Minggu, 15 September 2019 WIB

Babak Baru Klaim Tanah Yayasan Taman Ismail Marzuki

Oleh : Rafi Adam | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 09:50 WIB


Proses Sidang Pemeriksaan Setempat/ ist

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Pengadilan Negeri Kota Bekasi menggelar Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' Obyek Perkara dalam perkara nomor : 142/Pdt.G/2019/PN.Bks Kota Bekasi pada Jumat (30/8/2019), di lokasi obyek perkara seluas 1.781 m2 di Kampung Rawa Semut, Jati Asih, Kota Bekasi atas nama Ahmad Surya Ghumbyra.

Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' dipimpin Ketua Hakim Djuyamto SH didampingi kuasa hukum dari Penggugat A.Yetty Lentari, SH serta kuasa hukum dari Tergugat Juanda SH dan Muslim SH. Sidang tersebut disaksikan pemegang kuasa Penggugat dan para Ahli Waris, masyarakat, Aparat Keamanan dan staf Kelurahan.

Setelah menentukan batas obyek perkara baik dari penjelasan Penggugat maupun Tergugat, ditemukan fakta bahwa didalam obyek perkara yang di klaim Penggugat seluas 6.600 meter persegi terdapat Sertifikat Hak Milik (SHM) Tanah an Alm.Pudjiono.

Terungkap, klaim penggugat pada tahun 2018 seluas 6.600 meter persegi tersebut, kini sudah dimiliki orang lain, salah satunya meĺalui kepemilikan SHM an Alm.Pudjiono tersebut. Bahkan dalam surat keterangan status tanah yang lain, terungkap juga bahwa status tanah penggugat merupakan tanah sawah, bukan tanah darat, demikian ditegaskan kuasa hukum Tergugat, Muslim SH.

Umartoyo dan Muhamad /ist

Umartoyo dan Muhamad /ist

Dan hal lain yang juga menguatkan yakni di SP3 kannya, laporan Penggugat melalui kuasanya, Muhammad, pada 9 Februari 2019 lalu, yang melaporkan ahli waris dengan tuduhan surat palsu. Atas laporan itu, ahli waris dipanggil dan kemudian keluar SP2HP dan tiga AJB yang identik dengan AJB milik Tergugat.

“Artinya AJB tersebut Asli dan Ahli Waris tidak melawan hukum, sehingga pihak Kepolisian mengeluarkan SP3 atas laporan tersebut atau Tidak Cukup Bukti,” ujar Juanda SH.

Sementara terkait klaim Penggugat Muhammad dan kuasa hukumnya, A.Yetty Lentari, SH, yang menyatakan bahwa mereka memiliki 'Surat Pengembalian' dari Yayasan Taman Ismail Marzuki (Yayasan TIM) kepada ahli waris, dengan tegas Ketua Yayasan TIM Umaryoto menyatakan bahwa hal itu tidak benar dan tidak pernah ada.

"Yang ada justru, Surat Pelepasan Hak atas tanah 7 Hektar milik Yayasan TIM kepada para Seniman, Budayawan, Karyawan, Wartawan, Dosen dan sebagainya. Dan pelepasan tersebut ada SK Gubernurnya. Terbukti milik alm.dosen Pudjiono sudah dapat di SHM," jelas Umaryoto.

Juanda SH latar belakang objek perkara /ist

Selanjutnya Juanda SH selaku kuasa hukum Ahmad Surya Ghumbyra menyatakan bahwa sidang lapangan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku, apalagi para pemilik kavling lainnya juga hadir seperti Hikmat Darmawan yang mewakili Irma Indarto, TD Lumban Batu yang memiliki kavling persis di sebelah Barat obyek perkara.

Seperti diketahui, untuk menghadapi sengketa ini, Juanda SH mempersiapkan dokumen pendukung, Surat Bebas Sengketa dari Kelurahan Jatiasih, bukti PBB hingga tahun 2017, Surat Ketetapan Iuran Pembangunan Daerah atas nama Ahmad Surya Ghumbyra tahun 1981, Surat Keterangan dari 8 Ahli Waris.

Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' dipimpin Ketua Hakim Djuyamto SH

Surat Keterangan dari Yayasan Kesejahteraan Karyawan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki Nomor 011/YKKPKJTIM/VII/2017, tertanggal 20 Juli 2017, yang ditandatangani Ketua YKKPKJTIM, Drs.Umaryoto.

Surat Pelepasan Hak tertanggal 9 Juni 1976, AJB 1216, AJB 1217, AJB 759 yang diterbitkan pada 1981 di Kecamatan Pondok Gede (sekarang kecamatan Jatiasih), termasuk berkas Girik Asli 1845 Persil 11.DI yang di pegang BPN terkait dengan peningkatan status tanah (yang selanjutnya jadi warkah) juga lengkap.

Dan pertama kali Penggugat pada 2018 mengklaim terjadi penyerobotan atas tanah yang dalam gugatan itu disebutkan, bahwa tanah itu luasnya 6.600 M2. Padahal yang dikuasai tergugat sesuai hasil ukur BPN tersebut yakni seluas 1.731M2.[]

 


Komentar


Arena - 5 hari yang lalu

Rizky Darmawan, Tak Pernah Meremehkan Lawan, Emas PON XX Papua Tetap Dalam Impian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesona gadis cantik di layar Hp dalam genggaman tangganya seperti tak pernah lepas dari..
1 minggu yang lalu

Kembali ke Jalur Musik, Rani Ve Aransemen Ulang Lagu Karya 2D “Masih Ada”

POROSJAKARTA.COM- Kembali ke industri musik tanah air, setelah sempat menyibukkan diri di dunia bisnis, membuat Rani..
Arena - 1 minggu yang lalu

Panitia POMNAS Gulat Siap Sukseskan Pelaksanaan POMNAS 2019

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Panitia POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional) khusus cabang olahraga gulat..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Semakin Diminati Masyarakat, MeMiles Gelar “Gebyar MeMiles 100 Miliar Menuju 1 Triliun”

POROSJAKARTA.COM, TEBET - Bisnis berbasis aplikasi bernama MeMiles, yang didirikan sejak April silam, semakin..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Pengkot Pertina Jakarta Timur Dikukuhkan, Erwin Tobing Ketua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengurus Pertina (Persatuan Tinju Seluruh Indonesia) Kota Jakarta Timur dikukuhkan oleh..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Babak Baru Klaim Tanah Yayasan Taman Ismail Marzuki

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Pengadilan Negeri Kota Bekasi menggelar Sidang 'Pemeriksaan Setempat ' Obyek Perkara dalam..
Arena - 2 minggu yang lalu

Blusukan Ke Malang, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron, Memuji Dua Dedengkot Gulat Nasional

POROSJAKARTA.COM, MALANG - Tidak hanya Presiden RI Joko Widodo yang melakukan blusukan ke berbagai pelosok Tanah Air...
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Bisnis Aplikasi Advertising MeMiles Targetkan Sejuta Viewer Dalam Sebulan

POROSJAKARTA.COM, HALIM PK - Dalam waktu yang relatif singkat, bisnis berbasis aplikasi yang diberi nama MeMiles kian..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

SDN Makasar 01 Pagi Jakarta, Rayakan Tahun Baru Islam dengan Pawai

POROSJAKARTA.COM, MAKASAR -  Pelajar  SDN Makasar 01 Pagi Jakarta Timur ikut memeriahkan pawai..
Arena - 2 minggu yang lalu

Suport Tim Gulat DKI, Ketua Umum KONI DKI, Djamhuron Datang ke Malang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P. Wibowo menyempatkan diri datang ke markas..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close