Sabtu, 04 Juli 2020 WIB

Prof. Rokhmin Dahuri Mengajak FP2TPKI Membangun Sektor Kemaritiman

Oleh : Mas Husnie | Senin, 11 Nopember 2019 | 14:09 WIB


Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri

POROSJAKARTA.COM, PURWOKERTO - Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan Pertemuan ke-2 FP2TPKI Tahun 2019 dengan tema “Penguatan Peran FP2TPKI Membangun Perikanan Inklusif 2020-2024” di Hotel Java Heritage Purwokerto-Jawa Tengah, Senin (11/11/2019).

Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri yang didaulat menjadi Keynote Speaker dengan judul “Transformasi Struktural Menuju Perikanan dan Kelautan Indonesia Yang Berdaya Saing, Mensejahterakan, Inklusif, dan Berkelanjutan Di Era Industri 4.0 dan Perubahan Iklim.”

Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan, Indonesia merupakan salah satu negara perikanan utama dan terpenting di dunia. Dengan potensi perikanan budidaya yang sangat besar, dan hingga kini baru dimanfaatkan sekitar 20% dari total potensinya.

Indonesia memiliki potensi produksi perikanan tangkap dan budidaya terbesar di dunia (100 juta ton/tahun). Potensi produksi lestari (MSY = Maximum Sustainable Yield) stok ikan laut dunia sekitar 90 – 100 juta ton/tahun (FAO, 2016). MSY ikan laut Indonesia 12,5 juta ton/tahun.

“Sejalan dengan berkembangnya bioteknologi, nanoteknologi, Artificial Intelligence, Internet of Things, Big Data, Cloud Computing, dan teknologi lain di era Industri 4.0. Maka, perikanan, khususnya perikanan budidaya (aquaculture) tidak hanya menghasilkan sumber protein hewani, tetapi juga mineral dan vitamin, farmasi, kosmetik, bioenergi, perhiasan, bahkan sumber karbohidrat dan berbagai produk lainnya,” ungkap Guru besar perikanan dan ilmu kelautan IPB itu.

Sebagai salah satu negara perikanan utama dan terpenting di dunia, jelasnya, potensi perikanan budidaya Indonesia yang sangat besar, hingga kini baru dimanfaatkan sekitar 20% dari total potensinya.

Sejak 2009, Indonesia merupakan produsen perikanan tangkap terbesar kedua di dunia, setelah China. Termasuk rumput laut, Indonesia merupakan produsen perikanan budidaya terbesar kedua di dunia, setelah China.

“Namun, tidak termasuk rumput laut, Indonesia adalah produsen perikanan budidaya terbesar ketiga di dunia, setelah China dan India,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong itu.

Ketua DPP PDIP Bidang Kelautan dan Perikanan itu berharap Indonesia bisa menjadi negara maritim yang maju, adil-makmur dan berdaulat berbasis ekonomi kelautan, hankam dan budaya maritim serta mampu menjadi a role model (teladan) dunia dalam berbagai bidang kelautan seperti pendidikan, IPTEK, infrastruktur, ekonomi, hankam, dan tata kelola kelautan (ocean governance).

Prof. Rokhmin Dahuri mengajak FP2TPKI untuk bersama-sama membangun sektor kemaritiman dengan mewujudkan optimalisasi pendayagunaan potensi kelautan dan perikanan di Indonesia melalui inovasi teknologi industri 4.0 berbasis pelestarian sumber daya lingkungan.

“FP2TPKI harus berperan mendorong transformasi struktural sektor perikanan dan kelautan Indonesia yang berdaya saing, mensejahterakan, inklusif, dan berkelanjutan di era industri 4.0 dan perubahan iklim,” imbuhnya.

Forum dibuka secara resmi oleh Rektor UNSOED Prof. Dr Suwarto, MS dan sambutan oleh Ketua penyelenggara Dr. Ir. Isdy Sulistyo, DEA.,(Dekan FPIK UNSOED) , Ketua FP2TPKI sekaligus Dekan FPIK IPB Dr.Luky Adrianto di Hotel Java Heritage Purwokerto-Jawa Tengah. Dihadiri oleh para Dekan, Ketua Departemen, dan Ketua Program Studi sekitar 100 Perguruan Tinggi se Indonesia, dan sekitar 200 mahasiswa.*(PJ/Hsn)

 


Komentar


Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Sidang PHK PT Tech Data, Bukti Surat Tambahan Penggugat Salah

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Persidangan pemutusan hubungan kerja sepihak oleh PT Tech Data Advanced Solutions Indonesia..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

LIRA Buka Kantor Baru Brikom, Bentengnya Pancasila

POROSJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Presiden LSM LIRA HM. Jusuf Rizal mengucapkan terima kasih kepada Gubernur LSM LIRA..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Jadi Narasumber Talk Show, Rusli Ingin Hidupkan Beleuto Gantikan Masker

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Keberhasilan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam hal pencegahan dan penekanan kasus..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Suasana Kondusif di Papua Jangan Diganggu Oleh Rencana Putusan Bagi 7 Warga Papua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Suasana kondusif di Papua saat ini diharapkan tidak diganggu oleh rencana pembacaan..
Metro - 3 minggu yang lalu

Webinar Indopolling : Pilkada Serentak 2020 Sebuah Keniscayaan

 POROSJAKARTA.com-Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir menyatakan bahwa pelaksanaan pilkada Serentak..
Metro - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Bantah Pernyataan Ahmad Yani Soal Ketua Panja RUU HIP

POROSJAKARTA,SENAYAN- Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin membantah pernyataan mantan Politisi Partai Persatuan..
Jakarta Pusat - 1 bulan yang lalu

FKBN Kemhan RI Gelar Apel Khusus Halal Bi Halal

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Keluarga Besar Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI menggelar apel pasukan sekaligus..
Sosok - 1 bulan yang lalu

Begini Kisah Perjalanan Hidup Rusli Habibie Hingga Jadi Gubernur

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak ia kecil..
Jakarta Selatan - 1 bulan yang lalu

Kirim Puluhan Karangan Bunga, Korban KSP Indosurya Cipta Dukung Polisi Tuntaskan Kasus

Porosjakarta.com, Kebayoran Baru – Ada pemandangan berbeda di halaman gedung Bareskrim Polri di Jalan..
Nusantara - 1 bulan yang lalu

Diduga Korupsi, Walikota Sorong Klarifikasi Ke KPK Dengan Membawa Buktinya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, melakukan klarifikasi ke KPK Pusat atas dugaan korupsi..
Lihat Semua

Close





Close
Close