Sabtu, 15 Mei 2021 WIB

Dijatah 160 Juta Dosis, Vaksin Corona Berbayar Dijual Via Aplikasi

Oleh : Mansyur Barus | Kamis, 19 Nopember 2020 | 13:16 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Kementerian BUMN  tengah menyiapkan 160 juta dosis vaksin Covid-19 untuk 75 juta orang Indonesia yang ingin membeli. Distribusinya akan dilakukan full secara digital.

Dalam proses distribusi vaksin mandiri ini, Kementerian BUMN mempercayakan ke PT Telkom Indonesia dan PT Bio Farma (Persero). Telkom diikutsertakan untuk mempersiapkan sistem informasi yang terintegrasi secara keseluruhan proses vaksinasi mandiri.

Di samping itu, Telkom juga tengah bertransformasi menjadi perusahaan telko digital.

"Bagaimana sistem sistem ini bekerja, satu, integrasikan data dari berbagai sumber khususnya penerima vaksin. Semisal vaksin lebih sedikit dari jumlah penduduk maka perlu prioritas. Kita perlu diintegrasikan data dari berbagai sumber untuk validitas calon penerima vaksin," kata Direktur Digital Business Telkom Muhammad Fajrin Rasyid dalam konferensi pers virtual, Rabu 18 November 2020.

Sistem yang dibuat untuk menampung data base tentang proses vaksinasi secara nasional. Mulai dari data masyarakat yang divaksinasi hingga ketersediaan dan distribusi vaksin

Selain mengintegrasikan data secara nasional, Telkom juga membuat sistem informasi untuk distribusi vaksin. Nantinya vaksin mandiri akan disertakan barcode yang bisa di-scan untuk mengetahui berbagai informasi tentang vaksin itu.

Tak hanya itu, Bio Farma menyiapkan aplikasi untuk proses vaksin mandiri. Masyarakat yang ingin membeli vaksin prosesnya secara keseluruhan akan melalui aplikasi ini. Mulai dari pra pemesanan, pembayaran hingga tiket untuk melakukan vaksinasi.

"Order jutaan dalam waktu yang sama kita itu nggak mungkin dilakukan tanpa teknologi. Kita akan melakukan vaksinasi yang jumlahnya sangat besar, 107 juta orang target yang kita punya sekarang. Kalau itu dilakukan secara manual ya potensi untuk terjadi kesalahan, potensi untuk terjadinya error, potensi terlambat dan seterusnya," kata Chief Digital Healthcare Officer Bio Farma Soleh Ayubi.

Aplikasi itu juga bertujuan untuk menutup kemungkinan terjadinya penimbunan vaksin di satu wilayah. Bio Farma akan mengirim pasokan vaksin berdasarkan data pre-order vaksin yang masuk melalui aplikasi.

Masyarakat yang ingin membeli vaksin COVID-19 secara mandiri, memang akan diharuskan melakukan pre-order di aplikasi. Kemudian akan diinformasikan tempat vaksinasi terdekat. Selain itu pembayaran juga dilakukan melalui aplikasi, kemudian barulah muncul semacam tiket untuk melakukan vaksinasi di tempat yang telah ditentukan. mb

 


Komentar


Nusantara - 1 minggu yang lalu

Kades Cikbar, Hj. Yuyun:  Lansia Jalani Vaksinasi Covid-19, Beraktivitas Tetap Terapkan Prokes

POROSJAKARTA.COM, CIKAMPEK -  Di hari kedua Vaksinasi Covid-19 Kepala Desa Cikampek Barat Hj. Yuyun..
Khas - 1 minggu yang lalu

Dukung Go Green, Pilih Deterjen Ramah Lingkungan

POROSJAKARTA.COM -Setiap memilih produk kebutuhan rumah tangga, seorang ibu pasti akan mempertimbangkan fungsi,..
1 minggu yang lalu

Jaga Kehamilan, Nagita Hanya Makan Mie Instan Berbahan Alami

POROSJAKARTA.COM - Di konten Youtube “Jajarans” RANS Entertainment mengunggah aksi pasangan Raffi Ahmad..
Bodetabek - 1 minggu yang lalu

Membangun Sinergi untuk Indonesia Bertulang Sehat dan Kuat

POROSJAKARTA.COM, TANGSEL - Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) melakukan pelantikan dewan pengurus..
Seleberita - 1 minggu yang lalu

“Mulai Hari Ini”, God Bless Genap 48 Tahun

POROSJAKARTA,COM, JAKARTA - Tanggal 4 & 5 Mei 1973 hanyalah sebuah titik awal bagi God Bless. Saat ketika secara..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

DPP LANA Bergerak Membangun Sinergitas Bersama Pemerintah  

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Tidak ada istilah menyerah dan kata lelah berkontribusi bagi bangsa dan negara,..
Jakarta Utara - 1 minggu yang lalu

Donor Darah di Bulan Ramadhan Merupakan Sikap Mulia

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - INTI DKI JKT (IDJ) bekerjasama dengan Alumni Candra Naya, GADDI (Gerakan Aksi Donor..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

PT Sarana Yeoman Sembada Gugat 21,8 Miliar Lie Tie Hok, Alim A Boi, Dkk

POROSJAKARTA.COM, BATAM - Persoalan dipailitkannya PT Sarana Yeoman Sembada memasuki babak baru dengan..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Ben Pilar Diduga Langgar Etika dan Abuse of Power

POROSJAKARTA.COM, TANGSEL - Tiga hari sejak dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang..
Jakarta Selatan - 2 minggu yang lalu

Perkuat SPBE Melalui Kolaborasi Satu Data Indonesia

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN.BARU - Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik..
Lihat Semua

Close





Close
Close
Close