Jumat, 27 Nopember 2020 WIB

Lebih dari 5.000 Kasus Covid-19 dalam 2 Hari, Epidemiolog: Ini Belum yang Terburuk

Oleh : Mansyur Barus | Minggu, 15 Nopember 2020 | 19:13 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasus  Covid-19 di Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat setelah dalam dua hari terakhir, penambahan pasien dalam sehari melewati 5.000 orang. Data pemerintah pada hari ini, Minggu (15/11/2020) kembali memperlihatkan bahwa penularan  vrus corona masih terjadi di masyarakat.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Minggu pukul 12.00 WIB ini, ada 4.106 kasus baru covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total kasus covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 467.113 orang, terhitung sejak munculnya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Pada Sabtu (14/11/2020), Indonesia melaporkan 5.272 kasus baru virus corona, sehingga total kasus Covid-19 menjadi 463.007. Tambahan kasus baru yang menembus angka 5.000 itu merupakan kedua kalinya setelah laporan harian tertinggi dikonfirmasi pada Jumat (13/11/2020) dengan 5.444 kasus. Kenaikan kasus ini terjadi dua minggu setelah libur panjang akhir Oktober 2020.

Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, situasi pandemi di Indonesia saat ini belum yang terburuk. Pasalnya, dalam pemodelan epidemiologi, tambahan 5.000 kasus itu hanya setengah dari estimasi terendah kasus harian yang mencapai 10.000. "Dari pemodelan epidemiologi saja, 5.000 adalah setengah lebih rendah dari estimasi terendah, yaitu 10.000. Artinya, ini bukan sesuatu yang mengagetkan," kata Dicky kepada Kompas.com, Sabtu (14/11/2020).

Menurut dia, ada dua faktor yang bisa menjelaskan mengapa angka kasus harian ini tinggi. Pertama, cakupan tes di Indonesia selalu di atas 10 persen hingga saat ini. Dengan angka infeksi harian yang mencapai lebih dari 5.000 kasus, kasus positif di masyarakat jauh lebih besar belum terdeteksi. Kedua, belum optimalnya strategi pengendalian virus corona di Indonesia. "Tidak hanya masalah 3T, tapi juga dalam mencegah dan mengendalikan keramaian-keramaian, mobilisasi massa, di antaranta ya libur panjang dan demo," jelas dia.

"Satu bulan setelah demo dan libur panjang terjadi peningkatan di atas 5.000-an ini ya sangat wajar, satu hal yang bisa diprediksi. Tapi ingat, ini belum yang terburuk," kata Dicky. Jika sisanya tidak dideteksi, Dicky mengingatkan, masih adanya infeksi di antara orang-orang yang rawan.

"Mereka akan menjadi korban dan membebani rumah sakit, termasuk meningkatkan angka kematian," kata dia.

Dicky menjelaskan, kondisi ini selaras dengan data angka kematian yang stabil meningkat, baik kasus konfirmasi maupun kematian. Menurut dia, tren peningkatan di Indonesia ini hampir sama dengan pola kasus yang terjadi di Brazil dan India. "Sudah berapa bulan kita terus meningkat progresnya. Itu bukan tanda yang bagus, bahwa satu negara memiliki gelombang yang lama," kata Dicky.

Dicky menekankan, ada strategi yang tidak tepat atau komprehensif sehingga kasus-kasus mayoritas ini belum ditemukan. mb


Komentar


Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

Maradona Meninggal, Koran Seluruh Dunia Beri Penghormatan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dunia sepak bola tengah berduka setelah kepergian sang legenda, Diego Maradona, dalam..
Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

Kronologi Meninggalnya Diego Maradona

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA  - Diego Maradona  meninggal dunia dan membuat publik sepakbola terkejut. Berikut..
Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

Maradona Meninggal, Messi dan Ronaldo Kompak Ucap “Eterno” Dalam Pesan Duka

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – “Eterno”. Abadi. Satu kata itu kompak diungkapkan Lionel..
Jakarta Timur - 17 jam yang lalu

Pendaftaran Calon Ketua Umum Lamahu Dibuka Tanggal 27-29 November

POROSJAKARTA.COM, RAWAMANGUN - Pendaftaran calon Ketua Umum Paguyuban Lamahu Gorontalo Rantau mulai dibuka Jumat, 27..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Jika Vaksin COVID-19 Tersedia, Bukti Vaksinasi Wajib Bagi Penumpang Air Lines

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelancong yang menggunakan mode trasportasi via udara, terutama penerbangan internasional..
Jakarta Pusat - 3 hari yang lalu

Kisaran Harga 3 Kandidat Vaksin Covid-19 yang Sedang Uji Coba Fase 3

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Para ahli dan perusahaan farmasi di berbagai dunia berupaya membuat vaksin virus corona..
Metro - 4 hari yang lalu

Ada Isu Diskualifikasi Calon Sekda Marullah, GPMI Jakarta Raya Pasang Badan

POROSJAKARTA.COM, BALAIKOTA - Calon Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mendapat dukungan..
Metro - 4 hari yang lalu

TB Hasanuddin: Masyarakat Bebas Sampaikan Aspirasi Asal Sesuai Dengan Format Kebangsaan Yang Disepakati

POROSJAKARTA.COM, SENAYAN - Politisi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menyampaikan di era demokrasi..
Jakarta Barat - 4 hari yang lalu

FKBN DKI Jakarta Berbagi Kasih di Panti Jompo Werdha Wisma Mulia

POROSJAKARTA.COM, – Forum Kader Bela Negara (FKBN) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos)..
Jakarta Timur - 6 hari yang lalu

Pilkada Kabupaten Supiori Makin Dekat, Pililah Paslon Yang Bersih

POROSJAKARTA.COM – Tinggal beberapa hari lagi Pilkada Kabupaten Supiori Provinsi Papua segera digelar pada 9..
Lihat Semua

Close





Close
Close