Jumat, 22 Nopember 2019 WIB

Demi Menjaga Keutuhan KOI, Oegroseno Memilih Mundur dari Pencalonan Ketua Umum KOI

Oleh : Mike Wangge | Minggu, 06 Oktober 2019 | 19:22 WIB


Foto : PJ/Mike Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH, MH (kanan)

 POROSJAKARTA.COM, JAKARTA  -  Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH, MH, memilih lebih baik mundur dari rencana pencalonannya untuk maju dalam konstelasi pemilihan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023 dalam kongres yang akan berlangsung pada tanggal 9 Oktober 2019 yang akan datang.

Oegroseno menyatakan  mundur melalui juru bicaranya, Umbu S. Samapatty, SH, MH setelah keduanya tiba di KOI di Gedung FX lantai 11 GBK untuk mendaftarkan diri sebagai calon pada Minggu (6/10/2019) petang. Oegeoseno bersama Umbu Samapatty mesti datang hari itu ke KOI sebab batas waktu pendaftaran adalah Minggu tanggal 6 Oktober dan ditutup pada pukul 20.00 wib.

"Tepat jam 17.15 wib, atau setelah 15 menit tiba di KOI  di lantai 11 Gedung FX, Pak Oegroseno menyatakan ia memilih mundur untuk tidak menimbulkan kubu-kubuan di antara kedua calon. Tidak baik seperti itu," tutur Umbu Samapatty menirukan ucapan Oegroseno yang adalah juga Vice Presiden Tenis Meja Asia ini.

"Saya tidak bisa memaksa Pak Oegroseno untuk tetap maju, karena saya melihat niat baik Pak Oegroseno untuk melakukan perubahan pada dunia olahraha Indonesia. Ia memikiki kapasitas, dan kapabilitas, untuk mengurai carut-marut olahraga Indonesia bila dalam statusnya sebagai Ketua Umum KOI dan sebagai pemegang salah satu stakeholder olahraga Indonesia. Tetapi yang bertutur pada saya adalah suara hati Pak Oegroseno, dan saya tak mungkin bisa melawan suara hati itu," jelas Umbu, pengacara yang sudah 30 tahun malang melintang di organisasi olahraga Indonesia ini.

Dia mengatakan dari tata cara deklarasi yang dilakukan oleh salah satu calon, Oegroseno melihat situasi itu akan persis sama membawah ke suasana polarisasi atau terbelahnya dua kubu besar seperti pada waktu Pilpres kemarin. Sebagai mantan pejabat tinggi Polri, apalagi mantan Wakapolri, menurut Umbu, Oegroseno  tak ingin suasana seperti Pilpres kemarin terulang kembali, apalagi itu terjadi di dalam dunia olahraga. Lebih baik mundur dan menyerahkan pekerjaan besar itu pada yang lebih mudah dan lebih energik sebut Umbu Samapatty.

Apa yang salah dengan deklarasi yang dilakukan oleh Raja Sapta Oktohari? Menurut Umbu, bila baru bakal calon sudah menyeret cabor-cabor lewat sebuah deklarasi dengan membawa bendera (petaka) cabor itu sudah pasti cabor-cabor akan terseret dalam perpecahan, terbelah dalam kubu-kubu yang tidak perlu, dan itu yang tidak diinginkan oleh Oegroseno.

Satu lagi sebut Umbu yang keliru dalam deklarasi adalah Cabor tenis meja, bendera/petakanya turut terpajang dalam deklarasi calon. Padahal ketua umum tenis meja yang di akui KOI adalah PP PTMSI pimpinan Oegroseno. Apapun alasannya tidak boleh KOI melakukan seperti itu.  Satu lagi menurut Umbu tentang tidak fairnya tim penyaringan. Satu lagi menurutnya, tim penyaringan tidak fair. Coba cek siapa mereka dalam tim penyaringan itu, kedua, tidak memberi kesempatan yang luas agar lebih banyak calon yang  maju dalam pencalonan. Kalau banyak pasti bagus dan berkualitas. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Jak Info - 2 hari yang lalu

Pemprov DKI Jakarta melakukan serangkaian pencegahan untuk antisipasi datangnya genangan air yang tinggi.

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Beberapa hari ini, sudah kelihatan musim hujan tengah datang di Jakarta. Pemprov DKI..
Sosok - 3 hari yang lalu

Kadiv Humas Polri Pimpin Upacara Pelantikan Karopenmas Polri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen (Pol) Muhammad Iqbal memimpin langsung upacara..
Jakarta Barat - 3 hari yang lalu

Menurunnya Jumlah Suara Pada Pemilu Lalu, Tokoh Adat Papua Bertekad Bertemu Ketua Fraksi Partai Demokrat di Jakarta

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Menurunnya secara siknifikan suara dan kuarsi DPRD Partai Demokrat di seluruh..
Metro - 1 minggu yang lalu

Ini Sosok Penabrak Grabwheel di Senayan

Porosjakarta.com, Senayan - Tabrakan yang menyebabkan pengendara Grabwheel tewas akhirnya terungkap siapa sosok yang..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Bamsoet: Negara Demokrasi Kuat Jika Partai Politiknya Kuat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memaparkan dalam sebuah negara demokrasi, termasuk..
Jakarta Selatan - 1 minggu yang lalu

Fahira Idris: Jakarta Punya Potensi Jadi Kota Ramah Sepeda

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA.Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadikan ibu kota sebagai tempat..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Prof. Rokhmin Dahuri Mengajak FP2TPKI Membangun Sektor Kemaritiman

POROSJAKARTA.COM, PURWOKERTO - Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) bekerja..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Napak Tilas Sejarah Digelar PDI Perjuangan Jakarta Timur

POROSJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2019, Dewan Pimpinan Cabang..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

Pertemuan Ilmiah Tahunan XVI, Prof. Rokhmin Dahuri: Indonesia Harus Mampu Meningkatkan Inovasi Kelautan

POROSJAKARTA.COM, MALUKU – Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI)  menyelenggarakan Pertemuan..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Iuran BPJS Kesehatan Naik 100%, KPCDI: Seperti Bayar Pajak Mobil Kelas Premium!

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Kebijakan Pemerintah yang menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan sebesar 100% di tahun 2020..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close