Jumat, 27 Nopember 2020 WIB

Webinar Indopolling : Pilkada Serentak 2020 Sebuah Keniscayaan

Oleh : Iast Gunawan | Senin, 08 Juni 2020 | 10:16 WIB



 POROSJAKARTA.com-Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir menyatakan bahwa pelaksanaan pilkada Serentak Desember 2020 merupakan sebuah keniscayaan.

Hal itu diungkapkan pada diskusi webinar Indopolling Network dengan tema “ Mengawal Demokrasi di Tengah Pandemi, Menakar Kesiapan Pilkada Serentak 2020”yang diselenggarakan pada hari Jumat malam, 5 Juni 2020. “Pilkada serentak 2020 adalah sebuah keniscayaan untuk memastikan sirkulasi kepemimpinan di daerah tetap berjalan. Meski demikian, KPU perlu mempersiapkan PKPU yang disesuaikan dengan protokol penanganan Covid - 19. Salah satu contohnya adalah teknis verifikasi faktual terhadap syarat dukungan calon independen. Mekanisme verifikasi ini betul-betul perlu dipertimbangkan”, ungkap Wempy. Selain itu, kondisi pandemi mengharuskan pasangan calon yang maju pilkada untuk memodifikasi strategi kampanye. “Di Era pandemi ini perlu ada pendekatan model kampanye baru dengan mengoptimalkan teknologi. Sebaiknya calon mengefektifkan model kampanye door to door campaign untuk menyampaikan visi misi program calon kepada pemilih dengan tetap memperhatikan protocol covid. Kampanye terbuka dengan mendatangkan jumlah massa yang besar justru akan berpotensi menimbulkan kerawanan menjadi cluster baru covid”, pungkas Wempy.

Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat komisi II dengan Pemerintah, KPU dan Bawaslu telah menyetujui Pilkada serentak dilaksanakan pada Desember 2020 sesuai Perppu No 2 tahun 2020. Arief Wibowo, Anggota Komisi II DPR RI dalam paparan diskusi menyampaikan bahwa Pemilukada serentak 2020 mesti berjalan. “Pemilukada harus dilanjutkan, karena pemerintahan tidak boleh berhenti untuk tetap bisa menjaga keselamatan rakyat. Tentu dengan tetap disiplin menerapkan protocol covid 19”, ungkap Arief. 

Meski demikian Arief Wibowo menyoroti potensi turunnya partisipasi pemilih. “Walupun kemungkinan tingkat partisipasi pemilih akan merosot. Harapannya agar kita bisa melakukan pilkada seperti normal walaupun dalam keadaan tidak normal”, pungkas Arief yang sekaligus wasekjen PDI Perjuangan ini.

Anggota Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyampaikan bahwa pelaksanaan pilkada serentak 2020 akan berbeda. “Dengan adanya wabah Covid 19, penyelenggaraan sedikit berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Bagaimanapun kedaulatan rakyat tetap dilaksanakan dengan pertimbangan untuk menuju pemilu di 2024. Demokrasi tetap berjalan dengan protokol keselamatan dan kesehatan rakyat tetap terjaga. Pemanfaatan IT akan didorong untuk membantu keberlangsungan pilkada di tahun 2020. KPU sebagai penyelenggara akan fokus pada penyelenggarannya dan saat ini kami sedang mepersiapkan rancangan Peraturan KPU (PKPU) nya”, tutur Wiarsa.

Anggota Bawaslu RI Rahmad Bagja menyampaikan temuan politisasi bansos di banyak daerah menjelang Pilkada serentak 2020. “Kami menemukan politisasi bansos dengan modus penempelan gambar petahana dalam bantuan pemerintah daerah terhadap korban covid. Kasus ini terjadi di hampir 9 propinsi dan 23 kabupaten/kota. Yang menarik adalah upaya beberapa gubernur seperti surat edararan gubernur lampung dan jawa tengah yang membuat surat edaran yang meminta bupati dibawahnya tidak mempolitasi bansos. Kami mengapresiasi langkah itu. Kita berharap tidak ada politisasi bansos, tetapi kalaupun ada harus ditindak”, ungkap Rahmad Bagja.

