Minggu, 16 Mei 2021 WIB

Rencana Membangun Bandara Antariksa Di Biak Indonesia Targetkan Ekonomi Keantariksaan Salah Satu Penggerak Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas 2040

Oleh : Mike Wangge | Jumat, 16 April 2021 | 10:32 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA -  Dalam rangka  persiapan Kabupaten Biak menuju Kota Antariksa, Bupati Biak Numfor, Herry Nap, mengimbau kepada masyarakat Biak terutama masyarakat adat di Biak Utara untuk  melihat pembangunan bandara antariksa di Biak tersebut  sebagai bagian dari kemajuan demi kepentingan masyarakat Biak dan utamanya masyarakat adat Biak Utara.

Hal ini disampaikan Herry Nap dalam acara “Pembukaan Seminar Pembangunan Bandar Udara Antariksa Biak dengan sub tema, Biak Numfor Religius, Berkarakter dan Berbudaya Menuju Kota Antariksa” baru-baru ini.

Seminar dengan sub tema tersebut dimaksudnya agar masyarakat Biak Numfor lebih leligius, berkarkter dan berbudaya menghadapi kemajuan Biak Numfor setelah Biak kemudian disematkan menjadi kota Antariksa.

Karena itu, kata Herry Nap,  jauh sebelum Bandara dibangun, pemerintah turut mempersiapkan masyarakat Biak menghadapi kemajuan tersebut. Persiapan itu ditandai dengan direkrutnya 25 putra putri terbaik Biak Numfor, diambil oleh Pusat untuk belajar tentang dunia keantariksaan dan lain-lain di luar negeri yakni di Jepang, AS, Rusia, Jerman, dan di Cina. Ini untuk persiapapan bila Bandara antariksa di Biak sudah dibangung.

Seminar yang diselengarakan dengan menghadikarn pembicara dari berbagai pihak tersebut sebagai langka persiapan karena tahun 2020 lalu Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro sudah mewacanakan bahwa  pemerintah akan membangun bandara khusus antariksa di Biak, Papua.

Bambang menyampaikan hal itu dalam suatu "Webinar Nasional Kebijakan Penerbangan dan Antariksa V 2020" dengan tema "Ekonomi Keantariksaan Sebagai Penggerak Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas" yang diselenggarakan pada Rabu (16/9/2020) lalu.

Bambang tampaknya melirik sisi keantariksaan sebagai terobosan pengembangan ekonomi yang mumpuni menghadapi rencana besar Indonesia yaitu mencapai era keemasan  secara ekonomi, poliltik dan kebudayaan menjelang 100 tahun Indonesia merdeka.

Menurut dia, Indonesia perlu mengambil peran pengembangan ekonomi dari sisi keantariksaan, sebab negara-negara lain di dunia sudah melitik betapa dasyatnya pengembangan ekonomi keantariksaan ini.

Indonesia sendiri memiliki wacana membangun bandara antariksa di Biak, Papua sebut Bambang sambil menjelaskan bahwa Kabupaten Biak tepat berada pada posisi terbaik untuk meluncurkan roket karena Biak dekat dengan ekuator.

Menurutnya mulai sekarang kita harus fokus pada industri satelit dan roket, karena itu pembangunan bandara antariksa lebih menguntungkan daripada hanya menciptakan roket saja. Tentu semua itu, kata Bambang, harus diiringi dengan penguasaan ilmu dan teknologi keantariksaan yang mumpuni.

Rencana pembangunan bandara antariksa di Biak, Papua, pernah dipaparkan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin. Dalam sebuah wawancara khusus dengan detik.com, Djamal menyebut para pendahulu di LAPAN sudah melihat prospek Biak sangat strategis untuk peluncuran roket lantaran posisinya di dekat ekuator.

Sebelum terpilih Biak, pulau-pulau lain yang pernah menjadi kandidat sebagai tempat bandara antariksa adalah Morotai, Enggano dan Nias. Namun dibandingkan tiga pulai lainnya, Biak yang dinilai paling strategis dan menguntungkan.

Secara detail geografis, Biak terletak pada titik koordinat 0º55′-1º27′ Lintang Selatan (LS) dan 134º47′-136º48 Bujur Timur (BT). Posisi tersebut, sangat baik sebagai tempat peluncuran Roket Peluncur Satelit (RPS) ke Geostationary Earth Orbit (GEO) dan berdampak positif pada penghematan penggunaan bahan bakar roket ketika peluncuran.

