Jumat, 06 Agustus 2021 WIB

Dr Naomi Netty Howay, Perempuan Inspiratif Datang dari Timur

Oleh : Merwyn Golan | Mike Wangge | Jumat, 16 Oktober 2020 | 11:07 WIB


(Foto/Ist.) Dr Naomi Netty Howay

POROSJAKARTA.COM – Pengurus PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat merasa penting mengusulkan kepada Pemerintahan Pusat agar Dr Naomi Netty Howay (51) boleh mendapatkan penghargaan (reward) pada hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2020 mendatang.

Usulan ini didasari atas prestasi kerjanya yang begitu inspiratif di bidang pemberdayaan perempuan di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

Dalam surat permohonan tersebut Sekretaris PGRI Kabupaten Maybrat, Untung Susilo, S. Pd, menyatakan Dr Naomi Netty Howay adalah perempuan yang memberi inspirasi bagi banyak wanita di Kabupaten Maybrat, bahkan di seluruh provinsi Papua Barat. Kepeduliananya terhadap kesehatan perempuan menjadi titik perhatian utamanya dalam melaksanakan tugas-tugas pokok di bidang kesehatan.

Naomi Netty Howay dilahirkan di Ayamaru 20 November 1969 dari pasangan Marten Howay dengan Ruth Basawer, dikaruniai tiga orang anak, Billy Graham Sagrim, Esterlita Etty Sagrim dan Allen Iverson Sagrim JR. Ia menyelesaikan pendidikan SMA pada tahun 1989, kemudian memperoleh gelar Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1) tahun 2003 di Universitas Cendrawasih, memperoleh gelar Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat (S2) tahun 2008 di Universitas Respati Indonesia dan kemudian pada tahun 2016, ia mengikuti Pendidikan Program Doktor Ilmu Pemerintahan pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cilandak Jakarta.

Meraih gelar Doktor pada 24 Juli 2019 dengan disertasi berjudul : “Implementasi Kebijaksanaan Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Derajat dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat”.

Pengalaman kerja yang cukup panjang mengajarkan kepada Naomi Netty Howay bahwa kesehatan perempuan menjadi pangkal kesehatan kehidupan keseluruhan pendudukan di seluruh provinsi Papua Barat.

Dari berbagai bidang pekerjaan yang digelutinya menunjukkan ia begitu sarat dengan pengalaman dan itu pula yang menjadi titik inspiratif untuk menentukan pilihan mana sesungguh pekerjaan pokok harus dimulai dan mana kala benar-benar menjadi fondasi membangun sumber daya manausia yang sesungguhnya.
Dr Naomi saat ini menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Maybrat mulai tahun 2018 sampai sekarang.

Sebelumnya pada tahun 2013 sampai 2016 ia menjabat sebagai Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Maybrat, tahun 2011 sampai dengan 2013 menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jayapua, lalu tahun 2010 - 2011 menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Di bidang kegiatan keagamaan Dr Naomi juga terlibat aktif sebagai Wakil Ketua klasis GKI Ayamaru Kabupaten Maybarat.

Menurut Untung, Dr Naomi Netty Howay sangat pantas mendapatkan penghargaan tersebut. Perhatiannya terhadap kesehatan masyarakat (ibu dan anak) menjadi landasan utama dalam pengabdian pelayanannya.

Untuk mewujudkan impian sosialnya terhadap perempuan, sebut Untung, Dr Naomi Netty Howay mendirikan sebuah yayasan sosial dengan nama Yayasan Bunda Naomi. Yayasan ini memberi bantuan kesehatan secara gratis untuk ibu-ibu tidak mampu di Kabupaten Maybrat.

Perhatiannya terhadap masyarakat yang tidak mampu tidak berhenti sampai di situ saja. Daya kreatifitasnya terus ia kembangkan. Dia melatih ibu-ibu dengan membuat asesoris budaya seperti noken untuk membangun kesadaran berusaha (bisnis-usaha) Dia ingin ibu-ibu bisa mandiri secara ekonomi dalam rangka mengentaskan kemiskinan yang kini masih menderah masyarakat di desa-desa di seluruh Indonesia.

