Sabtu, 14 Desember 2019 WIB

Tabrakan,

Ini Sosok Penabrak Grabwheel di Senayan

Oleh : Iast Gunawan | Kamis, 14 Nopember 2019 | 16:44 WIB


(Tempo) Camry yang menabrak pengendara Grabwheels

Porosjakarta.com, Senayan - Tabrakan yang menyebabkan pengendara Grabwheel tewas akhirnya terungkap siapa sosok yang menabraknya.

Fajar Wicaksono, seorang korban selamat, menyatakan bahwa pelaku merupakan anak dari Anggota DPD RI Emma Yohana.

Emma, menurut dia, sempat menemui korban saat masih dirawat di Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta Pusat usai insiden itu. "Bu Emma ini janji bakal lakukan yang terbaik untuk para korban. Bilang mau tanggung jawab lah dia," ujar Fajar seperti dilansir Tempo, Kamis, 14 November 2019.

Berdasarkan penelusuran, Emma memiliki anak bernama Dhanni Hariyona yang cocok dengan inisial DH yang disebut polisi. Dhanni merupakan anak dari pernikahan Emma dengan Hariadi.

Hariadi merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumatera Barat. Sementara Emma merupakan dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat.

Emma menjadi anggota DPD RI sejak periode 2009-2014. Dhanni sendiri merupakan seorang pengusaha. Dia disebut menjabat sebagai General Manager Plaza Bukittinggi, Sumatera Barat. Dia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumatera Barat. Lulusan Swiss German University jurusan Management Hotel and Tourism tersebut bahkan sempat disebut harian Haluan sebagai salah satu pengusaha muda yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Bukittinggi 2020 mendatang. S

polisi menutup rapat identitas Dhanni. Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar menyatakan tak bisa membuka identitas pelaku karena alasan privasi. "Maaf, kami tidak bisa membuka data privasi seseorang," ujar Fahri seperti  dikutip Tempo, Kamis 14 November 2019.

Polisi sendiri telah menetapkan Dhanni sebagai tersangka pada Rabu kemarin. Namun, polisi tak menahan pria berusia 28 tahun itu dengan alasan dia dianggap tak akan melarikan diri dan menghilangkan alat bukti. Selain itu, polisi juga tak menjerat Dhanni dengan pasal tabrak lari karena kelalaian hingga menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dhanni hanya dijerat dengan pasal mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Alasan polisi tak menerapkan pasal tabrak lari karena Dhanni mengaku sempat menghentikan kendaraannya dan turun untuk menolong korban.

Namun berdasarkan cerita korban yang selamat hal itu tak benar. Wulan, salah satu korban, menyatakan bahwa Dhanni hanya menghentikan kendaraannya untuk menyingkirkan tubuh Bagus, korban lainnya, yang sempat tersangkut di kap mesin mobil Toyota Camry tersebut.


Fokus : Tabrakan


Komentar


Nusantara - 4 hari yang lalu

Pemekaran Papua Selatan Menjadi Keharusan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah tokoh adat bersama-sama tokoh agama, tokoh masyarat, Pemerintah Daerah..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

KONI Jakarta Timur Gelar Pelatihan Peningkatan Mutu Pelatih

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di masa yang akan datang, KONI Kotamadya..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Resmikan Kantor Hendropriyono, Bamsoet: Peran Swasta Diperlukan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan diperlukan peran serta pihak swasta yang besar..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

Universitas Ciputra Surabaya Jadi Tuan Rumah Konferensi Para Programmer

POROSJAKARTA.COM, Surabaya - Python merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling populer di Indonesia dan..
Jakarta Timur - 2 minggu yang lalu

Next Summit 2019: Prof. Rokhmin Dahuri Nilai Kapitalis Penyebab Kesenjangan Miskin dan Kaya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pakar kemaritiman Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri menjadi salah satu pembicara dalam Next..
Bisnis - 2 minggu yang lalu

Kemenkop dan UKM Apresiasi Peran BPR Perkuat Modal UMKM

POROSJAKARTA.COM, LAMPUNG - Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati menegaskan..
Jakarta Timur - 3 minggu yang lalu

Menkopulhukam, Mahfud MD Minta MOI Ikut Perangi Hoaks, Radikalisme dan Intoleransi

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam), Mahfud MD meminta..
Jak Info - 3 minggu yang lalu

Pemprov DKI Jakarta melakukan serangkaian pencegahan untuk antisipasi datangnya genangan air yang tinggi.

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Beberapa hari ini, sudah kelihatan musim hujan tengah datang di Jakarta. Pemprov DKI..
Jakarta Selatan - 3 minggu yang lalu

Kadiv Humas Polri Pimpin Upacara Pelantikan Karopenmas Polri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen (Pol) Muhammad Iqbal memimpin langsung upacara..
Jakarta Barat - 3 minggu yang lalu

Menurunnya Jumlah Suara Pada Pemilu Lalu, Tokoh Adat Papua Bertekad Bertemu Ketua Fraksi Partai Demokrat di Jakarta

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Menurunnya secara siknifikan suara dan kuarsi DPRD Partai Demokrat di seluruh..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close