"Kalau dekat ekuator, peluncuran untuk membawa satelit bisa ke berbagai arah, jadi bisa arah polar, dan yang jarang bisa dilakukan itu arah ekuatorial. Dan kalau diluncurkan dari ekuator akan lebih murah biayanya karena tidak perlu ada manuver untuk mengubah orbitnya," kata Djamal.

Disebutkannya, saat ini bandara peluncuran roket yang lokasinya dekat ekuator atau khatulistiwa baru ada di Kourou, Guyana, Prancis dan di Alkantara, milik Brasil. Itu pun untuk bandara Alkantara belum beroperasi.

"Di Afrika tidak ada. Di Asia Pasifik itu ditargetkan akan ada di Biak lokasinya," ujar Djamal.

Pembangunan bandara antariksa sendiri merupakan amanat UU No 21 Tahun 2013 tentang keantariksaan. Tujuannya, mewujudkan kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan dan antariksa antara lain pengembangan teknologi Roket Pengorbit Satelit (RPS) yang dapat membawa wahana ke orbit.

 

"Amanat dalam UU itu juga sudah ditetapkan perpres terkait rencana induk keantariksaan, salah satunya mimpi besar kita 2040, setidaknya menjelang 100 tahun Indonesia di 2045, Indonesia harus sudah mampu membuat satelit sendiri, membuat roket peluncurannya sendiri, dan meluncurkan dari Bumi Indonesia sendiri," kata Djamal. (Sumber : Humas Kabupaten Biak Numfor dan cnbc cnbcIndonesia.com/Mike Wangge)


Komentar


Nusantara - 1 minggu yang lalu

Kades Cikbar, Hj. Yuyun:  Lansia Jalani Vaksinasi Covid-19, Beraktivitas Tetap Terapkan Prokes

POROSJAKARTA.COM, CIKAMPEK -  Di hari kedua Vaksinasi Covid-19 Kepala Desa Cikampek Barat Hj. Yuyun..
Khas - 1 minggu yang lalu

Dukung Go Green, Pilih Deterjen Ramah Lingkungan

POROSJAKARTA.COM -Setiap memilih produk kebutuhan rumah tangga, seorang ibu pasti akan mempertimbangkan fungsi,..
1 minggu yang lalu

Jaga Kehamilan, Nagita Hanya Makan Mie Instan Berbahan Alami

POROSJAKARTA.COM - Di konten Youtube “Jajarans” RANS Entertainment mengunggah aksi pasangan Raffi Ahmad..
Bodetabek - 1 minggu yang lalu

Membangun Sinergi untuk Indonesia Bertulang Sehat dan Kuat

POROSJAKARTA.COM, TANGSEL - Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) melakukan pelantikan dewan pengurus..
Seleberita - 1 minggu yang lalu

“Mulai Hari Ini”, God Bless Genap 48 Tahun

POROSJAKARTA,COM, JAKARTA - Tanggal 4 & 5 Mei 1973 hanyalah sebuah titik awal bagi God Bless. Saat ketika secara..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

DPP LANA Bergerak Membangun Sinergitas Bersama Pemerintah  

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Tidak ada istilah menyerah dan kata lelah berkontribusi bagi bangsa dan negara,..
Jakarta Utara - 1 minggu yang lalu

Donor Darah di Bulan Ramadhan Merupakan Sikap Mulia

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - INTI DKI JKT (IDJ) bekerjasama dengan Alumni Candra Naya, GADDI (Gerakan Aksi Donor..
Nusantara - 2 minggu yang lalu

PT Sarana Yeoman Sembada Gugat 21,8 Miliar Lie Tie Hok, Alim A Boi, Dkk

POROSJAKARTA.COM, BATAM - Persoalan dipailitkannya PT Sarana Yeoman Sembada memasuki babak baru dengan..
Bodetabek - 2 minggu yang lalu

Ben Pilar Diduga Langgar Etika dan Abuse of Power

POROSJAKARTA.COM, TANGSEL - Tiga hari sejak dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang..
Jakarta Selatan - 2 minggu yang lalu

Perkuat SPBE Melalui Kolaborasi Satu Data Indonesia

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN.BARU - Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik..
Lihat Semua

Close

Lihat Semua




Close
Close
Close