belum memiliki wastra tenun, yang ada hanya Batik Betawi!” tutur Anna yang juga menjabat  Bendahara Umum LKB.

“Untuk koleksi terbaru yang diperagaan hari ini, saya  sengaja  menampilkan 20 pakaian, terdiri dari busana wanita dan pria  dengan design bergaya Betawi modern, kekinian, dan sesuai dengan anak milenial jaman now. Jadi ada baju hijab, ada pula baju untuk hang out!”  ujar Anna Mariana.

Design yang dimaksud disesuaikan dengan  tema rapat kerja  hari itu, yakni LBK Penggerak Pelestarian dan Pengembangan Budaya Betawi di Era Milenial. “Tema  ini sekaligus untuk mengangkat dan mempromosikan budaya Tenun Betawi Modern di era kini!’ tutur  wanita kelahiran 1 Januari 1960 ini.

Anna menyebut, tujuan utama diciptakannnya tenun Betawi juga produk BaBe antara lain  agar bisa mengangkat budaya Betawi ke tingkat lebih modern dan bisa dibanggakan ke tingkat Internasional.

“Agar  Betawi tidak kalah dari daerah lain yang sudah lebih dulu dikenal di dunia internasional untuk produk mode dan fashionnya melalui tenun yang indah!” ujar isteri dari Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha S.H, M.S, M.S.C.

“Dalam beberapa kesempatan show keluar negeri,  seperti ke Washington DC dan Jepang, Tenun Babe pula yang menjadi bahan utama, untuk saya  peragakan!” ungkap Anna.

Selama masuk ke dalam pengurusan LKB, Anna  mengaku ide-idenya tertampung denga baik. Bahkan bersama  Beki Mardani (Ketum LKB)  dan Imron Hasbullah (Sekjen) telah disusun rencana kegiatan bertajuk Betawi Modest Fashion Week yang akan digelar secara tahunan.

“Agar bisa  mengangkat industri fashion dan kerajinan tradisional Betawi lebih  berkembang dan menjadi modern. Di pengurusann LKB ini, kami  solid, sejalan, sepemikiran  dengan seluruh pembina lainnya!”

Dengan lahirnya tenun Betawi produk unggulan karya Anna Mariana melengkapi Batik Betawi yang sudah lama ada, menurut Anna, wastra ini akan mampu mengangkat dan membawa budaya Betawi lebih dikenal luas hingga ker manca negara.

Anna Mariana memang gigih dalam melestarikan sekaligus menggembangkan tenun sebagai warisan leluhur budaya bangsa Indonesia. Setelah berjuang merilis tenun Babe, ia juga berjuang menghasilkan tenun perpaduan baru. Antara lain tenun BaliSolo, Bali Jogja, Bali Papua dan Tenun BaliMagista (Bali Makasar, Bugis dan Toraja).

Di tengah perjuangan mengembangkan beragam tenun itu,  Anna Mariana sesungguhnya memendam impian untuk bisa melahirkan peringatan Hari Tenun Nasional, sama seperti peringatan hari Batik yang setiap tahun diperingati tiap  tanggal 2 Oktober.

Bersama sejumlah yayasan yang menaungi dan membina para pengrajin Indonesia, seperti  KTTI (Komunitas Tekstile Tradisional)  ATTI (Assosiasi Tradisional Tenun Indonesia), Yayasan CBKN (Cinta Budaya Kain Nusantara) yang didirikannya,   Anna  bergerilya melobi dan melakukan pendekatan kepada pemerintah, baik lewat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, maupun lewat Setneg .

Perjuangan Anna dan kawan-kawan, dalam mengangkat Tenun dan membawa Tenun-tenun  Indonesia diakui secara legalitas,  bakal  segera terwujud. 