Sementara itu Peneliti LIPI, Sri Nuryanti menyampaikan, banyak negara-negara lain yang bisa melaksanakan pemilu ditengah pandemi dengan tetap mengedepan protocol covid. “beberapa negara yang tetap melakasanakan pemilu diantaranya Korea Selatan, pemilu pendahuluan di USA, Israel, Perancis, Moldova, Jerman, Australia, Srilanka, Jepang, Rusia dan Australia”, ungkap Sri Nuryanti.

Sri Nuryanti juga menyarankan agar dibuat payung hukum penyelenggaraan pemilu yang mengedepankan mitigasi bencana covid serta mempertimbangkan solusi kombinasi antara memperhatikan keselamatan rakyat dan penyelenggara dengan melindungi hak pilih warga negara. “Pengembangan metode lain yang dimungkinkan meminimalkan penyebaran pandemi yang bisa dipertimbangkan adalah melalui pos atau e-election”, pungkasnya Diskusi menghadirkan narasumber Arief Wibowo (Komisi II DPR RI/Wasekjen PDI Perjuangan), I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (Komisioner KPU RI), Rahmad Bagja (Anggota Bawaslu RI) Sri Nuryanti (Peneliti LIPI) dan Wempy Hadir (Direktur Eksektuf Indopolling Network). Antusiasme untuk mengikuti diskusi terlihat dari tingginya partisipan webinar yang hampir mencapai 300 peserta. 

 Webibar diikuti oleh berbagai kalangan diantaranya KPUD, Bawaslu daerah, dosen, pengamat, media, aktivis, mahasiswa serta masyarakat umum yang berasal dari berbagai penjuru daerah. Kegiatan Webinar Indopolling Network akan dilanjutkan di seri dikusi berikutnya dengan mengangkat tema aktual yang menjadi perhatian masyarakat luas.


Komentar


Jakarta Pusat - 2 jam yang lalu

Maradona Meninggal, Koran Seluruh Dunia Beri Penghormatan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dunia sepak bola tengah berduka setelah kepergian sang legenda, Diego Maradona, dalam..
Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

Kronologi Meninggalnya Diego Maradona

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA  - Diego Maradona  meninggal dunia dan membuat publik sepakbola terkejut. Berikut..
Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

Maradona Meninggal, Messi dan Ronaldo Kompak Ucap “Eterno” Dalam Pesan Duka

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – “Eterno”. Abadi. Satu kata itu kompak diungkapkan Lionel..
Jakarta Timur - 16 jam yang lalu

Pendaftaran Calon Ketua Umum Lamahu Dibuka Tanggal 27-29 November

POROSJAKARTA.COM, RAWAMANGUN - Pendaftaran calon Ketua Umum Paguyuban Lamahu Gorontalo Rantau mulai dibuka Jumat, 27..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Jika Vaksin COVID-19 Tersedia, Bukti Vaksinasi Wajib Bagi Penumpang Air Lines

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelancong yang menggunakan mode trasportasi via udara, terutama penerbangan internasional..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Kisaran Harga 3 Kandidat Vaksin Covid-19 yang Sedang Uji Coba Fase 3

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Para ahli dan perusahaan farmasi di berbagai dunia berupaya membuat vaksin virus corona..
Metro - 4 hari yang lalu

Ada Isu Diskualifikasi Calon Sekda Marullah, GPMI Jakarta Raya Pasang Badan

POROSJAKARTA.COM, BALAIKOTA - Calon Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mendapat dukungan..
Metro - 4 hari yang lalu

TB Hasanuddin: Masyarakat Bebas Sampaikan Aspirasi Asal Sesuai Dengan Format Kebangsaan Yang Disepakati

POROSJAKARTA.COM, SENAYAN - Politisi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menyampaikan di era demokrasi..
Jakarta Barat - 4 hari yang lalu

FKBN DKI Jakarta Berbagi Kasih di Panti Jompo Werdha Wisma Mulia

POROSJAKARTA.COM, – Forum Kader Bela Negara (FKBN) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos)..
Jakarta Timur - 6 hari yang lalu

Pilkada Kabupaten Supiori Makin Dekat, Pililah Paslon Yang Bersih

POROSJAKARTA.COM – Tinggal beberapa hari lagi Pilkada Kabupaten Supiori Provinsi Papua segera digelar pada 9..
Lihat Semua

Close





Close
Close