Jumat, 22 Nopember 2019 WIB

Terjadi Kejahatan Pemilu di Papua Barat, Ketua DPRD PB, Pieter Kondjol Minta Pemilihan Ulang Di Kabupaten Maybrat

Oleh : Mike Wangge | Senin, 17 Juni 2019 | 07:38 WIB


(Foto: Ist)

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kuat dugaan terjadi pelanggaran berat yang masuk dalam kategori ‘Kejahatan Pemilu’ di Kabupaten Maybrat dalam pemilu serentak pada 17 April 2019 lalu. Itu sebabnya diharapkan dapat dilakukan pemilihan ulang di kabupaten bermasalah, seperti Kabupaten Maybrat ini. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Papua Barat, Pieters Kondjol (Partai Demokrat), kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menurut dia, pelanggaran berat itu di antaranya, terjadi penggelembungan suara, pengurangan suara, dan penghilangan kertas suara yang diduga dilakukan secara masif, terstruktur, dan sistematis.

Pieters menyatakan hal itu kepada wartawan sambil memperlihatkan bukti-bukti pelanggaran berat untuk ketiga kategori tersebut di atas yaitu penggelembungan suara, pengurangan suara, dan penghilangan kertas suara. Ditambah lagi sikap KPU yang begitu tertutup dan lain-lain yang mana semuanya memiliki bukti hukum yang syah yang menjadi inti penolakan hasil pemilu serta berharap dapat dilakukan pemilihan ulang di Kabupaten bermasalah seperti di Kabupaten Maybrat.

Salah satu contoh penggelembungan suara disebutkan seperti terjadi atas rekannya se Partai Demokrat atas nama Herdomina Isir. Herdomina adalah Caleg Partai Demokrat nomor urut 2, sedangkan Pieter Kondjol (Partai Demokrat) nomor urut 1.

Disebutkan bahwa Herdomina Isir memperoleh suara di Kabupaten Maybrat – daerah asal Herdomina – adalah sebanyak 3.446 suara berdasarkan hasil perhitungan ulang di Kabupaten Maybrat. Namun setelah dibawah ke Pleno KPUD Provinsi Papua Barat jumlah suaranya mengalami penggelembungan menjadi 6.925 suara.

Penggelembungan ini menurut Pieter diduga karena di KPUD Provinsi Papua Barat disebutkan kemungkinan karena ada keluarga dari calon nomor urut 2 yang diduga keras menjadi sumber penggelembungan suara tersebut.

Sementara bukti penghilangan kertas suara diketahui setelah kemudian ditemukannya kembali ribuan kertas suara yang sengaja dibuang dan berkat Tuhan, semuanya bisa ditemukan kembali sebut Pieters.

Dengan demikian, menurut Pieters, telah terjadi penggelembungan/penambahan suara sebanyak 3.479 suara. Dan, dengan penggelembungan itu maka Herdomina lolos menjadi Anggota DPR PB bersama KarelMurafer 7381. Kalau saja tidak terjadi penggelembungan itu, maka Pieters Kondjol yang adalah calon nomor urut 1 masih memenangkan dengan hasil tertinggi dari dua calon lain dari Partai Demokrat.

Atas pelanggaran tersebut Pieters Kondjol sudah menempuh jalur hukum dengan antara lain melaporkan kasus tersebut ke Bawaslu, kemudian membawa kasus tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK), serta pengaduan ke DPP Partai Demokrat untuk mendapatkan bantuan hukum yang layak dan memadai serta berharap dari DPP Partai Demokrat dapat memberikan sanksi etika dan moral pada setiap anggota partai yang terbukti bekerjasama melakukan pelanggaran hukum dalam pemilihan umum sertentak April kemarin.

Pieter Kondjol berharap MK dapat berlaku jujur, adil dan benar, dengan memberikan keputusan yang tidak sekadar mengkalkulasi sebanyak apa kelengkapan bukti-bukti terkumpul, akan tetapi MK mesti melihat sejauh mana demokrasi memang terjadi dalam proses pemilihan serentak pada 17 April 2019 yang lalu.

“Saya dengar bahwa MK sekarang ini tidak seperti dahulu yang hanya melihat kasus dari bukti-bukti hukum saja, akan tetapi MK pun akan melihat apakah proses demokrasi memang sungguh terjadi dalam pemilihan serentak pada 17 April yang lalu di seluruh Indonesia,” tambah Pieters Kondjol. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Jak Info - 2 hari yang lalu

Pemprov DKI Jakarta melakukan serangkaian pencegahan untuk antisipasi datangnya genangan air yang tinggi.

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Beberapa hari ini, sudah kelihatan musim hujan tengah datang di Jakarta. Pemprov DKI..
Sosok - 3 hari yang lalu

Kadiv Humas Polri Pimpin Upacara Pelantikan Karopenmas Polri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen (Pol) Muhammad Iqbal memimpin langsung upacara..
Jakarta Barat - 3 hari yang lalu

Menurunnya Jumlah Suara Pada Pemilu Lalu, Tokoh Adat Papua Bertekad Bertemu Ketua Fraksi Partai Demokrat di Jakarta

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Menurunnya secara siknifikan suara dan kuarsi DPRD Partai Demokrat di seluruh..
Metro - 1 minggu yang lalu

Ini Sosok Penabrak Grabwheel di Senayan

Porosjakarta.com, Senayan - Tabrakan yang menyebabkan pengendara Grabwheel tewas akhirnya terungkap siapa sosok yang..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Bamsoet: Negara Demokrasi Kuat Jika Partai Politiknya Kuat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memaparkan dalam sebuah negara demokrasi, termasuk..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Fahira Idris: Jakarta Punya Potensi Jadi Kota Ramah Sepeda

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA.Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadikan ibu kota sebagai tempat..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Prof. Rokhmin Dahuri Mengajak FP2TPKI Membangun Sektor Kemaritiman

POROSJAKARTA.COM, PURWOKERTO - Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) bekerja..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Napak Tilas Sejarah Digelar PDI Perjuangan Jakarta Timur

POROSJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2019, Dewan Pimpinan Cabang..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

Pertemuan Ilmiah Tahunan XVI, Prof. Rokhmin Dahuri: Indonesia Harus Mampu Meningkatkan Inovasi Kelautan

POROSJAKARTA.COM, MALUKU – Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI)  menyelenggarakan Pertemuan..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Iuran BPJS Kesehatan Naik 100%, KPCDI: Seperti Bayar Pajak Mobil Kelas Premium!

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Kebijakan Pemerintah yang menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan sebesar 100% di tahun 2020..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close