Kamis, 13 Agustus 2020 WIB

Erick Thohir: Uji Vaksin Covid-19 RI Hampir Final

Oleh : Mansyur Barus | Jumat, 24 Juli 2020 | 11:17 WIB



PROSJAKARTA.COM-JAKARTA- Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menyatakan uji vaksin Covid-19 di Indonesia hampir final. Hal ini disampaikannya melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (21/7/2020).

Erick Thohir meminta masyarakat tetap disiplin hingga vaksin sudah dapat digunakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak (social distancing), rajin mencuci tangan, dan menggunakan masker.

"Sampai dengan vaksin sudah dapat digunakan, penting sekali meningkatkan kedisiplinan kita. Seperti yang selalu disampaikan Presiden, kita harus selalu disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk menekan penyebaran Covid-19," ujarnya.

"Karena keadaan saat ini belum normal. Kerja keras kita semua untuk menekan penyebaran Covid-19 tidak akan ada artinya bila masyarakat tidak disiplin. Jangan lupa, selalu pakai masker, rajin cuci tangan dan terus jaga jarak."

Erick mengatakan pemerintah Indonesia memastikan vaksin Covid-19 akan ada. Namun, pemerintah meminta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dengan dengan cara tetap mematuhi protokol.

"Bio Farma memastikan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan karena ditanya obatnya apa, pastikan belum ada. Tetapi terapi penyembuhan kita terus lakukan dan Insya Allah sesuai dengan komitmen," ujar Erick.

Informasi saja, Indonesia baru saja kedatangan kandidat vaksin Covid-19 yang dibuat Sinovac China. Bio Farma akan menjalankan uji klinis fase tiga pada Agustus 2020. Bila berhasil akan diproduksi pada awal 2021.

Bio Farma

Melalui Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, Indonesia  akan mulai memproduksi vaksin corona pada Januari 2021. Bio Farma siap melakukan uji klinis tahap 3 untuk vaksin Covid-19, dan juga siap memproduksi vaksin itu dengan kapasitas maksimal 250 juta dosis.  

Sebagai tahap awal uji klinis tahap 3, Bio Farma sudah mendatangkan vaksin dari Sinovac, China, pada 19 Juli 2020 Sebanyak 2.400 vaksin. "Kedatangan vaksin Covid-19 dari Sinovac akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 pada Agustus 2020 mendatang," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir  dalam siaran pers di Jakarta, Selasa 21 Juli 2020.

Honesti mengatakan, uji klinis vaksin Covid-19 dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan dan ditargetkan selesai Januari 2021. "Apabila uji klinis vaksin Covid- 19 tahap 3 lancar, Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021 mendatang, dan kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis," lanjut Honesti.

Mengenai alasan pemilihan Sinovac sebagai mitra, Honesti mengatakan karena platform vaksin atau metode pembuatan vaksin yang digunakan Sinovac sama dengan kompetensi yang dimiliki Bio Farma saat ini. Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis. 

Honesti menambahkan, vaksin yang datang pada Minggu 19 Juli 2020 masih memerlukan beberapa tahapan lagi sebelum bisa dilakukan uji klinis pada Agustus 2020. "Tahap yang masih harus dilewati tersebut antara lain pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma dan beberapa perizinan lainnya," ungkap dia.

Honesti menyebut pelaksanaan uji klinis vaksin Covid-19 akan dilakukan di pusat uji klinis, yaitu di Fakultas Kedokteran UNPAD, yang akan mengambil sampel sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 tahun sampai 59 tahun dengan kriteria-kriteria tertentu. Sedangkan, sisa dari vaksin tersebut akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab antara lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN). mb


Komentar


Jakarta Utara - 21 jam yang lalu

Steven Setiabudi Musa : Walau Kebakaran, Warga Pademangan Harus Tetap Semangat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA -  Anggoat DPRD Jakarta Fraksi  PDIP, Steven Setiabudi Musa (SSM) mengirimkan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Sebaran Kasus Covid-19 10 Agustus, Tertinggi di Pademangan Barat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Jumlah pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta per Minggu 9 Agustus 2020 adalah 25.714..
Jakarta Utara - 1 hari yang lalu

Permukiman Terbakar, 300 Jiwa di Pademangan Barat Kehilangan Tempat Tinggal

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sekitar 300 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang menghanguskan..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

FKMPP Menghendaki Orang Asli Papua Menjadi Ketua DPD Partai Golkar

POROSJAKARTA.COM, TANAHABANG – Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) menghendaki agar orang asli..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Wagub DKI: Situasi Jakarta Bahaya, Gugus Tugas RW Harus Tambah Kinerja

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengharapkan Gugus Tugas Percepatan..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Aturan Ganjil Genap Motor Bakal Jika yang Tertular Covid-19 Meningkat

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Saat ini regulasi ganjil genap baru berlaku untuk kendaraan roda empat,..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Relawan uji klinis tahap 3 calon vaksin virus corona (Covid-19) tidak akan..
Nusantara - 4 hari yang lalu

6 Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama PT Bio Farma, Badan POM, dan Balitbangkes mulai..
Nusantara - 4 hari yang lalu

Ridwan Kamil Ingin Ikut Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan siap menjadi salah satu relawan uji..
Lihat Semua

Close





Close
Close