Dia tampil menjadi inspirator yang luar biasa setidaknya di Kabupaten Maybrat tutur Untung.

Nah, dalam perjalanan pengabdiannya untuk masyarakat ini Dr Naomi Netty Howay ingin menerapkan hasil disertasinya : “Implementasi Kebijaksanaan Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Derat dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat” menjadi soko guru dalam membangun Papua Barat.

Kehadirannya di Maybrat dengan segala akselerasi sosial dan pemberdayaan perempuan, Dr Naomi Netty Howay tampil seperti bintang kecil yang bersinar dari timur.

Itu sebabnya, menurut banyak masyarakat di sana, dr Naomi Netty Howay tidak sekadar menyelesaikan disertasi doktoralnya kemudian menyimpan tesis itu dalam lemari. Ia ingin mengimplementasikan itu semua untuk membangun kesehatan masyarakat di provinsi Papua Barat.

Semoga semua cita-cita Naomi bisa berhasil bagi kemajuan kualitas manusia (ibu dan anak) di Papua Barat umumnya.* [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Arena - 2 hari yang lalu

BPK Penabur Bercita-caita Menggelar Kejuaraan Catur Internasional Seperti All Englad di Bulutangkis

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – 3 Agustus 2021- Dua impian besar ingin dikerjakan oleh Badan Pendidikan Kristen..
Arena - 1 minggu yang lalu

BPK Penabur Kembali Menggetarkan Catur Nasional, Menggelar Turnamen Catur Pelajar BPK Penabur Cup

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Jakarta, 24 JULI 2021- BPK Penabur makin eksis di dunia olahraga catur nasional. Betapa..
Sosok - 1 minggu yang lalu

Ketua LBH Kesehatan Mohon ke Presiden Jokowi untuk Tuntaskan Covid 19

Prinsip Dasar Dalam Kondisi Wabah Penyakit Menular: Manusia Secara Alamiah Pertahankan Hidup MPRRI, DPRRI,..
Khas - 1 minggu yang lalu

HUT ke-37, APLI Berikan Penghargaan Untuk Tenaga Kesehatan

POROSJAKARTA.COM - Dalam rangka Ulang Tahun APLI ke 37 tahun, APLI bersama Gerak BS berpartisipasi dalam..
Musik - 2 minggu yang lalu

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

POROSJAKARTA.COM - Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka...
Arena - 2 minggu yang lalu

Kejuaraan Dunia Catur Di Rusia; Tiki-Taka Susanto Megaranto Menciptakan Sejarah Baru Bagi Indonesia

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Pecatur terbaik Indonesia, GM Susanto Megaranto (2550) berhasil membuktikan..
Arena - 3 minggu yang lalu

Kejuaraan Dunia Catur Di Rusia; Tiga Pecatur Indonesia Cetak Sejarah Baru Tembus Babak Kedua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Tiga pecatur Indonesia berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia percaturan setelah..
Arena - 3 minggu yang lalu

Piala Dunia Catur, Irene Dan Medina Tembus Putaran Dua

POROSJAKARTA, CAWANG - Hasil yang dicapai Irene dan Medina disambut gembira Artsanti Alif Head of Social Investment..
Arena - 3 minggu yang lalu

CHESS WORLD CUP DI RUSIA, Irene Sukandar, dan Medina Berhasil “Melumat” Lawanya di Babak Pertama

POROSJAKARTA, CAWANG - Dua pecatur putri terbaik Indonesia, Irene Kharisma Sukandar dan Medina Warda Aulia berhasil..
Arena - 3 minggu yang lalu

Chess World Cup di Rusia, Tiga Pecatur Indonesia Pegang Buah Putih di Babak Pertama

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Empat pecatur Indonesia malam ini akan bertarung di babak pertama kejuaraan dunia..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close
Close