Minggu, 23 Pebruari 2020 WIB

Demi Menjaga Keutuhan KOI, Oegroseno Memilih Mundur dari Pencalonan Ketua Umum KOI

Oleh : Mike Wangge | Minggu, 06 Oktober 2019 | 19:22 WIB


Foto : PJ/Mike Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH, MH (kanan)

 POROSJAKARTA.COM, JAKARTA  -  Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH, MH, memilih lebih baik mundur dari rencana pencalonannya untuk maju dalam konstelasi pemilihan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023 dalam kongres yang akan berlangsung pada tanggal 9 Oktober 2019 yang akan datang.

Oegroseno menyatakan  mundur melalui juru bicaranya, Umbu S. Samapatty, SH, MH setelah keduanya tiba di KOI di Gedung FX lantai 11 GBK untuk mendaftarkan diri sebagai calon pada Minggu (6/10/2019) petang. Oegeoseno bersama Umbu Samapatty mesti datang hari itu ke KOI sebab batas waktu pendaftaran adalah Minggu tanggal 6 Oktober dan ditutup pada pukul 20.00 wib.

"Tepat jam 17.15 wib, atau setelah 15 menit tiba di KOI  di lantai 11 Gedung FX, Pak Oegroseno menyatakan ia memilih mundur untuk tidak menimbulkan kubu-kubuan di antara kedua calon. Tidak baik seperti itu," tutur Umbu Samapatty menirukan ucapan Oegroseno yang adalah juga Vice Presiden Tenis Meja Asia ini.

"Saya tidak bisa memaksa Pak Oegroseno untuk tetap maju, karena saya melihat niat baik Pak Oegroseno untuk melakukan perubahan pada dunia olahraha Indonesia. Ia memikiki kapasitas, dan kapabilitas, untuk mengurai carut-marut olahraga Indonesia bila dalam statusnya sebagai Ketua Umum KOI dan sebagai pemegang salah satu stakeholder olahraga Indonesia. Tetapi yang bertutur pada saya adalah suara hati Pak Oegroseno, dan saya tak mungkin bisa melawan suara hati itu," jelas Umbu, pengacara yang sudah 30 tahun malang melintang di organisasi olahraga Indonesia ini.

Dia mengatakan dari tata cara deklarasi yang dilakukan oleh salah satu calon, Oegroseno melihat situasi itu akan persis sama membawah ke suasana polarisasi atau terbelahnya dua kubu besar seperti pada waktu Pilpres kemarin. Sebagai mantan pejabat tinggi Polri, apalagi mantan Wakapolri, menurut Umbu, Oegroseno  tak ingin suasana seperti Pilpres kemarin terulang kembali, apalagi itu terjadi di dalam dunia olahraga. Lebih baik mundur dan menyerahkan pekerjaan besar itu pada yang lebih mudah dan lebih energik sebut Umbu Samapatty.

Apa yang salah dengan deklarasi yang dilakukan oleh Raja Sapta Oktohari? Menurut Umbu, bila baru bakal calon sudah menyeret cabor-cabor lewat sebuah deklarasi dengan membawa bendera (petaka) cabor itu sudah pasti cabor-cabor akan terseret dalam perpecahan, terbelah dalam kubu-kubu yang tidak perlu, dan itu yang tidak diinginkan oleh Oegroseno.

Satu lagi sebut Umbu yang keliru dalam deklarasi adalah Cabor tenis meja, bendera/petakanya turut terpajang dalam deklarasi calon. Padahal ketua umum tenis meja yang di akui KOI adalah PP PTMSI pimpinan Oegroseno. Apapun alasannya tidak boleh KOI melakukan seperti itu.  Satu lagi menurut Umbu tentang tidak fairnya tim penyaringan. Satu lagi menurutnya, tim penyaringan tidak fair. Coba cek siapa mereka dalam tim penyaringan itu, kedua, tidak memberi kesempatan yang luas agar lebih banyak calon yang  maju dalam pencalonan. Kalau banyak pasti bagus dan berkualitas. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Warga Pondok Kopi tuntut Mafia Tanah

Porosjakarta.com, Pondok Kopi -  Warga RT 05/ RW 11 Sabtu, 8/02/2020 akan menggelar aksi demonstrasi di kp...
Bisnis - 2 minggu yang lalu

Lembaga Penyiaran yang tak Berizin Siaran di Satelit Merugikan Negara

Jakarta- Lembaga penyiaran yang bersiaran di Indonesia ada kewajiban mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran..
Televisi - 2 minggu yang lalu

Lembaga Penyiaran Siaran di Satelit Tanpa Izin Merugikan Negara dan Diancam Pidana

Porosjakarta.com, Medan - Lembaga Penyiaran yang bersiaran di satelit berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002..
Televisi - 2 minggu yang lalu

Lembaga Penyiaran Siaran di Satelit harus Miliki Izin dari Menkominfo

Porosjakarta, Gambir - Banyaknya lembaga penyiaran yang menggunakan satelit masih ada yang belum memiliki izin dari..
Televisi - 1 bulan yang lalu

Kisruh TVRI, Mola TV Harus Bertanggungjawab Terkait Siaran Liga Inggris

Porosjakarta.com, Senayan - Beredarnya pemberitaan dan informasi tentang pemberhentian Helmy Yahya oleh Dewan..
Jakarta Timur - 1 bulan yang lalu

Status Tersangka 'Digantung', Kuasa HUkum Mikael Kambuaya Meminta KPK Hentikan Penyidikan Terhadap Kleannya

POROSJAKARTA.COM - JAKARTA - Perubahan Undang-Undang KPK nomor 30 tahun 2002 ke Undang Undang KPK yang baru nomor 19..
Jakarta Timur - 1 bulan yang lalu

Jalan Perbatasan Bandara Halimperdanakusuma Amblas

Porosjakarta.com,Halim - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta membuat tebing sungai Sunter di jalan Kerja..
Arena - 1 bulan yang lalu

KONI Jakarta Timur Beri Penghargaan Pada Pesilat Berprestasi Nasional

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Ketua KONI Jakarta Timur, Drs Wilbertus Sihotang memberi penghargaan kepada atlet..
Hiburan - 1 bulan yang lalu

Roby Bo Tampang Galak Hati Pelawak

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Penampilan aktor Roby Bo keseharian dan ketika akting di sinetron dan layar lebar berbeda..
Wirausaha - 2 bulan yang lalu

Pusat Kuliner UMKM Karet Tengsin, Tempat Nyaman dan Bersih Sajikan Aneka Makanan Lezat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Bagi Anda yang bekerja di kawasan Karet Tengsin, berdekatan dengan CityWalk, Jakarta..
Lihat Semua

Close

Lihat Semua


Indeks


Close
Close