Minggu, 15 September 2019 WIB

Tokoh Perempuan Papua, Yakoba Lokbere Prihatin Melihat Sisi Kemanusiaan Kasus Nduga

Oleh : Mike Wangge | Rabu, 20 Maret 2019 | 08:14 WIB


Yakoba Lokbere

POROSJAKARTA.COM, SENTANI - Tokoh perempuan Papua, Yakoba Lokbere merasa prihatin atas dampak yang terjadi dari kasus  penembakan yang menewaskan tiga anggota  TNI di Bandara Mapenduma Kabupaten Nduga oleh KKB (Kelompok Pengacau Keamanan) pada 28 Januari 2019 lalu.

Tokoh perempuan Papua yang kebetulan berasal dari Nduga ini meminta agar semua pihak  tidak hanya melihat kasus kekerasan ini dari sisi keamanan, kriminal, dan hitam - putih semua masalah kekerasan.

"Kita mesti melihat kasus ini dengan menggunakan 'mata hati kemanusiaan' kita". Imbauan ini disampaikan Yakoba Lokbere ketika ditemui di lokasi banjir bandang di Jalan Kemiri, Sentani Selasa (19/3/ 2019) malam.

Dia menjelaskan sejak kasus ini terjadi pada akhir Januari lalu hingga minggu ketiga Maret 2019 ini seluruh Kabupaten Nduga dengan 32 distrik (kecamatan) mengalami mati suri baik kegiatan pemerintahan, pendidikan, ekonomi dan sosial lainnya. Semua dicekam oleh rasa ketakutan. Kantor pemerintahan yang beraktifitas hanya di Ibukota Kabupaten Nduga yakni di Kenyam. Semua distrik lainnya mati. Banyak dari penduduk Nduga yang keseluruhan berjumlah 73.696 jiwa ini umumnya mengungsi ke Wamena Ibukota Jayawijaya dan lainnya. Kegiatan pemerintahan di semua distrik disebutkan Yakoba sebagai mati suri.

Tentu ini sangat memprihantinkan  sekali. Kegiatan pendidikan (belajar-mengajar) lebih memprihatinkan lagi. Kasihan anak-anak sekolah yang sedang mempersiapkan menjelang ujian nasional. Guru-guru tidak ada,  semua mengungsi, murid dan orang tua mengungsi ke Wamena.

Apa yang menyebabkan masyarakat ketakutan untuk kembali ke Nduga? tanya Yakobe. Ia menjawab sendiri, bahwa mereka takut karena kehadiran 600 personil TNI itu bisa menimbulkan kontak senjata lagi dan itulah yang dikhawatirkan oleh warga Nduga. Maka sebagai tokoh perempuan Papua yang kebetulan berasal dari Nduga dia berharap semua pihak terkait berempati terhadap dampak kekerasan ini sehingga dapat mengambil keputusan berdasarkan keberpihakan pada sisi kemanusiaan, bukan dari sisi keamanan semata.

Apakah perlu menghadirkan 600 personil TNI sebagai sebuah jalan keluar, atau ada jalan lain yang jauh lebih efektif untuk menyelesaikan dampak dari kasus kekerasan ini. Sebab menurutnya untuk saat ini pertimbangan kemanusiaan jauh lebih penting dan urgensi dari pertimbangan lainnya.

Dia menambahkan Bupati Nduga, Yairus Gwijangge menyebutkan ia segera akan menemui Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan harapan masyarakat Nduga berkaitan dengan dampak dari kasus kekerasan ini. Tentu apa yang disampaikannya berkaitan dengan kehadiran 600 personil TNI yang disebutkan dipertimbangkan untuk ditarik dari Nduga. Itu pertimbangan Bupati Nduga, Yairus Gwijangge.

Tokoh perempuan yang juga adalah mantan Anggota DPR Papua ini menyatakan sependapat dengan pilihan pertimbangan Bupati Yairus karena apa yang disampaikan tersebut adalah suara masyarakat Nduga pada umumnya.  [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Arena - 5 hari yang lalu

Rizky Darmawan, Tak Pernah Meremehkan Lawan, Emas PON XX Papua Tetap Dalam Impian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesona gadis cantik di layar Hp dalam genggaman tangganya seperti tak pernah lepas dari..
1 minggu yang lalu

Kembali ke Jalur Musik, Rani Ve Aransemen Ulang Lagu Karya 2D “Masih Ada”

POROSJAKARTA.COM- Kembali ke industri musik tanah air, setelah sempat menyibukkan diri di dunia bisnis, membuat Rani..
Arena - 1 minggu yang lalu

Panitia POMNAS Gulat Siap Sukseskan Pelaksanaan POMNAS 2019

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Panitia POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) khusus cabang olahraga gulat..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Semakin Diminati Masyarakat, MeMiles Gelar “Gebyar MeMiles 100 Miliar Menuju 1 Triliun”

POROSJAKARTA.COM, TEBET - Bisnis berbasis aplikasi bernama MeMiles, yang didirikan sejak April silam, semakin..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Pengkot Pertina Jakarta Timur Dikukuhkan, Erwin Tobing Ketua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pertina (Persatuan Tinju Seluruh Indonesia) Kota Jakarta Timur dikukuhkan oleh..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Babak Baru Klaim Tanah Yayasan Taman Ismail Marzuki

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Pengadilan Negeri Kota Bekasi menggelar Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' Obyek Perkara dalam..
Arena - 2 minggu yang lalu

Blusukan Ke Malang, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron, Memuji Dua Dedengkot Gulat Nasional

POROSJAKARTA.COM, MALANG - Tidak hanya Presiden RI Joko Widodo yang melakukan blusukan ke berbagai pelosok Tanah Air...
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Bisnis Aplikasi Advertising MeMiles Targetkan Sejuta Viewer Dalam Sebulan

POROSJAKARTA.COM, HALIM PK - Dalam waktu yang relatif singkat, bisnis berbasis aplikasi yang diberi nama MeMiles kian..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

SDN Makasar 01 Pagi Jakarta, Rayakan Tahun Baru Islam dengan Pawai

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR -  Pelajar  SDN Makasar 01 Pagi Jakarta Timur ikut memeriahkan pawai..
Arena - 2 minggu yang lalu

Suport Tim Gulat DKI, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron Datang ke Malang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P. Wibowo menyempatkan diri datang ke markas..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close