Jumat, 17 Januari 2020 WIB

Kerusuhan di Papua, Jimmy Demianus Idjie :  Disinyalir Ada Pihak Ingin Menjadikan Mahasiswa Papua Sebagai Tumbal

Oleh : Mike Wangge | Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:22 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan, Jimmy Demianus Idjie  mensinyalir ada pihak yang ingin menjadikan mahasiswa Papua sebagai  tumbal dalam rentetan kerusuhan mulai dari penyerangan ke asrama mahasiswa Papua di Surabaya, peristiwa di Malang,  berlanjut hingga kerusuhan di Manokwari,  Jayapura, dan sejumlah kota lain di Papua.

Hal ini disampaikan oleh Jimmy Demianus Idjie dalam suatu wawancara di Jakarta baru-baru ini. Jimmy Deminus Idjie adalah juga seorang anggota Kaukasus   Parlemen Papua di DPR RI.  Berkaitan dengan kerusuhan di Papua yang berawal dari penyerangan di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, dia mengatakan ada kejanggalan dalam peristiwa tersebut.

Menurut Jimmy,  ada indikasi kuat bahwa  peristiwa tersebut bukan kejadian alamiah, tetapi diduga dilakukan by design (desain). Ia mensinyalir demikian, karena menurutnya, tidak mungkin dalam suasana  menjelang HUT kemerdekaan RI ke-74 di Surabaya ada bendera Merah Putih diceburkan ke parit. Buruknya lagi, sebut Jimmy, penyeburan bendera Merah Putih itu dilakukan di parit dekat asrama Mahasiswa Papua.

Setalah penyeburan bendera Merah Putih itu, sebut Jimmy,  hanya dalam waktu singkat tiba-tiba sudah ada massa berjumah sekitar 700 orang menyerang asrama Papua. Mana mungkin bisa terjadi seperti ini kalau peristiwa itu terjadi secara alamiah.

Pada waktu itu juga, sebut Jimmy,  sudah ada polisi sepasukan berada di gerbang asrama dan ikut meneriakan kata-kata rasis.  Keterangan Humas Mabes Polri menyebutkan bahwa polisi melakukan evakuasi dalam rangka menyelematkan mahasiswa Papua, akan tetapi menurut Jimmy, ada insiden penyerbuan ke dalam asrama mahasiswa oleh polisi. Ia menyebutkan itu berdasarkan apa yang dilihatnya melalui sebuah video.

Namun yang terpenting bagi Jimmy adalah mencari siapa di balik aksi penyeburan bendera Merah Putih ke parit, dan siapa yang menggerakkan 700 massa ke asrama mahasiswa tersebut.

Menurut Jimmy, dengan menjatuhkan bendera Merah Putih di parit dekat asrama mahasiswa  Papua jelas secara proximity (kedekatan) mahasiswa di asrama Papua bisa dipastikan menjadi target utamanya. Karena itu Jimmy menyebutkan ada pihak yang ingin menjadikan mahasiswa Papua sebagai tumbal untuk tujuan tertentu melihat situasi kekinian bangsa Indonesia.

Yang pasti bahwa akibat setingan  desain seperti itu, hasilnya adalah terbakarnya amarah massa  Papua– emoh - di Manokwari Papua Barat, di Jayapura Papua, di Sorong dan lain-lain di Tanah Papua.  Massa membakar gedung DPRD di Papua Barat, membakar gedung lain di beberapa kota di Papua. Lebih dari itu massa yang berunjuk rasa di Papua melakukan orasi minta merdeka atau referendum yang bagi Jimmy hal itu sangat tidak mungkin karena integrasi Papua ke dalam NKRI sudah final, sudah selesai  melalui Pepera 1969. 

Terlepas dari orang Papua saat ini mau mengatakan apa,  yang jelas resolusi PBB sudah menerimanya, dan Papua dalam pangkuan NKRI sudah final jelas Jimmy yang pada tahun 1998 pernah menghadiri pembentukan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua) di Pulau Jawa yang tujuannya memperjuangkan kemerdekaan untuk Papua.

Karena itu Jimmy meminta agar pihak kepolisian harus mengungkap secara tuntas dan profesional siapa dalang di balik penyerangan tersebut. Ia juga meminta agar pihak kepolian demikian juga dengan TNI agar lebih arif dalam menangani masyarakat Papua. Selama ini Jimmy melihat bahwa pihak keamanan melihat orang Papua seperti musu.

“Mahasiwa Papua bukan teroris yang kalian harus hadapi dengan kekerasan,  jangan anggap sebagai musu besar,” sebut Jimmy.

Dia mengatakan selama penanganan masih dengan pola-pola seperti itu selama itu pula sulit bisa  mencari ada damai bagi keduanya. Sebenarnya pendekatan secara humanis yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo sekarang ini adalah pendekatan yang cocok di mata seluruh masyarakat Papua. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Jalan Perbatasan Bandara Halimperdanakusuma Amblas

Porosjakarta.com,Halim - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta membuat tebing sungai Sunter di jalan Kerja..
Arena - 2 minggu yang lalu

KONI Jakarta Timur Beri Penghargaan Pada Pesilat Berprestasi Nasional

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Ketua KONI Jakarta Timur, Drs Wilbertus Sihotang memberi penghargaan kepada atlet..
Hiburan - 3 minggu yang lalu

Roby Bo Tampang Galak Hati Pelawak

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Penampilan aktor Roby Bo keseharian dan ketika akting di sinetron dan layar lebar berbeda..
Wirausaha - 3 minggu yang lalu

Pusat Kuliner UMKM Karet Tengsin, Tempat Nyaman dan Bersih Sajikan Aneka Makanan Lezat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Bagi Anda yang bekerja di kawasan Karet Tengsin, berdekatan dengan CityWalk, Jakarta..
Jakarta Timur - 3 minggu yang lalu

Kado Natal MRJ Terus Mengalir Untuk Masyarakat Papua Pedalaman

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Tak hanya sekali, kado Natal dari perusahaan Merauke Rayon Jaya (MRJ) dibagikan kepada..
Bisnis - 4 minggu yang lalu

BPDPKS Dukung Industri Sawit Indonesia Lebih Berkelanjutan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memberi dukungan untuk..
Wirausaha - 4 minggu yang lalu

Komite Pedagang Pasar Ajak Pedagang Masyarakat Bantu Penjualan Produk Bulog Lewat Aplikasi Kepasar Dan RPK TPK

POROSJAKARTA.COM.JAKARTA - Komite Pedagang Pasar (KPP) berencana membantu penjualan produk-produk Perum Badan..
Nusantara - 4 minggu yang lalu

Bingkisan Natal  Merauke Rayon Jaya (MRJ) Untuk Warga Papua Menjelang Natal

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA.  Terang Natal selalu memberi harapan  pasti tentang damai sejahtera dan..
Bodetabek - 4 minggu yang lalu

Hasil Survey Penilaian Panti Werdha 2019 di Indonesia

POROSJAKARTA.COM, CIKARANG.  Berdasarkan Data dari berbagai sumber di internet seperti Badan Pusat Statistik..
Televisi - 1 bulan yang lalu

Ninmedia Menang atas RCTI di Pengadilan Niaga Jakarta

POROSJAKARTA, Senen - Sidang Gugatan RCTI terhadap Ninmedia terkait hak cipta di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat telah..
Lihat Semua

Close

Lihat Semua


Indeks


Close
Close