Selasa, 16 Agustus 2022 WIB

Poros Jakarta -Peking – Pyongyang-Moskow Hidup Lagi

Oleh : Mike Wangge | Mike Wangge | Kamis, 21 Juli 2022 | 14:33 WIB


(Foto: Ist)

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Hati-hati jalur lama Poros Jakarta – Peking – Pyongyang akan hidup lagi. Apalagi Jokowi sekarang ini lebih utamakan kerjasama ekonomi dengan Cina, Rusia dan ke depan tidak tertutup kemungkinan dengan Pyongyang Korea Utara.

Kekhawatiran itu bak wabah, menyebarkan aroma ketakutan sejak Poros Jakarta Peking Pyongyang dibuka 70-an tahun silam sampai hari ini. Kekhawatiran itu tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat Indonesia akan tetapi juga pada negara-negara besar di dunia.

Buktinya, tujuh tahun lalu ketika akan dibuka KAA (Konferensi Asia Afrika) di Bandung tahun 2015, Tantowi Yahya yang kala itu masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI mengatakan ada sejumlah negara barat yang mengawatirkan langkah Indonesia yang makin mendekatkan diri pada Tiongkok.

"Apakah ini upaya untuk meraih dukungan Tiongkok yang kembali akan dijadikan sahabat utama? Time will tell (hanya waktu yang akan membuktikannya).

Namun yang jelas, Jepang sebagai aliansi Amerika dan saudara tua kita, saat ini sangat mengkhawatirkan politik luar negeri kita yang saat ini lebih condong ke Tiongkok," kata Tantowi di Gedung DPR RI, Senayan, Kamis (23/4/2015).

Tapi Tantowi yang lama makan asam garam di partai politik berlambang pohon beringin itu memuji langkah Presiden RI Joko Widodo. Dia mengatakan apa yang dilakukan oleh Jokowi adalah sebuah keberanian besar. Dia menantang negara-negara besar yang belakangan berupaya mendiktekannya. Ehemm...
Tantowi menambahkan ini adalah sebuah keberanian pemerintah Indonesia dalam menentukan langkah politik internasionalnya. Jokowi berani mengambil resiko demi membangun Indonesia yang lebih baik, dan adil dalam pemerataan kesejahteraan.

"Saya akui ada kekhawatiran poros Jakarta-Beijing-Pyongyang akan hidup lagi," ujar Tantowi waktu itu.
Dulu di era Soekarno, poros Jakarta-Peking-Pyongyang ini sangat kuat. Indonesia menerima banyak bantuan dan tawaran persahabatan dari China, Korea Utara dan Rusia.

Waktu itu Soekarno lebih memilih negara-negara tersebut. Soekarno tidak mau menerima bantuan dari Amerika Serikat yang penuh syarat dan kepentingan politis. Ketika melawat ke AS dan memiliki kesempatan berpidato di depan kongres AS, Soekarno dengan tegas menolak bantuan dari negara adidaya itu.

"Indonesia menolak diperlakukan seperti seekor kenari dalam sangkar emas dan diberi makanan yang enak-enak. Indonesia ingin diperlakukan seperti burung garuda yang berada di atas batu cadas tetapi bebas berjuang mencari makanannya sendiri. Jangan membanjiri Dolar anda ke Indonesia dengan disertai ikatan karena pasti akan ditolak," tegas Soekarno dengan marah sekitar tahun 1955. ** (Sumber : Merdeka,com- Mike Wangge)


Komentar


Jakarta Selatan - 1 jam yang lalu

63 Anggota Polri Sudah Diperiksa, 35 Diantaranya Dinyatakan Sebagai Tersangka Melanggar Etik

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sampai hari ini sudah 63 anggota Polri diperiksa, 35 diantaranya sudah dinyatakan..
Metro - 9 jam yang lalu

Listyo Sigit Belajarlah dari Jenderal Pur Widodo Budhidarmo

POROSJAKARTA.COM - Kapolri saat ini Jenderal Listyo Sigit dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Novriansyah Hutabarat..
Nusantara - 1 hari yang lalu

PWI Serahkan Merah Putih 20 Meter, Juga Siapkan 2.000 Bendera

SUNGAIPENUH.POROSJAKARTA.COM - Program nasional "Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih" dalam rangka memperingati hari..
Jakarta Timur - 3 hari yang lalu

KPK Segera Periksa Dandim Jaya Wijaya Bantu Bupati RHP Kabur ke PNG

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil dan memeriksa Dandim 1702/Jayawijaya..
Arena - 4 hari yang lalu

Final AFF U-16 2022: Jumpa Lagi Vietnam, Timnas Indonesia Harus Tingkatkan Performa Penampilan dan Main Efektif

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Tim Indonesia U-16 akhirnya melaju ke babak final Piala AFF U-16 2022 setelah..
Arena - 4 hari yang lalu

Final Ke Tiga Indonesia Di AFF U-16, Akankah kembali Diselesaikan Lewat Adu Pinalti

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - gelaran AFF U-16 2022 memasuki babak final. Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam..
Musik - 5 hari yang lalu

Herman Hasan Percayakan Lagu Rang Sikumbang Dirilis Ulang Alif Koto

POROSJAKARTA.COM, PADANG - Lagu Rang Sikumbang merupakan salah satu karya legendaris dari Herman Hasan. Untuk..
Arena - 5 hari yang lalu

Tim Catur Putra Putri Indonesia Berhasil Perbaiki Peringkat di Olimpiade Catur di Chennai, India

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesan Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto ketika melepas tim catur putra dan putri..
Arena - 5 hari yang lalu

Malam Ini, Semifinal AFF U16 2022, Timnas Indonesia vs Timna Myanmar

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia U-16 akan bertanding melawan Myanmar di babak semifinal Piala AFF di..
Jakarta Selatan - 6 hari yang lalu

Ferdy Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kapolri : Tidak Ada Aksi Baku Tembak

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan..
Lihat Semua

Close





Close
Close
Close