Kamis, 24 September 2020 WIB

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Oleh : Mansyur Barus | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:44 WIB


Uji Klinis

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Relawan uji klinis tahap 3 calon vaksin virus corona (Covid-19) tidak akan mendapatkan bayaran apapun. Namun mereka diasuransikan dan kesehatannya terus dipantau tim medis yang berasal dari dokter umum dan dokter spesialis.

“Selain itu, mereka dapat ongkos Rp 200.000 per datang. Berarti (jika dijumlah) dapat Rp 1 juta, kan lima kali datang untuk lima bulan,” ujar Ketua Tim Penelitian Uji Klinis Tahap 3 Calon Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Kusnandi Rusmil di Bandung, Kamis (6/8/2020).

Kusnandi mengatakan, sengaja tidak memberikan uang kepada sukarelawan, agar sukarelawan bergerak karena kesadaran bukan uang. Jumlah relawan yang dibutuhkan dalam proses uji klinis tahap 3 ini sebanyak 1.620 relawan. Namun, tidak semua peserta akan disuntikkan vaksin. Sebanyak 540 orang akan disuntikkan vaksin, sedangkan sisanya akan mendapat cairan plasebo.

Penentuan pemberian vaksin atau plasebo akan dilakukan secara acak. Para relawan ini, sambung Kusnandi, akan dipantau kesehatannya oleh tim medis. Bila ada relawan yang diare atau apapun, mereka bisa dirawat dimanapun. “Mereka kan diasuransikan. Kalau sakit mereka akan diperiksa dan dirawat. Kemudian tim dokter akan melihat apakah ini karena vaksin atau bagaimana,” ujarnya.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, uji klinis ditargetkan selesai Januari 2021. Jika setelah uji klinis, bahan baku tersedia, pihaknya sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin per tahun sesuai kapasitas. “Kita akan ada tambahan 150 juta dosis selesai Desember 2020. Pada 2021 kapasitas kami siap untuk 250 juta dosis,” jelasnya.

Vaksin Covid-19 hanya merupakan salah satu yang nantinya diproduksi Bio Farma. Hingga kini ada sejumlah vaksin yang telah diproduksi. “Total kapasitas produksi (Bio Farma) 2 miliar dosis per tahun,” katanya. mb

 


Komentar


Jakarta Pusat - 17 jam yang lalu

Sri Mulyani Pastikan RI Resesi, Apa yang Bakal Terjadi?

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi nasional resesi pada..
Jakarta Pusat - 18 jam yang lalu

Erick Thohir Ingatkan Vaksin Tak Hilangkan Covid-19

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan bahwa dengan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

22 September Di DKI Tambah 1.236 Kasus Positif Covid-19

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih mengalami penambahan di beberapa..
Jurnalis Warga - 5 hari yang lalu

Mengapa Angka Kematian Covid-19 Singapura Paling Rendah di Dunia?

POROSJAKARTA.COM, SINGAPURA - Singapura memiliki jumlah kematian kasus virus korona terendah secara global,..
Jakarta Pusat - 5 hari yang lalu

Sejumlah Perkantoran Tutup Sementara

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir menyatakan sejumlah..
Jakarta Pusat - 5 hari yang lalu

Kemenkes Jadi Klaster Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI menjadi klaster penyebaran Covid-19 tertinggi di wilayah DKI..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Hadirkan Jusuf Kalla, Universitas Bangka Belitung Sukses Gelar Webinar Nasional Dampak Covid19

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Untuk kedua kalinya Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Bangka Belitung kembali..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

Istri Saefullah Minta Tak Kirimi Karangan Bunga, Ini Alasannya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Keluarga almarhum Saefullah meminta kerabat tak mengirimi karangan bunga..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

Sekda DKI Saefullah Meninggal Karena Covid-19

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia karena Covid-19...
Lihat Semua

Close





Close
Close