Minggu, 15 September 2019 WIB

Kerusuhan di Papua, Jimmy Demianus Idjie :  Disinyalir Ada Pihak Ingin Menjadikan Mahasiswa Papua Sebagai Tumbal

Oleh : Mike Wangge | Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:22 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan, Jimmy Demianus Idjie  mensinyalir ada pihak yang ingin menjadikan mahasiswa Papua sebagai  tumbal dalam rentetan kerusuhan mulai dari penyerangan ke asrama mahasiswa Papua di Surabaya, peristiwa di Malang,  berlanjut hingga kerusuhan di Manokwari,  Jayapura, dan sejumlah kota lain di Papua.

Hal ini disampaikan oleh Jimmy Demianus Idjie dalam suatu wawancara di Jakarta baru-baru ini. Jimmy Deminus Idjie adalah juga seorang anggota Kaukasus   Parlemen Papua di DPR RI.  Berkaitan dengan kerusuhan di Papua yang berawal dari penyerangan di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, dia mengatakan ada kejanggalan dalam peristiwa tersebut.

Menurut Jimmy,  ada indikasi kuat bahwa  peristiwa tersebut bukan kejadian alamiah, tetapi diduga dilakukan by design (desain). Ia mensinyalir demikian, karena menurutnya, tidak mungkin dalam suasana  menjelang HUT kemerdekaan RI ke-74 di Surabaya ada bendera Merah Putih diceburkan ke parit. Buruknya lagi, sebut Jimmy, penyeburan bendera Merah Putih itu dilakukan di parit dekat asrama Mahasiswa Papua.

Setalah penyeburan bendera Merah Putih itu, sebut Jimmy,  hanya dalam waktu singkat tiba-tiba sudah ada massa berjumah sekitar 700 orang menyerang asrama Papua. Mana mungkin bisa terjadi seperti ini kalau peristiwa itu terjadi secara alamiah.

Pada waktu itu juga, sebut Jimmy,  sudah ada polisi sepasukan berada di gerbang asrama dan ikut meneriakan kata-kata rasis.  Keterangan Humas Mabes Polri menyebutkan bahwa polisi melakukan evakuasi dalam rangka menyelematkan mahasiswa Papua, akan tetapi menurut Jimmy, ada insiden penyerbuan ke dalam asrama mahasiswa oleh polisi. Ia menyebutkan itu berdasarkan apa yang dilihatnya melalui sebuah video.

Namun yang terpenting bagi Jimmy adalah mencari siapa di balik aksi penyeburan bendera Merah Putih ke parit, dan siapa yang menggerakkan 700 massa ke asrama mahasiswa tersebut.

Menurut Jimmy, dengan menjatuhkan bendera Merah Putih di parit dekat asrama mahasiswa  Papua jelas secara proximity (kedekatan) mahasiswa di asrama Papua bisa dipastikan menjadi target utamanya. Karena itu Jimmy menyebutkan ada pihak yang ingin menjadikan mahasiswa Papua sebagai tumbal untuk tujuan tertentu melihat situasi kekinian bangsa Indonesia.

Yang pasti bahwa akibat setingan  desain seperti itu, hasilnya adalah terbakarnya amarah massa  Papua– emoh - di Manokwari Papua Barat, di Jayapura Papua, di Sorong dan lain-lain di Tanah Papua.  Massa membakar gedung DPRD di Papua Barat, membakar gedung lain di beberapa kota di Papua. Lebih dari itu massa yang berunjuk rasa di Papua melakukan orasi minta merdeka atau referendum yang bagi Jimmy hal itu sangat tidak mungkin karena integrasi Papua ke dalam NKRI sudah final, sudah selesai  melalui Pepera 1969. 

Terlepas dari orang Papua saat ini mau mengatakan apa,  yang jelas resolusi PBB sudah menerimanya, dan Papua dalam pangkuan NKRI sudah final jelas Jimmy yang pada tahun 1998 pernah menghadiri pembentukan AMP (Aliansi Mahasiswa Papua) di Pulau Jawa yang tujuannya memperjuangkan kemerdekaan untuk Papua.

Karena itu Jimmy meminta agar pihak kepolisian harus mengungkap secara tuntas dan profesional siapa dalang di balik penyerangan tersebut. Ia juga meminta agar pihak kepolian demikian juga dengan TNI agar lebih arif dalam menangani masyarakat Papua. Selama ini Jimmy melihat bahwa pihak keamanan melihat orang Papua seperti musu.

“Mahasiwa Papua bukan teroris yang kalian harus hadapi dengan kekerasan,  jangan anggap sebagai musu besar,” sebut Jimmy.

Dia mengatakan selama penanganan masih dengan pola-pola seperti itu selama itu pula sulit bisa  mencari ada damai bagi keduanya. Sebenarnya pendekatan secara humanis yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo sekarang ini adalah pendekatan yang cocok di mata seluruh masyarakat Papua. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Arena - 5 hari yang lalu

Rizky Darmawan, Tak Pernah Meremehkan Lawan, Emas PON XX Papua Tetap Dalam Impian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesona gadis cantik di layar Hp dalam genggaman tangganya seperti tak pernah lepas dari..
1 minggu yang lalu

Kembali ke Jalur Musik, Rani Ve Aransemen Ulang Lagu Karya 2D “Masih Ada”

POROSJAKARTA.COM- Kembali ke industri musik tanah air, setelah sempat menyibukkan diri di dunia bisnis, membuat Rani..
Arena - 1 minggu yang lalu

Panitia POMNAS Gulat Siap Sukseskan Pelaksanaan POMNAS 2019

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Panitia POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) khusus cabang olahraga gulat..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Semakin Diminati Masyarakat, MeMiles Gelar “Gebyar MeMiles 100 Miliar Menuju 1 Triliun”

POROSJAKARTA.COM, TEBET - Bisnis berbasis aplikasi bernama MeMiles, yang didirikan sejak April silam, semakin..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Pengkot Pertina Jakarta Timur Dikukuhkan, Erwin Tobing Ketua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pertina (Persatuan Tinju Seluruh Indonesia) Kota Jakarta Timur dikukuhkan oleh..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Babak Baru Klaim Tanah Yayasan Taman Ismail Marzuki

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Pengadilan Negeri Kota Bekasi menggelar Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' Obyek Perkara dalam..
Arena - 2 minggu yang lalu

Blusukan Ke Malang, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron, Memuji Dua Dedengkot Gulat Nasional

POROSJAKARTA.COM, MALANG - Tidak hanya Presiden RI Joko Widodo yang melakukan blusukan ke berbagai pelosok Tanah Air...
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Bisnis Aplikasi Advertising MeMiles Targetkan Sejuta Viewer Dalam Sebulan

POROSJAKARTA.COM, HALIM PK - Dalam waktu yang relatif singkat, bisnis berbasis aplikasi yang diberi nama MeMiles kian..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

SDN Makasar 01 Pagi Jakarta, Rayakan Tahun Baru Islam dengan Pawai

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR -  Pelajar  SDN Makasar 01 Pagi Jakarta Timur ikut memeriahkan pawai..
Arena - 2 minggu yang lalu

Suport Tim Gulat DKI, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron Datang ke Malang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P. Wibowo menyempatkan diri datang ke markas..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close