“Alhamdulillah Pemerintah sudah  menetapkan Hari Tenun Nasional untuk diperingati setiap tanggal 7 September, Kepresnya tinggal ditandatangani Pak Presiden Jokowi. Deklarasi tentang penetapan peringatan ini akan diumumkan dalam acara Festival Tenun Tradisional Nusantara dalam waktu dekat.” Kata Anna

Dengan adanya penetapan Hari Tenun Nasional, menurut Anna diharapkan dapat membantu industri tenun tradisional Indonesia berkembang lebih maju.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Pemerintah, agar industri pengrajin tenun dapat terus tumbuh, sehingga mampu meningkatan sektor industri ekonomi  sekaligus bisa mengurangi tingkat” pengangguran!” kata Anna yang baru pulang dari ibadah Umroh bersama keluarga besarnya juga keluarga besar Ibu Sudjiatmi Notomihardjo, Ibunda kandung Joko Widodo.

Menurut Anna, di tengah ibadah umroh itu, Pemerintah Arab  memberikan kesempatan kepada Anna dan rombongan untuk masuk ke tempat pembuatan Kiswah (kain penutup) Ka’bah  di kota Makkah.. “Tidak semua orang dapat ijin masuk ke situ!”

Sejarah  mencatat, Kiswah Ka’bah memang dibuat dari pola menenun secara tradisional. Dari  jaman  Baginda Rasullulah itu memang belum ada tekhnologi mesin.

“Sampai saat ini Arab Saudi masih membudayakan tenun khusus hanya untuk membuat Kiswah Ka’bah. Namun, untuk produk lainnya mereka tidak mampu mengembangkan lagi, terlebih tekhnologi mesin semakin baik, Ditambah keterbatasan SDM yang semakin langka, tenun tak bisa berkembang lagi!” ungkap Anna yang menuliskan khusus soal tenun Kiswah Kabah di dalam buku terbarunya bertajuk Mengangkat Harkat Martabat Tenun Indonesia yang dicetak dalam dua Bahasa; Indonesia dan Inggris.[]

 


Komentar


Jakarta Pusat - 4 hari yang lalu

FKBN Kemhan RI Gelar Apel Khusus Halal Bi Halal

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Keluarga Besar Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI menggelar apel pasukan sekaligus..
Sosok - 1 minggu yang lalu

Begini Kisah Perjalanan Hidup Rusli Habibie Hingga Jadi Gubernur

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak ia kecil..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Kirim Puluhan Karangan Bunga, Korban KSP Indosurya Cipta Dukung Polisi Tuntaskan Kasus

Porosjakarta.com, Kebayoran Baru – Ada pemandangan berbeda di halaman gedung Bareskrim Polri di Jalan..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Diduga Korupsi, Walikota Sorong Klarifikasi Ke KPK Dengan Membawa Buktinya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, melakukan klarifikasi ke KPK Pusat atas dugaan korupsi..
Jakarta Utara - 2 minggu yang lalu

Masa PSBB, 102 Perempuan dan Anak Terima Bantuan Sosial

POROSJAKARTA.COM, CILINCING - Kelurahan Sukapura mendapatkan kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

Jelang Akhir PSBB, 1.228 Disabilitas, Lansia dan 296 Anak Panti Asuhan Terima Bantuan

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Sebanyak 1.228 disabilitas dan kaum lanjut usia (lansia) menikmati bantuan pangan..
Jakarta Selatan - 2 minggu yang lalu

Gerakan Peduli Jurnalis Distribusikan Sembako Tahap ke-3 Untuk 100 Wartawan

Porosjakarta.com, Pasar Minggu – Selama Ramadhan di masa Pandemi Covid-19, Gerakan Peduli Jurnalis sudah tiga..
Metro - 2 minggu yang lalu

Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan FKBN Kemhan RI Baksos Untuk Prajurit yang Berjaga

POROSJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI..
Jakarta Pusat - 2 minggu yang lalu

Kunjungan ke Pusku Kemhan RI, Prabowo Disambut Anggota FKBN

POROSAKARTA.COM, MENTENG - Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja..
Jakarta Barat - 2 minggu yang lalu

BNI Berbagi untuk Membantu Masyarakat yang Terdampak Corona

Porosjakarta.com, Tamansari -  Bulan suci Ramadan 1441 Hijriah terasa lebih istimewa karena pada saat umat Islam..
Lihat Semua

Close





Close
Close