Minggu, 15 September 2019 WIB

GM Susanto Megaranto Bermain Buruk, Remis Melawan Juniornya Azarya Jodi

Oleh : Mike Wangge | Minggu, 16 Juni 2019 | 22:34 WIB


(Foto: PJ/Mike)

POROSJAKARTA.COM, YOGYAKARTA - Entah apa yang terjadi dengan Grandmaster harapan Indonesia, GM Susanto Megaranto dalam pertandingan catur babak kelima melawan juniornya Azarya Jodi Setyaki. Pecatur putra nomor satu Indonesia ini lagi-lagi harus puas meraih hasil remis saat memainkan babak kelima Turnamen Internasional GM–GMW JAPFA 2019 di Hotel Grand Ina Mailoboro Yogyakarta, Minggu sore (16/06/19).

Susanto (2548)  adalah unggulan tiga berjumpa juniornya MF. Susanto baru saja meraih juara zonal 3 point 3 Asia Timur, namun sayangnya, menghadapi Jodi Setyaki lewat pembukaan Vienna ia harus mengakhiri babak lima dengan remis lewat langkah cepat yakni langkah 21. Ini luar biasa untuk kelasnya seperti Susanto Megaranto. Memang beberapa kali Jodi remis melawan Susanto, tetapi tentu tidak dalam arena menentukan seperti ini.

Hasil remis ini adalah yang keempat bagi Susanto setelah sebelumnya dibabak pertama tampil mengesankan menundukkan unggulan dua asal Belanda GM.  Ivan Sokolov.  Namun dibabak dua Santo bermain draw dengan MI. Novendra Priasmoro, babak tiga ketika jumpa GMW Medina Warda Aulia, kemudian babak empat remis dengan MI. Yoseph T. Taher.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB. Percasi Kristianus Liem yang mengamati jalannya turnamen menyatakan, secara strategis dirinya  tidak mengetahui apa yang diinginkan Susanto hanya meraih hasil remis apalagi lawan yang dihadapi adalah rekan senegaranya diempat babak akhir. 

“Ini memang karakter lama Susanto kadang-kadang cepat puas hanya meraih hasil remis di turnamen invitasi, yang pasti sangat mengecewakan karena harusnya dia mampu meraih point banyak untuk persaingan gelar juara," tegas Kristianus Liem.

Diharapkan pada sisa 6 babak lagi penampilan Susanto semakin maksimal untuk bisa meraih kemenangan disetiap babak dan menunjukkan pecatur Indonesia mampu meraih gelar juara lagi pada Turnamen Japfa Internasional.

Dengan hasil remis itu Susanto Megaranto sementara mengumpulkan 3 angka kemenangan, sedang Jodi Setyaki baru mengemas satu angka kemenangan.  Sedangkan pecatur Kazakhstan GM Rustam Khusnutdinov dipastikan masih berada diurutan atas klasemen nilai 3,5  kemenangan usai memainkan laga remis dengan unggulan utama GM. Dmitry Kokarev dari Rusia yang juga meraih 3 angka kemenangan.

Pada pertandingan katagori Grand Master lainnya pecatur putri GMW Medina Warda Aulia gagal meraih point usai ditundukkan MI.  Joseph T. Taher, kemudian pecatur India MI Das Argyadip bermain remis dengan rekan senegaranya MI.  Ravi Teja S.

Chelsie tahan Keti Tsatlashvili :

Sedang andalan utama di kelompok Grand Master Wanita, WIM Chelsie Monica Sihite (2212), belum mampu menundukkan pimpinan klasemen sementara WGM Tsatsalashvili Keti (2356) dan hanya mampu bermain remis.

Chelsie yang bermain dengan buah hitam harus puas dengan tambahan setengah poin usai menerima tawaran remis pada langkah ke-30 dari pecatur asal Georgia itu karena memang posisi buah catur kedua belah pihak saling menjaga dan sulit untuk menemui celah menyerang.

 "Sebenarnya sebelum langkah ke-30, posisi udah gak mungkin untuk menyerang. Dia harus menjaga kotak g5 dari ancaman saya, sementara saya harus mengawasi kotak d4 agar dia tidak bisa menyerang," kata Chelsie.

Kalau melihat dari permainan tadi, hasil remis adalah cukup baik baginya meskipun ia sebelumnya berharap menang guna mengumpulkan poin untuk mengejar syarat Norma WGM pada turnamen yang diselenggarakan atas kerjasama PT. Japfa Comfeed Indonesia dengan PB Percasi ini.

