Rabu, 19 Juni 2019 WIB

Pertahankan Idiologi, Ormas Kita Pancasila Gelar Dialog Kebangsaan

Oleh : Abuzakir Ahmad | Jumat, 29 Maret 2019 | 13:07 WIB


(Foto: PJ/Zaki)

POROSJAKARTA.COM, CIKINI - Organisasi Kita Pancasila selenggarakan Dialog Kebangsaan Jelang Pilpres 2019. menghadirkan pembicara yang kompoten di bidangnya, seperti; Dewan Pembina Kita Pancasila Prof. James Tangkudung (Praktisi Pendidikan, Cendekiawan PolitikGuru Besar UNJ),

Ada juga R. Haidar Alwi (tokoh intoleran dan radikalisme), Syafrudin Budiman (Konsultan Media dan Politik) dan Taufan Hanneman, (aktivis 98, Sekjen Fornas Bhineka Tungggal Ika).

Ketua Umum Kita Pancasila Andreas Samual menyampaikan, Pancasila itu falsafah, idiologi kedamaian dan kebahagiaan. Jadi idiologi-idiologi yang ada dalam Pancasila itu memang adalah substansi.

Membicarakan kelima Sila, Andreas mengaku, saat itu dia  mengunjungi Ende, Flores NTT. 1935  "founding fathers", Bung Karno dibuang di Ende dalam keadaan susah, bagaimana  kehidupannya sehari-hari itu dalam titik nadir. Ternyata, kata dia, Pancasila itu lahirnya ditempat itu. Lahir dalam kondisi bangsa masih dalam penjajahan.

"Dalam keputusasaan, kekuatan itu muncul. Dia (Bung Karno) melihat bagaimana setiap orang itu dalam hidupnya harus bahagia dalam perbedaan, "ujar Andreas pada acara Dialog Kebangsaan Jelang Pilpres 2019 di Warunk Upnormal Jalan Raden Saleh Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2019).

 

Dalam kehidupan masa lalu hingga saat ini, itu kebhinekaan seperti sebuah lukisan  abstrak tetap satu. Bukan sesuatu yang berbeda. Tapi beradab. Meski bangsa ini terdiri dari berbagai suku dan bahasa, adat istiadat.

Makanya, dia mempertanyakan, mengapa idioligi Pancasila ini ada yang menggoyang. Menurutnya, karena sebagian masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pajangan saja, bukan sebagai dasar hidup filosofi humanis.

Ia mencontoh, orang Pancasila itu misalnya ketika melihat orang tua yang butuh bantuan tentu akan dibantu. Tidak buang sampah sembarangan. Berkompetisi dalam politik dengan sehat. Politikus yang cendekiawan yang memikirkan bagaimana bangsanya ini maju. Bagaimana kehidupan sekaramg lebih baik kedepannya.

"Para politikus hanya memikirkan kepentinggan kekuasaan, maka tentu negara ini alami perang. Orang-orang baik dan jujur selalu akan dijegal dengan berbagai cara. Mencari kelemahannya dari pada kelebihanya," ujar Andreas.

"Itulah nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai yang memang reperensentasi dari nilai nilai Ketuhanan. Kita orang orang Pancasila harusnya bergotong royong yang punya pengertian dan toleransi," pungkas Andreas.

Sementara itu, Sekjen Kita Pancasila Sandra CL menambahkan, idiologi Pancasila harus benar-benar dijalankan, diamalkan setiap warga negara. Kelima Sila itulah yang mempersatukan suku bangsa dan negara Indonesia.

Pada dasarnya, Pancasila itu gotong-royong, sebagai pedoman, musyarah untuk mufakat. Itulah, katanya, sifat bangsa Indonesia dari dulu. Tidak  menghujat, sebarkan kebencian, fitnah karena bisa merusak sendi-sendi moral anak bangsa.

"Pancasila menjadikan bangsa yang bermartabat, bermoral, berketuhanan, berkeadilan dan penuh dengan permusyawaratan perwakilan, "ujar Sandra.

