Minggu, 15 September 2019 WIB

Banjir Bandang Sentani, Pengungsi Masih Trauma Kembali ke Rumah

Oleh : Mike Wangge | Senin, 18 Maret 2019 | 12:29 WIB


(Foto: Liputan 6 + Mike W)

POROSJAKARTA.COM, JAYAPURA - Banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura Papua yang menewaskan  77 korban jiwa, 41 luka berat, dan 75 luka ringan membuat masyarakat trauma untuk kembali mempati  rumah mereka. Trauma ini karena  hingga Senin (18/3/2019) siang pukul  12.30 WIT langit di atas Sentani masih mendung berat dan mereka khawatir banjir bandang akan terjadi lagi seperti dua malam berturut-turut sejak Sabtu kemarin hingga tadi malam.

Pada Senin dini hari sebagian warga Sentani umumnya tidak berani berada lama-lama dalam rumah termasuk tamu di hotel Grand Tahara di Jalan Raya Kemiri Hinekombe, Sentani. Semua tumpah-ruah ke jalan dan menyaksikan banjir yang meluap dimana-mana di sepanjang jalan Sentani menuju kota Jayapura. Banyak yang mengungsi dari rumah mereka dan menempati toko-toko di sepanjang jalan. Data yang diperoleh menyebutkan sekitar 4400 pengungsi resmi  ditempatkan di 9 titik di Sentani, belum termasuk pengungsi yang secara sporadis melakukan pengungsian sendiri dari rumah mereka di tempat rendah ke toko-toko di sepanjang jalan.

Para dokter di rumah sakit Bhayangkara masih tampak sibuk menangani para korban baik luka berat uamg mencapai 44 orang maupun luka ringan sekitar 80 orang yang sejak hari pertama banjir bandang terus saja bertambah hingga tadi malam. Sepanjang Senin siang tampak ambulance terus mondar-mandir Sentani-Jayapura untuk membawa para korban baik luka ringan maupun berat bahkan yang meninggal dunia.

Banjir bahkan tidak hanya terjadi di Sentani saja, akan tetapi sampai di Abepura dengan kondisi yang hampir sama. Di Jayapura korban  tewas 7 orang.

Lingkungan Rusak

Menurut salah seorang warga di dekat Korem Abepura,  Suyitno menyebutkan sebab utama banjir bandang ini karena kerusakan lingkungan oleh ulah manusia yang makin tidak bersahabat dan tidak peduli dengan alam di sekitarnya. Dari segi topografi lokasi Sentani  berada di lembah. Posisinya berada di sisi selatan Gunung Sklop (hampir 2000 meter dari permukaan laut),  membentang dari barat Sentani ke arah Timur Kota Jayapura sepanjang kurang lebih 36 kilometer. Di sebelah Utara gunung Sklop terbentang Samudra Pasifik yang luas, di selatannya adalah Danau Sentani yang merupakan muara dari semua air dari gunung Sklop ini.

Di sepanjang Gunung Sklop tampaknya ada bekas-bekas penggalian liar yang dilakukan oleh penduduk. Ada yang membongkar batu-batu untuk mencari batu mulia, dengan menebang kayu-kayu besar di sekitar pegunungan. Banjir dari gunung Sklop ini membawa  serta semua batang kayu besar yang ditebang penduduknya. Juga batu-batu besar bekas penggalian penduduk. Inilah yang menyebabkan banjir sebut Suyitno.

Dia kemudian mengusulkan agar ke depan pemerintah daerah perlu menerbitkan peraturan daerah tentang lingkungan agar kemudian hari semua warga bertanggungjawab terhadap keberlangsungan pemeliharaan lingkungan alam di sekitar. Tidak ada cara lain kecuali manusianya harus diberi kesadaran melalui regulasi-regulasi yang diciptakan. Ketidakpedulian terhadap alam inilah yang menyebabkan banjir bandang berturut-turut dua malam di Sentani.

Suyitno yang sudah 24 tahun berada di Papua menyebutkan ini adalah banjir bandang pertama di Abepura. Di Sentani sudah untuk yang kedua kali. Pertama kali tahun 2007. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Arena - 5 hari yang lalu

Rizky Darmawan, Tak Pernah Meremehkan Lawan, Emas PON XX Papua Tetap Dalam Impian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesona gadis cantik di layar Hp dalam genggaman tangganya seperti tak pernah lepas dari..
1 minggu yang lalu

Kembali ke Jalur Musik, Rani Ve Aransemen Ulang Lagu Karya 2D “Masih Ada”

POROSJAKARTA.COM- Kembali ke industri musik tanah air, setelah sempat menyibukkan diri di dunia bisnis, membuat Rani..
Arena - 1 minggu yang lalu

Panitia POMNAS Gulat Siap Sukseskan Pelaksanaan POMNAS 2019

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Panitia POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) khusus cabang olahraga gulat..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Semakin Diminati Masyarakat, MeMiles Gelar “Gebyar MeMiles 100 Miliar Menuju 1 Triliun”

POROSJAKARTA.COM, TEBET - Bisnis berbasis aplikasi bernama MeMiles, yang didirikan sejak April silam, semakin..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Pengkot Pertina Jakarta Timur Dikukuhkan, Erwin Tobing Ketua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pertina (Persatuan Tinju Seluruh Indonesia) Kota Jakarta Timur dikukuhkan oleh..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Babak Baru Klaim Tanah Yayasan Taman Ismail Marzuki

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Pengadilan Negeri Kota Bekasi menggelar Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' Obyek Perkara dalam..
Arena - 2 minggu yang lalu

Blusukan Ke Malang, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron, Memuji Dua Dedengkot Gulat Nasional

POROSJAKARTA.COM, MALANG - Tidak hanya Presiden RI Joko Widodo yang melakukan blusukan ke berbagai pelosok Tanah Air...
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Bisnis Aplikasi Advertising MeMiles Targetkan Sejuta Viewer Dalam Sebulan

POROSJAKARTA.COM, HALIM PK - Dalam waktu yang relatif singkat, bisnis berbasis aplikasi yang diberi nama MeMiles kian..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

SDN Makasar 01 Pagi Jakarta, Rayakan Tahun Baru Islam dengan Pawai

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR -  Pelajar  SDN Makasar 01 Pagi Jakarta Timur ikut memeriahkan pawai..
Arena - 2 minggu yang lalu

Suport Tim Gulat DKI, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron Datang ke Malang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P. Wibowo menyempatkan diri datang ke markas..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close