Sabtu, 04 Juli 2020 WIB

Fahira Idris: Jakarta Punya Potensi Jadi Kota Ramah Sepeda

Oleh : Red | Senin, 11 Nopember 2019 | 15:22 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA.Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadikan ibu kota sebagai tempat yang ramah bagi pesepeda patut diapresiasi. Rencana pembangunan jalur sepeda sepanjang 200 km (dari awal perencanaan cuma 49 km) pada 2020 yang dijadikan program prioritas Dinas Perhubungan DKI sangat tepat mengingat keberadaan jalur sepeda memang sudah menjadi kebutuhan bagi kota seperti Jakarta. Apa yang direncanakan Pemprov DKI ini mematahkan stigma kebanyakan perencanaan transportasi di berbagai kota Indonesia yang belum menjadikan sepeda sebagai bagian integral dari sistem transportasi kota.

Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, dari amatannya terhadap perencanaan pembangunan transportasi di banyak daerah, sepeda masih dianggap inferior dalam manajemen transportasi baik dalam program maupun penganggaran. Kebanyakan daerah lebih kepada pembangunan infrastruktur yang fokus kepada penggunaan kendaraan bermotor. Sementara untuk transportasi tidak bermotor mulai dari sepeda sampai pejalan kaki belum menjadi prioritas.

“Jika kebijakan ini (melipatgandakan jalur sepeda sebagai prioritas) konsisten, Jakarta punya potensi besar menjadi salah satu ‘kota ramah sepeda’. Memang sudah saatnya sepeda dijadikan bagian integral dari sistem transportasi kota. Oleh karena itu, baik program maupun penganggarannya juga harus jadi prioritas,” tukas Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin  (11/11/2019).

Menurut Fahira, menjadikan sebuah kota ramah sepeda adalah pekerjaan besar dan butuh puluhan tahun. Kota Amsterdam, butuh puluhan tahun menjadi kota ramah sepeda. Keberhasilan mereka ditopang oleh kasadaran masyarakat yang didukung oleh kebijakan pemerintah yang konsisten terutama terkait alokasi anggaran dan pembangunan infrastruktur jalur sepeda. Bahkan saat ini, walau sudah dinobatkan sebagai kota paling ramah sepeda, Pemerintah Kota Amsterdam masih terus berinovasi untuk terus meningkatkan kenyamanan bagi peseda lewat berbagai program dan keberbihakan anggaran.

Tahun 1980, lanjut Fahira, Pemerintah Kota Amsterdam sudah menetapkan bahwa sepeda adalah transportasi masa depan mereka. Visi ini sebagai respon dari tingginya pencemaran udara akibat pembangunan infrastruktur jalan yang hanya diprioritaskan untuk kenderaan bermotor dan tingginya angka kecelakaan di Amsterdam saat itu. Semua sumber daya terutama anggaran dikerahkan sehingga pembangunan besar-besaran berbagai infrastruktur bagi pesepeda mendapat atensi dan dukungan publik.

“Warga Amsterdam pun meninggalkan mobil dan beralih ke sepeda. Jadi apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta saat ini (melipatgandakan jalur sepeda) adalah sebuah langkah awal yang baik. Saya yakin jika program ini dijalankan dengan konsisten dan didukung oleh keberbihakan anggaran, 10 atau 20 tahun ke depan, sepeda akan menjadi pemandangan di jalanan Jakarta. Tempat-tempat parkir yang didominasi kenderaan bermotor perlahan akan berganti, diisi dengan sepeda,” tukas Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini.

Sebagai informasi, dalam Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2020 terdapat anggaran pembangunan jalur sepeda sebesar Rp62 miliar. Besarnya anggaran ini dinilai sebagai salah satu langkah serius Pemprov DKI Jakarta menjadikan sepeda bagian integral dari sistem transportasi kota.***


Komentar


Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Sidang PHK PT Tech Data, Bukti Surat Tambahan Penggugat Salah

POROSJAKARTA.COM, SENEN - Persidangan pemutusan hubungan kerja sepihak oleh PT Tech Data Advanced Solutions Indonesia..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

LIRA Buka Kantor Baru Brikom, Bentengnya Pancasila

POROSJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Presiden LSM LIRA HM. Jusuf Rizal mengucapkan terima kasih kepada Gubernur LSM LIRA..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Jadi Narasumber Talk Show, Rusli Ingin Hidupkan Beleuto Gantikan Masker

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Keberhasilan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam hal pencegahan dan penekanan kasus..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Suasana Kondusif di Papua Jangan Diganggu Oleh Rencana Putusan Bagi 7 Warga Papua

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Suasana kondusif di Papua saat ini diharapkan tidak diganggu oleh rencana pembacaan..
Metro - 3 minggu yang lalu

Webinar Indopolling : Pilkada Serentak 2020 Sebuah Keniscayaan

 POROSJAKARTA.com-Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir menyatakan bahwa pelaksanaan pilkada Serentak..
Metro - 3 minggu yang lalu

Hasanuddin Bantah Pernyataan Ahmad Yani Soal Ketua Panja RUU HIP

POROSJAKARTA,SENAYAN- Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin membantah pernyataan mantan Politisi Partai Persatuan..
Jakarta Pusat - 1 bulan yang lalu

FKBN Kemhan RI Gelar Apel Khusus Halal Bi Halal

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Keluarga Besar Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kemhan RI menggelar apel pasukan sekaligus..
Sosok - 1 bulan yang lalu

Begini Kisah Perjalanan Hidup Rusli Habibie Hingga Jadi Gubernur

POROSJAKARTA.COM, GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak ia kecil..
Jakarta Selatan - 1 bulan yang lalu

Kirim Puluhan Karangan Bunga, Korban KSP Indosurya Cipta Dukung Polisi Tuntaskan Kasus

Porosjakarta.com, Kebayoran Baru – Ada pemandangan berbeda di halaman gedung Bareskrim Polri di Jalan..
Nusantara - 1 bulan yang lalu

Diduga Korupsi, Walikota Sorong Klarifikasi Ke KPK Dengan Membawa Buktinya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Walikota Sorong, Lambertus Jitmau, melakukan klarifikasi ke KPK Pusat atas dugaan korupsi..
Lihat Semua

Close





Close
Close