Minggu, 23 Pebruari 2020 WIB

Pertemuan Ilmiah Tahunan XVI, Prof. Rokhmin Dahuri: Indonesia Harus Mampu Meningkatkan Inovasi Kelautan

Oleh : Mas Husnie | Kamis, 07 Nopember 2019 | 12:35 WIB


Pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan XVI Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI)

POROSJAKARTA.COM, MALUKU – Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI)  menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT)  XVI  tahun  2019  di Hotel Santika, Ambon. Maluku, Kamis (7/11/2019). Kegiatan  ilmiah  ini  dirangkaikan  dengan  aksi  bersihbersih pantai di Teluk Dalam Ambon dan ekskursi ke wilayah terdampak gempa Ambon.

Acara bertema “Iptek Untuk Pengembangan Industri Maritim Indonesia” dihadiri oleh sekitar 250 ilmuwan Kelautan dari seluruh Indonesia, Jerman, Jepang, Korea, China, dan Australia, dengan pembicara kunci Guru Besar IPB, Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, M.Sc.

Sedangkan pembicara per sesi antara lain: Prof. Dr. Zaenal Arifin (LIPI), Prof. Zhang (Pukyong University, Korsel), Dr. Martin Snorgas (Jerman), Prof. Safwan Hadi (ITB), Prof. Agus Hartoko (UNDIP), Prof. Alex Retraubun (UNPATTI).

Sebagai keynote speaker ,Prof. Rokhmin Dahuri menyampaikan pidato kunci (keynote speech) berjudul “Proyeksi Kebutuhan Ipteks Untuk Pembangunan Ekonomi Maritim Berkelanjutan di Era Industri 4.0 dan Perubahan Iklim Global”

Dalam paparrannya, Guru Besar IPB, Prof. Rokhmin Dahuri mengatakan bahwa bangsa Indonesia hanya akan mampu mendayagunakan potensi ekonomi maritim yang luar biasa besar bagi kemajuan, kesejahteraan dan kedaulatan bangsa, bila menggunakan inovasi teknologi berbasis industry 4.0 dan manajemen pembangunan yang mensinergikan seluruh mata rantai suplai.

“Indonesia harus meningkatan kapasitas inovasi di bidang kelautan,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong ini.

Dia meyakini, apabila potensi ekonomi kelautan dikembangkan berbasis inovasi dengan benar, maka ekonomi maritim akan berkontribusi signifikan bagi terwujudnya Indonesia maju, sejahtera dan berdaulat paling lambat tahun 2045.

Tentang Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI)

ISOI merupakan organisasi profesi dan masyarakat ilmiah yang bergerak di bidang oseanologi di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1973, ISOI rutin menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Nasional Tahunan (PIT) yang memaparkan dan membahas hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang kelautan dan perikanan; memberi solusi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat di bidang kelautan dan perikanan; membahas pelaksanaan dan implikasi sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah; serta tentang kegiatan keorganisasian ISOI.

Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XVI ISOI ini mengangkat isu internasional saat ini, yaitu kesehatan lingkungan laut dan isu nasional berupa pembangunan kemaritiman Indonesia sebagai implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) maritim. Pertemuan ini direncanakan sebagai pertemuan semi internasional untuk mendiseminasi hasil-hasil penelitian dari dalam maupun luar negeri yang dianggap relevan dengan isu lingkungan, kelautan, perikanan Indonesia, dan industri maritim.

Sebagai organisasi profesi yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan, ISOI seyogyanya memberikan masukan kepada pemerintah mengenai peran bidang kelautan dan perikanan dalam pembangunan Indonesia berkelanjutan.

ISOI juga diharapkan dapat memberi rekomendasi kepada pemerintah akan pentingnya menjaga keseimbangan pemanfaatan sumber daya alam, hayati dan non hayati, dengan kesehatan lingkungan laut untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Masukan dari ISOI yang berdasarkan kajian dan hasil penelitian yang teruji menjadi sangat penting dalam rangka implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) maritim di Indonesia. *(PJ/Hsn)


Komentar


Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Warga Pondok Kopi tuntut Mafia Tanah

Porosjakarta.com, Pondok Kopi -  Warga RT 05/ RW 11 Sabtu, 8/02/2020 akan menggelar aksi demonstrasi di kp...
Bisnis - 2 minggu yang lalu

Lembaga Penyiaran yang tak Berizin Siaran di Satelit Merugikan Negara

Jakarta- Lembaga penyiaran yang bersiaran di Indonesia ada kewajiban mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran..
Televisi - 2 minggu yang lalu

Lembaga Penyiaran Siaran di Satelit Tanpa Izin Merugikan Negara dan Diancam Pidana

Porosjakarta.com, Medan - Lembaga Penyiaran yang bersiaran di satelit berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002..
Televisi - 2 minggu yang lalu

Lembaga Penyiaran Siaran di Satelit harus Miliki Izin dari Menkominfo

Porosjakarta, Gambir - Banyaknya lembaga penyiaran yang menggunakan satelit masih ada yang belum memiliki izin dari..
Televisi - 1 bulan yang lalu

Kisruh TVRI, Mola TV Harus Bertanggungjawab Terkait Siaran Liga Inggris

Porosjakarta.com, Senayan - Beredarnya pemberitaan dan informasi tentang pemberhentian Helmy Yahya oleh Dewan..
Jakarta Timur - 1 bulan yang lalu

Status Tersangka 'Digantung', Kuasa HUkum Mikael Kambuaya Meminta KPK Hentikan Penyidikan Terhadap Kleannya

POROSJAKARTA.COM - JAKARTA - Perubahan Undang-Undang KPK nomor 30 tahun 2002 ke Undang Undang KPK yang baru nomor 19..
Jakarta Timur - 1 bulan yang lalu

Jalan Perbatasan Bandara Halimperdanakusuma Amblas

Porosjakarta.com,Halim - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta membuat tebing sungai Sunter di jalan Kerja..
Arena - 1 bulan yang lalu

KONI Jakarta Timur Beri Penghargaan Pada Pesilat Berprestasi Nasional

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Ketua KONI Jakarta Timur, Drs Wilbertus Sihotang memberi penghargaan kepada atlet..
Hiburan - 1 bulan yang lalu

Roby Bo Tampang Galak Hati Pelawak

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Penampilan aktor Roby Bo keseharian dan ketika akting di sinetron dan layar lebar berbeda..
Wirausaha - 2 bulan yang lalu

Pusat Kuliner UMKM Karet Tengsin, Tempat Nyaman dan Bersih Sajikan Aneka Makanan Lezat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Bagi Anda yang bekerja di kawasan Karet Tengsin, berdekatan dengan CityWalk, Jakarta..
Lihat Semua

Close

Lihat Semua


Indeks


Close
Close