Selasa, 07 April 2020 WIB

Tabrakan,

Ini Sosok Penabrak Grabwheel di Senayan

Oleh : Iast Gunawan | Kamis, 14 Nopember 2019 | 16:44 WIB


(Tempo) Camry yang menabrak pengendara Grabwheels

Porosjakarta.com, Senayan - Tabrakan yang menyebabkan pengendara Grabwheel tewas akhirnya terungkap siapa sosok yang menabraknya.

Fajar Wicaksono, seorang korban selamat, menyatakan bahwa pelaku merupakan anak dari Anggota DPD RI Emma Yohana.

Emma, menurut dia, sempat menemui korban saat masih dirawat di Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta Pusat usai insiden itu. "Bu Emma ini janji bakal lakukan yang terbaik untuk para korban. Bilang mau tanggung jawab lah dia," ujar Fajar seperti dilansir Tempo, Kamis, 14 November 2019.

Berdasarkan penelusuran, Emma memiliki anak bernama Dhanni Hariyona yang cocok dengan inisial DH yang disebut polisi. Dhanni merupakan anak dari pernikahan Emma dengan Hariadi.

Hariadi merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumatera Barat. Sementara Emma merupakan dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat.

Emma menjadi anggota DPD RI sejak periode 2009-2014. Dhanni sendiri merupakan seorang pengusaha. Dia disebut menjabat sebagai General Manager Plaza Bukittinggi, Sumatera Barat. Dia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumatera Barat. Lulusan Swiss German University jurusan Management Hotel and Tourism tersebut bahkan sempat disebut harian Haluan sebagai salah satu pengusaha muda yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Bukittinggi 2020 mendatang. S

polisi menutup rapat identitas Dhanni. Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar menyatakan tak bisa membuka identitas pelaku karena alasan privasi. "Maaf, kami tidak bisa membuka data privasi seseorang," ujar Fahri seperti  dikutip Tempo, Kamis 14 November 2019.

Polisi sendiri telah menetapkan Dhanni sebagai tersangka pada Rabu kemarin. Namun, polisi tak menahan pria berusia 28 tahun itu dengan alasan dia dianggap tak akan melarikan diri dan menghilangkan alat bukti. Selain itu, polisi juga tak menjerat Dhanni dengan pasal tabrak lari karena kelalaian hingga menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dhanni hanya dijerat dengan pasal mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Alasan polisi tak menerapkan pasal tabrak lari karena Dhanni mengaku sempat menghentikan kendaraannya dan turun untuk menolong korban.

Namun berdasarkan cerita korban yang selamat hal itu tak benar. Wulan, salah satu korban, menyatakan bahwa Dhanni hanya menghentikan kendaraannya untuk menyingkirkan tubuh Bagus, korban lainnya, yang sempat tersangkut di kap mesin mobil Toyota Camry tersebut.


Fokus : Tabrakan


Komentar


Bodetabek - 1 jam yang lalu

Ketua DPR Apresiasi Jokowi tentang Kawal Distribusi APD (Alat Pelindung Diri) Agar Tepat Sasaran

Porosjakarta.com, Senayan - DPR-RI mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo yang sudah menekankan bahwa..
Televisi - 2 hari yang lalu

KPID Se-Indonesia: Kriminalisasi LPB dengan UU ITE, Tidak Sah!

Porosjakarta.com, Gambir - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Se-Indonesia menyatakan bahwa Lembaga Penyiaran..
Jakarta Barat - 3 hari yang lalu

Pakar Hukum Media: Vonis PN Jakarta Barat terhadap Ninmedia Keliru

Porosjakarta.com, Slipi -  Putusan majelis hakim PN Jakarta Barat yang menjatuhkan vonis kepada Dirut PT..
Bodetabek - 4 hari yang lalu

Mendesak, Menkes Didorong Segera Buat Juklak & Juknis Pembatasan Sosial Berskala Besar

JAKARTA,- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin *mengapresiasi* kebijakan Presiden Joko Widodo yang mengambil langkah..
Televisi - 4 hari yang lalu

Pakar Hukum Pidana: Lembaga Penyiaran Ninmedia Tidak Dapat Dipidana Menggunakan UU ITE

porosjakarta.com, Gambir -  Pakar Hukum Pidana dari UNPAD, Nella Sumika Putri, menilai vonis hakim PN Jakarta..
Televisi - 1 minggu yang lalu

Pengamat Hukum Siber menyayangkan Vonis PN Jakbar terhadap Ninmedia yang abaikan pendapat Ahli ITE dan Kemenkominfo

Porosjakarta.com, Gambir -Teguh Arifiyadi sebagai Pengamat Hukum Siber menghormati putusan majelis hakim PN Jakarta..
Televisi - 1 minggu yang lalu

ICTA dan GOTV Kabel Protes Putusan PN Jakbar Soal Ninmedia

Porosjakarta.com, Gambir -Sekretaris Jenderal Indonesia Cable TV Association (ICTA) Mulyadi Mursali dan Sekretaris..
Televisi - 1 minggu yang lalu

KPID: Lembaga Penyiaran Berlangganan berizin telah Bantu Masyarakat Daerah akses informasi

Porosjakarta.com, Surabaya - Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur, Joshua..
Televisi - 1 minggu yang lalu

Ahli Hukum Komunikasi dan Teknologi Informasi dan Ahli Hukum Media: Undang-Undang ITE hadir bukan untuk mengatur Penyiaran

Jakarta –Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mulai digunakan untuk menjangkau penyiaran telah..
Jakarta Utara - 3 minggu yang lalu

Warga Keluhkan Mobil Parkir Di Bahu Jalan Pemukiman

  JAKARTA- Ibu rumah tangga banyak yang mengeluhkan adanya mobil-mobil pibadi yang parkir di depan rumah..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close