Rabu, 21 Agustus 2019 WIB

Butuh Pembaruan, HIMABA RI Gandeng Indra Sjafri Dirikan Akademi Sepak Bola

Oleh : Abuzakir Ahmad | Minggu, 21 Juli 2019 | 19:05 WIB


(Foto: PJ/Zaki) Windu Priyo Wibowo (kedua kanan) bersama Indra Sjafri (ketiga kanan) didampingi Dewan Pembina HIMABA RI Ahmad Sehu Ibrahim (Kiri) dan pengurus HIMABA RI.

POROSJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pelatih Sepak Bola U23 Indra Sjafri rupanya sangat bersemangat membicarakan bahaya narkoba dikalangan generasi muda, apalagi mereka pemain sepak bola. Bahkan untuk menghindari barang haram ini selalu diterapkan pada pemain.

Sebagai pelatih Timnas, tentu sudah tahu, dimana AFC, FIFA pada setiap pertandingan itu harus membuat regulasi, yakni semua atlet harus mentaati aturan untuk tidak ada yang alkohol, tidak ada yang narkoba dan juga tidak ada yang doping.

"Itu selalu kita lakukan dalam setiap pertandingan. Kita ambil sample tiga pemain, seperti tes dopping dan sebagainya," ujar Indra pada porosjakarta.com disebuah Mall di Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Mantan pelatih Timnas U19 era Evan Dimas Darmono, Maldini Pali dan Ilham Udin Armaiyn ini menurutnya, orang kena narkoba itu dipengaruhi banyak faktor. Misalnya, faktor memang sudah kecanduan, faktor hanya ikut-ikutan dan faktor hanya mencoba-coba.

Jadi, kata dia, apapun yang menjadi permasalahan, balik lagi bagaimana kehiduoan dalam rumah tangga. Oleh karena itu keluarga, orang tua selalu memberikan pengawasan kepada anak-anak.
Pengawasan itu tidak hanya mengatakan narkoba itu bahaya, tetapi harus membuat anak-anaknya betul-betul selamat dari lingkungan itu. Juga membuat anaknya punya harapan masa depan.

Diakui, sebagai pelatih, sepak bola itu bisa dijadikan  wadah untuk memberikan tempat kepada mereka, para pemain. Disamping hidup sehat, juga diketahui sebagai ajang perjuangan para generasi muda untuk mendapatkakan lapangan pekerjaan serta terhindar dari pengaruh pergaulan negatif.

"Sepak bola sekarang sudah bisa dijadikan lahan untuk pekerjaan. Sebab itu, generasi muda, pelajar mulai dari tingkat SMP, SMA bisa menjadikan sepak bola sebagai profesi cerah kedepan," katanya.

Terkait  dengan HIMABA RI, Indra sudah memahami, terutama anak-anak yang sudah terkena dengan narkoba. Makanya dia berkeinginan atau memiliki ide, generasi muda diberikan wadah pelatihan sepak bola.

Wadah itu seperti mendirikan  Akademi Sepak Bola. Sekolah ini sebagai ruang pelatihan, disamping anak didik sehat, juga meningkatkan kepercayaan diri dan mengembangkat bakat dan karir kedepan.
"Kita tidak tahu, diantara mereka, murid itu akan muncul pemain-pemain yang bisa memperkuat Timnas kedepan," ungkapnya.

Rencananya, Akademi Sepak Bola ini akan didirikan, Indra menyerahkan kepada Ketua Umum HIMABA RI, Windu Priyo Wibowo. Tapi yang jelas,  Indra mensuport, memberikan ide- ide. Apapun namanya, untuk masyarakat, anak-anak muda dia pasti mensuport selagi itu positif.

"Bagaimana pun bangsa Indonesia yang hebat dengan generasi yang hebat. Generasi kedepan harus lebih hebat dari generasi sekarang," tandas Indra.

Sementara itu, Ketua Umum HIMABA RI Windu Priyo Wibowo, yang didampingi Dewan Pembina HIMABA RI Ahmad Sehu Ibrahim, bersyukur bisa adakan pertemuan dengan Indra Sjafri ditengah kesibukannya melatih Timnas.

Kata Windu, Indra secara pribadi mendukung program-program kerja HIMABA RI dalam kaitannya turut berperan serta aktif melaksanakan Undang Undang Narkotika No 35 Tahun 2009, yaitu melaksanakan P4GN.