"Di opening sebenarnya saya sempat sedikit bikin salah, sehingga pas masuk permainan tengah dia sedikit lebih unggul. Tapi saya bisa menetralisir agar gajah dia tidak aktif dengan resiko kedua gajah saya pun tidak aktif," kata dara kelahiran 1997 ini.

Dengan raihan setengah poin tersebut, Chelsie kini mengumpulkan poin 3 dan harus memburu 5 poin lagi dari enam babak tersisa untuk bisa meraih Norma WGM agar memenuhi minimal 8 poin sebagaimana yang disyaratkan oleh aturan FIDE.

"Masih ada peluang, karena lawan terberat MI Sophie Milliet dan Keti sudah dihadapi. Mudah-mudahan saya bisa," kata Chelsie.

Sementara itu, Keti mengaku cukup puas dengan hasil remis tersebut meskipun seharusnya ia bisa menang. Hasil seri ini merupakan yang kedua bagi Keti setelah pada babak keempat ditahan remis pecatur muda Indonesia WFM Fisabilillah Ummi.

“Melihat penampilan para pecatur dalam dan luar negeri bertarung hingga babak lima sangat menarik karena terlihat persaingan diantaranya mereka sangatlah kental,“ ungkap R. Artsanti Alf selaku Head of Social Investment and Corporate Comunnication PT JAPFA Comfeed Indonesia.

Turnamentini dihadirkan PB percasi dengan dukungan dari JAPFA sebagai upaya untuk mencari grand master baru di Indonesia. Upaya untuk mencari Grand Master telah dilakukan oleh JAPFA salah satunya dengan membentuk JAPFA Chess Club di bawah departement Social investment JAPFA. 

Selain itu event tahunan  ini merupakan rangkaian komitmen JAPFA untuk mencari bibit baru pecatur Indonesia sehingga menjadi sebuah perjalanan  panjang dan berliku untuk PB Percasi dan Catur Indonesia.[PJ/Mike Wangge]


Komentar


Arena - 5 hari yang lalu

Rizky Darmawan, Tak Pernah Meremehkan Lawan, Emas PON XX Papua Tetap Dalam Impian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesona gadis cantik di layar Hp dalam genggaman tangganya seperti tak pernah lepas dari..
1 minggu yang lalu

Kembali ke Jalur Musik, Rani Ve Aransemen Ulang Lagu Karya 2D “Masih Ada”

POROSJAKARTA.COM- Kembali ke industri musik tanah air, setelah sempat menyibukkan diri di dunia bisnis, membuat Rani..
Arena - 1 minggu yang lalu

Panitia POMNAS Gulat Siap Sukseskan Pelaksanaan POMNAS 2019

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Panitia POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) khusus cabang olahraga gulat..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Semakin Diminati Masyarakat, MeMiles Gelar “Gebyar MeMiles 100 Miliar Menuju 1 Triliun”

POROSJAKARTA.COM, TEBET - Bisnis berbasis aplikasi bernama MeMiles, yang didirikan sejak April silam, semakin..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Pengkot Pertina Jakarta Timur Dikukuhkan, Erwin Tobing Ketua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pertina (Persatuan Tinju Seluruh Indonesia) Kota Jakarta Timur dikukuhkan oleh..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Babak Baru Klaim Tanah Yayasan Taman Ismail Marzuki

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Pengadilan Negeri Kota Bekasi menggelar Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' Obyek Perkara dalam..
Arena - 2 minggu yang lalu

Blusukan Ke Malang, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron, Memuji Dua Dedengkot Gulat Nasional

POROSJAKARTA.COM, MALANG - Tidak hanya Presiden RI Joko Widodo yang melakukan blusukan ke berbagai pelosok Tanah Air...
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Bisnis Aplikasi Advertising MeMiles Targetkan Sejuta Viewer Dalam Sebulan

POROSJAKARTA.COM, HALIM PK - Dalam waktu yang relatif singkat, bisnis berbasis aplikasi yang diberi nama MeMiles kian..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

SDN Makasar 01 Pagi Jakarta, Rayakan Tahun Baru Islam dengan Pawai

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR -  Pelajar  SDN Makasar 01 Pagi Jakarta Timur ikut memeriahkan pawai..
Arena - 2 minggu yang lalu

Suport Tim Gulat DKI, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron Datang ke Malang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P. Wibowo menyempatkan diri datang ke markas..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close