Kamis, 29 September 2022 WIB

Wacana Usulkan Depok Gabung Jakarta, Wali Kota Depok: Efektif Mengatasi Pemasalahan dan Memberikan Keuntungan

Oleh : Merwyn Golan | Rabu, 20 Juli 2022 | 07:21 WIB


(Foto: Ist) Wali Kota Depok Mohammad Idris, usulkan ide Depok gabung dengan Jakarta

POROSJAKARTA.COM, DEPOK - Lembaga Riset Kebijakan Publik Urban Policy menilai wacana Depok bergabung ke Jakarta bukanlah hal yang mustahil. Hal itu disampaikan dalam menanggapi usulan ide Wali Kota Depok Mohammad Idris terkait wacana penggabungan Kota Depok dengan Jakarta.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengusulkan ide penggabungan Kota Depok bergabung dengan Jakarta. Idris mengatakan, jika Kota Depok bergabung dengan DKI Jakarta dianggap efektif untuk mengatasi sejumlah permasalahan. Mulai dari soal banjir dan sampah karena Kota Depok akan berada dalam satu komando Gubernur yang sama.

Menurutnya, permasalahan di Jakarta dapat diselesaikan jika kota penyangga bergabung menjadi Jakarta Raya. “Satu ide saya, kalau mau sukses pembangunan Jakarta dan sekitarnya, satukan Jakarta Raya,” kata Idris, Selasa (19/7/2022).

Dia berpendapat, jika Depok bergabung dengan Jakarta maka tidak hanya permasalahan di kedua wilayah tersebut bisa teratasi

“Masalah banjir dan sampah bisa selesai semua kalau satu Gubernur Jakarta Raya. Jika ada komunikasi di bawah satu gubernur, dapat mencari titik permasalahan dan dapat menemukan solusi,” ujarnya.

Idris mengungkapkan, Depok sudah menjalin kerja sama dengan Badan Kerja Sama Daerah (BKSD), namun hal itu dirasa kurang efektif untuk menyelesaikan persoalan yang ada. “Efektifitas BKSD hanya 20 persen saja, karena tetap harus menyesuaikan dengan birokrasi masing-masing kota penyangga,” tuturnya.

Idris juga mengakui, wacana penggabungan tersebut tidak mudah. Dipastikan harus ada kajian mendalam oleh berbagai pakar dan pembahasan oleh DPR serta pemerintah pusat. “Penggabungan ini kan erat kaitannya dengan IKN. Di mana jika Ibu Kota pindah segala potensi yang berada di Jakarta sayang jika tidak dikembangkan lagi, sehingga perlu kerja sama dengan Ibu Kota penyangga,” ujarnya.

Wacana penggabungan ini sudah pernah tercetus saat Gubernur Jakarta Sutiyoso dulu. Wacana tersebut juga sudah pernah dibicarakan oleh pakar untuk menggabungkan Jakarta dan Kota penyangga dengan nama Megapolitan.

Menanggapi hal itu, Lembaga Riset Kebijakan Publik Urban Policy menilai wacana Depok bergabung ke Jakarta bukanlah hal yang mustahil.

Direktur Eksekutif Urban Policy Nurfahmi Islami Kaffah menilai, ada potensi Jakarta dan Depok sama-sama diuntungkan bila terjadi penggabungan. Di satu sisi, Jakarta bertambah luas secara cakupan wilayah dan mengurai kepadatan yang tentunya sangat penting menopang Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.

Di sisi lain, Kota Depok adalah akselerasi pembangunan termasuk integrasi di berbagai bidang Infrastruktur dan pelayanan masyarakat. Namun demikian, Urban Policy juga merekomendasikan agar Pemerintah Kota Depok betul-betul menghitung proyeksi dampak dan risiko sosial politik serta melibatkan DPRD dan peran serta masyarakat sebelum menindak lanjuti wacana tersebut.