Sebagai pelatih, Indra berupaya, bagaimana menciptakan generasi muda Indonesia khususnya hidup sehat tanpa narkoba dengan mengikuti kegiatan kegiatan olah raga. Ini yang dibutuhkan masyarakat karena bangsa ini butuh pembaruan.

Adapun pembicaraan HIMABA RI  dengan Indra, Windu mohon doa restu pada masyarakat, dimana  HIMABA RI yang berbadan hukum Yayasan HIMABA RI akan membuat Akademi Sepak Bola.
Sekolah Sepak Bola ini tujuannya untuk menciptakan masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa, menjadi generasi yang produktif yang sehat tanpa narkoba.

Seperti yang disampaikan Indra, sepak bola ini sudah bisa menjadi sebuah wadah. Melakukan sebuah kegiatan industri sepak bola sehingga masyakat bisa mempunyai penghasilan yang baik.

"Ini bukan untuk HIMABA RI, tapi untuk seluruh masyarakat Indonesia, khsusnya pencinta sepak bola. Kita kenal, bagaimana prestasi dan hasil karya-karya, strategi Indra Sjafri sehingga mengantarkan Timnas  yang sangat membanggakan," katanya.

Berikut alasan Windu menggandeng Indra Sjafri, karena Indra adalah tokoh peduli terhadap olahraga sepak bola. Peduli terhadap generasi muda yang berprestasi tanpa narkoba.

"Beliau peduli narkoba yang sangat memprihatinkan. Antara semangat, pengabdian, perhatian kita menyelamatkan Indonesia ini dari masaalah narkoba," pungkas Windu.  [PJ/Abuzakir Ahmad]


Komentar


Seleberita - 1 hari yang lalu

Hilangkan Double Chin Lebih Tepat Sasaran dengan MedikPro Ultherapy Treatment

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk memproduksi kolagen akan semakin..
Metro - 3 hari yang lalu

Pagelaran Budaya dan Festival Kuliner Etnik Nusantara untuk Silaturahmi

Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi DKI Jakarta, menghelat Pagelaran Budaya dan Festival Kuliner Etnik Nusantara, yang akan berlangsung di Areal Monas Jakarta, Lenggang Jakarta, IRTI Monas, pada tanggal 23 -25 Agustus 2019.
Jakarta Timur - 5 hari yang lalu

Meriahkan HUT RI ke-74, SMA Negeri 42 Jakarta Gelar Karnaval Budaya

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR - SMA Negeri 42 Jakarta Timur menggelar karnaval dan berbagai agenda perlombaan dalam..
Etalase - 5 hari yang lalu

Beli BBM di Pertamina Lebih Praktis Pakai e-Voucher Ezeelink

POROSJAKARTA.COM, SETIABUDI– Untuk menghadirkan transaksi digital, PT Pertamina menggendeng aplikasi Ezeelink..
Jakarta Timur - 5 hari yang lalu

Siswa Siswi SDN Makasar 01 Jakarta Semangat Ikut Pawai Kemerdekaan

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR - Semarakkan Dirgahayu ke-74 Republik Indonesia, Sekolah Dasar Negeri Makasar 01 Pagi..
Bodetabek - 6 hari yang lalu

BMKG: Cuaca Jakarta Hari Jumat Cerah Berawan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memrediksi cuaca di Ibu Kota Jakarta..
Jakarta Timur - 6 hari yang lalu

Meriahkan HUT RI Ke-74, SDN Makasar 01 Jakarta Gelar Beragam Perlombaan

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR - Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019, SD Negeri..
Jakarta Timur - 6 hari yang lalu

Laksanakan Pleno di Jayapura, Berius Kogoya, KPUD Melukai Perasaan Masyarakat Memberamo Tengah

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Gagal melaksanakan pleno di Kabagma, Ibukota Kabupaten Memberamo Tengah, KPUD memaksakan..
Arena - 1 minggu yang lalu

Makin Eksis, Pengurus Pengkot ABTI Jaktim Diterima KONI Jakarta Timur

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Tampaknya cabang olahraga bola tangan semakin eksis di DKI Jakarta. Setelah diterima..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Situasi Memberamo Tengah Mencekam, Bupati Tidak Berani Masuk Ibukota Kobakma Usai Keputusan MK

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Situasi Kabupaten Memberamo Tengah saat ini mencekam usai keputusan Mahkamah Konstitusi..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close