Sabtu, 04 Juli 2020 WIB

Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan di Wilayah Bengkulu, Berikut Masukan Dari Prof. Rokhmin Dahuri

Oleh : Mas Husnie | Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:51 WIB


Pakar kelautan dan perikanan, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS menyampaikan sejumlah pemikirannya

POROSJAKARTA.COM, BENGKULU - Provinsi Bengkulu memiliki wilayah pesisir yang terhentang dari Kabupaten Kaur hingga Kabupaten Mukomuko dengan panjang kurang lebih 500 Km, merupakan sebuah potensi yang harus dioptimalkan.

Bertempat di Gedung Serbaguna, Pemprov Bengkulu, Rabu (16/10/2019), diselenggarakan Seminar Nasional “Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan Berbasis Inovasi Untuk Peningkatan Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Secara Berkelanjutan Menuju Provinsi Bengkulu Yang Maju, Sejahtera dan Mandiri".

Pakar kelautan dan perikanan, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS menyampaikan sejumlah pemikirannya untuk mengoptimalkan pembangunan di wilayah tersebut.  Menurutnya, penguatan dan pengembangan teknologi penanganan (handling) dan transportasi hasil perikanan, peningkatan kualitas dan daya saing industri pengolahan hasil perikanan tradisional dan peningkatan kualitas dan daya saing industri pengolahan hasil perikanan modern, merupakan tiga poin penting untuk pengembangan sektor perikanan.

Selain ketiga poin tadi, Rokhmin Dahuri juga menambahkan masukan lain dalam hal pembangunan sektor perikanan khususnya di Bengkulu. Yakni, peningkatan utilisasi perusahaan pengolahan ikan menjadi 90% dari kondisi saat ini 50-60%, pengembangan produk-produk olahan perikanan baru (product development), penyempurnaan packaging dan distribusi produk, penjaminan kontinuitas suplai bahan baku pemerintah harus memastikan, bahwa setiap unit industri pengolahan hasil perikanan memiliki mitra produsen serta standardisasi dan sertifikasi.

“Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan di wilayah pesisir dan laut di Bengkulu yakni, pengembangan sektor perikanan, sektor pariwisata bahari serta konsep pengembangan daerah tepian,” ujar mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-IPB ini juga menjelaskan pentingnya pembangunan baru infrastruktur, fasilitas, dan amenitas pariwisata, promosi dan pemasaran serta Capacity building ASN dan masyarakat untuk lebih ramah terhadap wisatawan, pengunjung, dan tamu.

“Sedangkan untuk konsep pengembangan daerah tepian air baik itu tepi pantai, sungai ataupun danau, Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia ini menyebutnya sebagai waterfront,” terang Ketua Umum Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia ini.

Menurutnya, ini adalah daerah tepi laut, bagian kota yang berbatasan dengan air, daerah pelabuhan Waterfront City/Development juga dapat diartikan suatu proses dari hasil pembangunan yang memiliki kontak visual dan fisik dengan air dan bagian dari upaya pengembangan wilayah perkotaan yang secara fisik alamnya berada dekat dengan air.

“Dimana bentuk pengembangan pembangunan wajah kota yang terjadi berorientasi ke arah perairan. Kota Pesisir atau waterfront city merupakan suatu kawasan yang terletak berbatasan dengan air dan menghadap ke laut, sungai, danau dan sejenisnya." Jelasnya.

Pada prinsipnya, kata Rokhmin Dahuri, bahwa pengembangan kota tepi laut harus diperhatikan. Karena ini akan berdampak pada citra Daerah, nilai Sosial, nilai ekonomi, nilai kemanusiaan, identitas dan nilai-nilai budaya lokal, daya dukung lingkungan ekologisnya.

Sementara terkait pengembangan pariwisata bahari, Rokhmin Dahuri membaginya ke dalam 5 poin penting yakni, Revitalisasi, Pengembangan produk, pembangunan baru infrastruktur, promosi dan kapasitas kerja ASN.

"Revitalisasi semua objek dan destinasi wisata yang ada saat ini. Supaya daya tarik, daya saing, dan sustainabilitynya meningkat. Kembangkan produk, obyek, dan destinasi wisata baru (product development) yang lebih menarik, berdaya saing, efisien, dan sustainable. Contohnya tenda Mesjid Nabawi, Madinah di pantai Kota Pariaman," urai Rokhmin Dahuri.

Seminar dibuka Gubernur Bengkulu, Dr. Rohidin Mesyrah, dengan pembicara lain Prof. Dr. Ir. Linawati Harjito, Guru Besar Bioteknologi Kelautan IPB. Dihadiri oleh sejumlah Bupati dan Walikota, Ketua DPRD, anggota DPRD, Ketua Bappeda, seluruh Kepala Dinas, Rektor, Dosen, Mahasiswa, pengusaha, perbankan, dan LSM.*(PJ/Mhs)

 


Komentar


Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Sidang PHK PT Tech Data, Bukti Surat Tambahan Penggugat Salah

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Persidangan pemutusan hubungan kerja sepihak oleh PT Tech Data Advanced Solutions Indonesia..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

LIRA Buka Kantor Baru Brikom, Bentengnya Pancasila

POROSJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Presiden LSM LIRA HM. Jusuf Rizal mengucapkan terima kasih kepada Gubernur LSM LIRA..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Jadi Narasumber Talk Show, Rusli Ingin Hidupkan Beleuto Gantikan Masker

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Keberhasilan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam hal pencegahan dan penekanan kasus..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Suasana Kondusif di Papua Jangan Diganggu Oleh Rencana Putusan Bagi 7 Warga Papua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Suasana kondusif di Papua saat ini diharapkan tidak diganggu oleh rencana pembacaan..
Metro - 3 minggu yang lalu

Webinar Indopolling : Pilkada Serentak 2020 Sebuah Keniscayaan

 POROSJAKARTA.com-Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir menyatakan bahwa pelaksanaan pilkada Serentak..
Metro - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Bantah Pernyataan Ahmad Yani Soal Ketua Panja RUU HIP

POROSJAKARTA,SENAYAN- Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin membantah pernyataan mantan Politisi Partai Persatuan..
Jakarta Pusat - 1 bulan yang lalu

FKBN Kemhan RI Gelar Apel Khusus Halal Bi Halal

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Keluarga Besar Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI menggelar apel pasukan sekaligus..
Sosok - 1 bulan yang lalu

Begini Kisah Perjalanan Hidup Rusli Habibie Hingga Jadi Gubernur

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak ia kecil..
Jakarta Selatan - 1 bulan yang lalu

Kirim Puluhan Karangan Bunga, Korban KSP Indosurya Cipta Dukung Polisi Tuntaskan Kasus

Porosjakarta.com, Kebayoran Baru – Ada pemandangan berbeda di halaman gedung Bareskrim Polri di Jalan..
Nusantara - 1 bulan yang lalu

Diduga Korupsi, Walikota Sorong Klarifikasi Ke KPK Dengan Membawa Buktinya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, melakukan klarifikasi ke KPK Pusat atas dugaan korupsi..
Lihat Semua

Close





Close
Close