Sabtu, 14 Desember 2019 WIB

Menjelang Kongres PSSI, Gendut Donny : Pemilihan Anggota Komite Eksekutif DiharapkanJadi Angin Segar Bagi Kebangkitan Sepakbola Indonesia

Oleh : Mike Wangge | Rabu, 09 Oktober 2019 | 18:34 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Prestasi sepak bola nasional yang stagnan memunculkan sejumlah keprihatinan masyarakat. Gendut Donny, mantan pemain nasional yang kini menekuni kepelatihan berharap pemilihan anggota Komite Eksekutif PSSI --melalui Kongres yang digelar 2 November mendatang di Jakarta- bisa menjadi titik balik untuk membangkitkan prestasi tim nasional Indonesia.

Gendut yang pernah menjadi top scorer di Piala AFF 2000 di Bangkok, berharap PSSI bisa memberikan kesempatan kepada para pelatih muda lokal. Apalagi Gendut dan rekan-rekannya sudah mengikuti sejumlah kursus yang menjadi persyaratan untuk memiliki lisensi kepelatihan.

“Ada banyak klub Liga 1 bahkan Liga 2 yang hingga kini masih mempergunakan jasa pelatih asing meski lisensinya masih dipertanyakan,” ujar Gendut, yang Rabu (9/10/2019) siang berkesempatan bertemu dengan rekan-rekan lamanya dari kalangan wartawan peliput sepak bola nasional, di Bakso Lapangan Tembak Senayan, Jakpus.

Gendut Doni mencontohkan ada pelatih asal Brasil yang sempat terheran-heran dengan modul kepelatihan dalam kursus pelatih yang Gendut dan rekan-rekannya pelajari selama ini.

“Dia mengaku tak pernah mendapatkan modul kepelatihan yang sudah standar di AFC itu. Saya jadi berpikir, bagaimana dia bisa memiliki lisensi kepelatihan kalau modul standar itu tak pernah dipelajarinya,” kata Gendut dalam percakapan intimnya dengan Ary Julianta Tridjaka dan Steven Setiabudi Musa.

Ary Julianta Tridjaka termasuk salah satu bakal calon (balon) anggota Exco PSSI 2019-2024, sementara Steven Setiabudi Musa yang lama menekuni profesi wartawan olahraga, sudah menjadi politisi dan sejak 2014 menjadi anggota DPRD DKI Jakarta.

Gendut Doni kemudian menceritakan pengalaman lain dari rekan-rekannya sesama pelatih muda. Ia, antara lain, menyebut masih adanya campur tangan pengurus atau anggota Komite Eksekutif PSSI di timnas.

“Saya tak usah sebutkan Namanya, tapi orang ini bisa mempengaruhi rekan saya, dulu di timnas senior, yang sempat melatih timnas di Piala AFF lalu. Pengurus ini bahkan ikut menentukan siapa pemain yang sebaiknya turun atau tidak,” kata Gendut.

Bagi pelatih, campur tangan teknis tersebut tentu sangat mengganggu. “Masing-masing pelatih pasti punya idealism sendiri dan argumennya saat menentukan pemain. Sebaiknya soal teknis jangan sampai dicampuri pengurus yang nota bene tak berpengalaman main di lapangan,” ujar Gendut.

Ke depan, ia berharap agar independensi pelatih di timnas, atau bahkan di klub jangan selalu dicampuri oleh pengurus. “Anehnya kalau pelatih asing seperti Luis Milla, tak ada pengurus yang berani turut campur,” papar mantan pemain, Persija, Persijatim, Persebaya dan Persikota itu.

Harapan terbesar Gendut Doni menjelang Kongres Pemilihan Exco PSSI, agar para pemilik suara (voters) mampu memilih figur yang benar-benar memahami sepak bola. Bukan orang-orang baru yang sejatinya tak paham dinamika sepak bola, terutama di PSSI. [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Nusantara - 4 hari yang lalu

Pemekaran Papua Selatan Menjadi Keharusan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah tokoh adat bersama-sama tokoh agama, tokoh masyarat, Pemerintah Daerah..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

KONI Jakarta Timur Gelar Pelatihan Peningkatan Mutu Pelatih

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di masa yang akan datang, KONI Kotamadya..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Resmikan Kantor Hendropriyono, Bamsoet: Peran Swasta Diperlukan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan diperlukan peran serta pihak swasta yang besar..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

Universitas Ciputra Surabaya Jadi Tuan Rumah Konferensi Para Programmer

POROSJAKARTA.COM, Surabaya - Python merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling populer di Indonesia dan..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Next Summit 2019: Prof. Rokhmin Dahuri Nilai Kapitalis Penyebab Kesenjangan Miskin dan Kaya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pakar kemaritiman Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri menjadi salah satu pembicara dalam Next..
Bisnis - 2 minggu yang lalu

Kemenkop dan UKM Apresiasi Peran BPR Perkuat Modal UMKM

POROSJAKARTA.COM, LAMPUNG - Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati menegaskan..
Jakarta Timur - 3 minggu yang lalu

Menkopulhukam, Mahfud MD Minta MOI Ikut Perangi Hoaks, Radikalisme dan Intoleransi

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam), Mahfud MD meminta..
Jak Info - 3 minggu yang lalu

Pemprov DKI Jakarta melakukan serangkaian pencegahan untuk antisipasi datangnya genangan air yang tinggi.

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Beberapa hari ini, sudah kelihatan musim hujan tengah datang di Jakarta. Pemprov DKI..
Jakarta Selatan - 3 minggu yang lalu

Kadiv Humas Polri Pimpin Upacara Pelantikan Karopenmas Polri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen (Pol) Muhammad Iqbal memimpin langsung upacara..
Jakarta Barat - 3 minggu yang lalu

Menurunnya Jumlah Suara Pada Pemilu Lalu, Tokoh Adat Papua Bertekad Bertemu Ketua Fraksi Partai Demokrat di Jakarta

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Menurunnya secara siknifikan suara dan kuarsi DPRD Partai Demokrat di seluruh..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close