Seperti diketahui, organisasi Kita Pancasila berawal dari gerakan kecil yakni relawan Jokowi-Ma'ruf untuk dua periode. Karena respon masyarakat itu agar bangsa ini tetap berdiri kokoh, maka lahirlah organisasi Kita Pancasila.

Organisasi ini menyeluruh, diberbagai bidang, seperti  kebudayaan, keberagaman,  kehidupan sosial, pendidikan bahkan ke karang taruna, seluruh LSM, kemaritiman,sejarah,budaya,tradisi adat istiadat kenusantaraan, politik. Jadi semua aspek. tidak ada batasnya, universal.

Lahirnya organisasi KP, maka bangsa Indonesia membuktikan, pancasila itu tetap kuat. Masyarakat tetap memegang dan berfilosofi, pancasila  adalah nafas kehidupan bagi setiap warga negara. [PJ/Abuzakir Ahmad]


Komentar


Arena - 1 hari yang lalu

GM Dmitry Kokarev Belum Tergoyahkan, Ummi Fisabillah Melejit

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Unggulan pertama GM Dmitry Kokarev dari Rusia mengalahkan unggulan kedua GM Ivan..
Nusantara - 1 hari yang lalu

Ketua DPR Papau Barat Mendesak DKPP RI Segera Menindak Tegas Komisioner KPUD Maybrat, Sekretaris dan Staf Atas Kejahatan Pemilu yang Dilaporkan Bawaslu Papua Barat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua DPR Papua Barat Pieters Kondjol mengapresiasi kinerja Bawaslu Papua Barat dalam..
Nusantara - 2 hari yang lalu

Terjadi Kejahatan Pemilu di Papua Barat, Ketua DPRD PB, Pieter Kondjol Minta Pemilihan Ulang Di Kabupaten Maybrat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kuat dugaan terjadi pelanggaran berat yang masuk dalam kategori ‘Kejahatan..
Arena - 2 hari yang lalu

GM Susanto Megaranto Bermain Buruk, Remis Melawan Juniornya Azarya Jodi

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Entah apa yang terjadi dengan Grandmaster harapan Indonesia, GM Susanto Megaranto..
Arena - 2 hari yang lalu

Si Mungil Ummi Fisabillah, dan Winshand Berhasil Menahan Remis Pimpinan Klasemen

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Terjadi kejutan lagi di babak keempat kejuaraan catur Japfa GM dan WGM Tournament 2019..
Arena - 4 hari yang lalu

WGM Medina Buat kejutan di babak 2, Tumbangkan GM Ivan Sokolov

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Seperti disambar geledek di siang bolong, GM Ivan Sokolov tak menyangka bisa terkapar..
Arena - 5 hari yang lalu

GM Susanto Megaranto dan WGM Medina Ditantang di Yogyakarta Sebelum ke Piala Dunia

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Kota Yogyakarta memang pantas menjadi julukan kota pelajar untuk ukuran Indonesia,..
Arena - 5 hari yang lalu

Yogya Menjamu Grandmaster Cantik di Hotel Bersejarah

POROSJAKARTA.COM, JOGYA - Hari ini gelar Kejuaraan catur, Japfa GM dan WGM Chess Tournament 2019 dimulai di..
Arena - 1 minggu yang lalu

Mencari Grand Master Baru Berbakat, Japfa Datangkan 12 GM dan WGM Eropa dan Asia

POROSJAKARTA.COM - Melanjutkan komitmennya dalam mendorong perkembangan catur Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia..
Arena - 1 minggu yang lalu

Di Ujung Lebaran, Japfa Menggebrak Selenggarakan Kejuaraan Catur Japfa GM & WGM Chess Tournament International 2019

POROSJAKARTA.COM - Arus mudik Lebaran 2019 masih terasa hangat di tengah masyarakat Indonesia yang merayakannya..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close