Jumat, 29 Mei 2020 WIB

Demi Menjaga Keutuhan KOI, Oegroseno Memilih Mundur dari Pencalonan Ketua Umum KOI

Oleh : Mike Wangge | Minggu, 06 Oktober 2019 | 19:22 WIB


Foto : PJ/Mike Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH, MH (kanan)

 POROSJAKARTA.COM, JAKARTA  -  Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH, MH, memilih lebih baik mundur dari rencana pencalonannya untuk maju dalam konstelasi pemilihan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023 dalam kongres yang akan berlangsung pada tanggal 9 Oktober 2019 yang akan datang.

Oegroseno menyatakan  mundur melalui juru bicaranya, Umbu S. Samapatty, SH, MH setelah keduanya tiba di KOI di Gedung FX lantai 11 GBK untuk mendaftarkan diri sebagai calon pada Minggu (6/10/2019) petang. Oegeoseno bersama Umbu Samapatty mesti datang hari itu ke KOI sebab batas waktu pendaftaran adalah Minggu tanggal 6 Oktober dan ditutup pada pukul 20.00 wib.

"Tepat jam 17.15 wib, atau setelah 15 menit tiba di KOI  di lantai 11 Gedung FX, Pak Oegroseno menyatakan ia memilih mundur untuk tidak menimbulkan kubu-kubuan di antara kedua calon. Tidak baik seperti itu," tutur Umbu Samapatty menirukan ucapan Oegroseno yang adalah juga Vice Presiden Tenis Meja Asia ini.

"Saya tidak bisa memaksa Pak Oegroseno untuk tetap maju, karena saya melihat niat baik Pak Oegroseno untuk melakukan perubahan pada dunia olahraha Indonesia. Ia memikiki kapasitas, dan kapabilitas, untuk mengurai carut-marut olahraga Indonesia bila dalam statusnya sebagai Ketua Umum KOI dan sebagai pemegang salah satu stakeholder olahraga Indonesia. Tetapi yang bertutur pada saya adalah suara hati Pak Oegroseno, dan saya tak mungkin bisa melawan suara hati itu," jelas Umbu, pengacara yang sudah 30 tahun malang melintang di organisasi olahraga Indonesia ini.

Dia mengatakan dari tata cara deklarasi yang dilakukan oleh salah satu calon, Oegroseno melihat situasi itu akan persis sama membawah ke suasana polarisasi atau terbelahnya dua kubu besar seperti pada waktu Pilpres kemarin. Sebagai mantan pejabat tinggi Polri, apalagi mantan Wakapolri, menurut Umbu, Oegroseno  tak ingin suasana seperti Pilpres kemarin terulang kembali, apalagi itu terjadi di dalam dunia olahraga. Lebih baik mundur dan menyerahkan pekerjaan besar itu pada yang lebih mudah dan lebih energik sebut Umbu Samapatty.

Apa yang salah dengan deklarasi yang dilakukan oleh Raja Sapta Oktohari? Menurut Umbu, bila baru bakal calon sudah menyeret cabor-cabor lewat sebuah deklarasi dengan membawa bendera (petaka) cabor itu sudah pasti cabor-cabor akan terseret dalam perpecahan, terbelah dalam kubu-kubu yang tidak perlu, dan itu yang tidak diinginkan oleh Oegroseno.

Satu lagi sebut Umbu yang keliru dalam deklarasi adalah Cabor tenis meja, bendera/petakanya turut terpajang dalam deklarasi calon. Padahal ketua umum tenis meja yang di akui KOI adalah PP PTMSI pimpinan Oegroseno. Apapun alasannya tidak boleh KOI melakukan seperti itu.  Satu lagi menurut Umbu tentang tidak fairnya tim penyaringan. Satu lagi menurutnya, tim penyaringan tidak fair. Coba cek siapa mereka dalam tim penyaringan itu, kedua, tidak memberi kesempatan yang luas agar lebih banyak calon yang  maju dalam pencalonan. Kalau banyak pasti bagus dan berkualitas. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Sosok - 2 hari yang lalu

Begini Kisah Perjalanan Hidup Rusli Habibie Hingga Jadi Gubernur

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak ia kecil..
Jakarta Selatan - 3 hari yang lalu

Kirim Puluhan Karangan Bunga, Korban KSP Indosurya Cipta Dukung Polisi Tuntaskan Kasus

Porosjakarta.com, Kebayoran Baru – Ada pemandangan berbeda di halaman gedung Bareskrim Polri di Jalan..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Diduga Korupsi, Walikota Sorong Klarifikasi Ke KPK Dengan Membawa Buktinya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, melakukan klarifikasi ke KPK Pusat atas dugaan korupsi..
Jakarta Utara - 1 minggu yang lalu

Masa PSBB, 102 Perempuan dan Anak Terima Bantuan Sosial

POROSJAKARTA.COM, CILINCING - Kelurahan Sukapura mendapatkan kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Jelang Akhir PSBB, 1.228 Disabilitas, Lansia dan 296 Anak Panti Asuhan Terima Bantuan

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Sebanyak 1.228 disabilitas dan kaum lanjut usia (lansia) menikmati bantuan pangan..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Gerakan Peduli Jurnalis Distribusikan Sembako Tahap ke-3 Untuk 100 Wartawan

Porosjakarta.com, Pasar Minggu – Selama Ramadhan di masa Pandemi Covid-19, Gerakan Peduli Jurnalis sudah tiga..
Metro - 1 minggu yang lalu

Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan FKBN Kemhan RI Baksos Untuk Prajurit yang Berjaga

POROSJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengacara Sunan Kalijaga Bersama Artis dan Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

Kunjungan ke Pusku Kemhan RI, Prabowo Disambut Anggota FKBN

POROSAKARTA.COM, MENTENG - Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja..
Jakarta Barat - 2 minggu yang lalu

BNI Berbagi untuk Membantu Masyarakat yang Terdampak Corona

Porosjakarta.com, Tamansari -  Bulan suci Ramadan 1441 Hijriah terasa lebih istimewa karena pada saat umat Islam..
Jakarta Pusat - 2 minggu yang lalu

Cegah Penyebaran Covid-19, Prabowo Minta FKBN Himbau Masyarakat Tidak Mudik

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap Forum..
Lihat Semua

Close





Close
Close