“Yang terpenting sikap ingin bergabung dilandasi langsung oleh keinginan kuat masyarakat, oleh karena itu harus dikaji dan dihitung, karena yang terpenting bukan perubahan status administratifnya, tapi orientasinya perbaikan kesejahteraan yang dirasakan langsung masyarakat,” ujar Nurfahmi Islami Kaffah.

Lebih lanjut Nurfahmi Islami Kaffah menjelaskan peluang bergabungnya Depok dengan Jakarta dipengaruhi oleh empat faktor utama yaitu:
(1) kondisi geografis yang berdekatan,
(2) kemiripan karakteristik sosial budaya,
(3) aktivitas ekonomi penduduk,
(4) kebutuhan solusi holistik masalah perkotaan.

Depok adalah kota sub-urban, secara fungsi tata ruang dan mobilitas ekonomi masyarakatnya sudah cenderung lebih akrab dengan Jakarta dibanding daerah lain di Jawa Barat.

“Masyarakat Depok sudah lebih condong ke Jakarta, karakteristik heterogenitas, kultur sosial dan aktivitas ekonomi warga Depok juga tidak bisa lepas dari Jakarta, hanya konteks yurisdiksi administrasi pemerintahan saja yang masuk Jawa Barat,” pungkas Direktur Eksekutif Urban Policy Nurfahmi Islami Kaffah.* [PJ/Nes]


Komentar


21 jam yang lalu

Bitcoin Sedang Volatil, CAD Stop Mining Sementara Namun Tetap Maintenance Mesin

POROSJAKARTA.COM - Pergerakan harga Bitcoin yang volatil membuat para pelaku bisnis Crypto yang sedang tren ini harus..
Jakarta Selatan - 1 hari yang lalu

KPK Dituntut Jemput Paksa Lukas Enembe, Serta Usut Tuntas Tambang Emas Ilegal Miliknya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah tokoh di Papua, dan Lembaga LSM mendesak KPK untuk menjemput paksa..
Seleberita - 2 hari yang lalu

Ada 'Macan' di Ulang Tahun Lucie LC

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG. Ulang tahun adalah tradisi yang dirayakan masyarakat sedunia. Jika seseorang sampai pada..
Metro - 2 hari yang lalu

Anak Buah Prabowo Sebut Puan Calon Presiden Terkuat

Porosjakarta.com, Pengamat wisata politik Arief Poyuono mengungkapkan, Puan Maharani memiliki kans paling besar untuk..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

MAKI Beberkan Lukas Enembe Sering Naik Jet Pribadi ke Luar Negeri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) membeberkan 24 perjalanan Lukas Enembe dalam dan..
Film - 3 hari yang lalu

Tidak Ada Film Laga, FFWI 2022 Tetapkan 54 Film Nasional Masuk Tahap Penjurian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-12, gelaran festival perfilman yang..
Musik - 3 hari yang lalu

Antonino Salerno, Bule Asal Italia Rilis Lagu Minang

POROSJAKARTA.COM, PADANG – Belantika musik Minang sedang dibikin heboh dengan beredarnya sebuah video di..
Jakarta Timur - 4 hari yang lalu

Koordinator MAKI, Bonyamin Saiman : Lukas Enembe Berjudi di Tiga Negara

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Koordiantor Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan Gubernur..
Jakarta Timur - 5 hari yang lalu

Kasum TNI Dengarkan Langsung Persoalan Prajurit TNI di Lebanon

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasum TNI Letjen Eko Margiyono melakukan kunjungan kerja meninjau langsung Prajurit TNI..
Bodetabek - 5 hari yang lalu

Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Orang dengan TBC-RO dalam Mengurangi Beban Biaya Katastropik

Porosjakarta.com, Stop TB Partnership Indonesia (STPI) melaksanakan kegiatan diseminasi Policy Brief mengenai..
Lihat Semua

Close




Indeks

Close
Close
Close