Kamis, 29 September 2022 WIB

Listyo Sigit Belajarlah dari Jenderal Pur Widodo Budhidarmo

Oleh : Iast Gunawan | Senin, 15 Agustus 2022 | 22:23 WIB



POROSJAKARTA.COM - Kapolri saat ini Jenderal Listyo Sigit dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Novriansyah Hutabarat lebih lanjut kasus Irjen Ferdy Sambo harus belajar dari jiwa negarawan pendahulunya mantan Kapolri Jenderal (Purnawirawan) Widodo Budidarmo

 

Pada pertengahan Mei 1973 Jenderal Pol Widodo Budidarmo. Ketika itu, keluarga Widodo berduka setelah sopir keluarga mereka, Sugianto tertembak pistol yang dipegang Tono, putra Widodo yang saat itu baru duduk di bangku SMP

 

Peristiwa itu terjadi saat Widodo masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dengan pangkat mayor jenderal polisi. Ketika itu Tono dan Sugianto menjemput adiknya Tina di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan. Sebelum berangkat, rupanya Tono masuk ke kamar kerja Widodo di rumah dinas.

 

Saat itu, tidak seperti biasanya, Widodo lupa mengunci ruang kerjanya. Tono melihat sepucuk pistol di laci meja kerja ayahnya. Pistol itu dibawanya.

 

“ Dalam perjalanan, pistol itu diperlihatkan kepada Sugianto yang kemudian memberi Tono sebutir peluru. Saat menunggu Tina, di jok belakang Tono memainkan pistol itu. Ia ingin tahu cara kerja pistol itu. Dia putar-putar dan gerakkan hingga tiba-tiba pistol itu menyalak. Tono terperanjat dan panik saat melihat darah keluar dari tubuh Sugianto yang duduk di jok sopir “ Ujar Farawowan

 

Peristiwa itu membuat Widodo terkejut dan sedih. Dia yakin peristiwa itu akan menjadi berita di koran-koran. Sebagai orangtua dia juga membayangkan dampak buruk peristiwa itu bagi Tono.

 

Apa langkah Widodo berikutnya? Dia langsung mengumpulkan stafnya. Dia meminta masukan terhadap kasus yang menimpa anaknya. Ada staf yang menyarankan agar kasus ini ditutup-tutupi dengan alasan bisa memengaruhi karir Widodo.

 

Setelah berpikir, Widodo pun ambil keputusan. Dia tidak akan menutupi kasus itu. Dia memilih bertanggung jawab dan menyelesaikan kasus ini secara hukum. Widodo kemudian menyerahkan kasus ini agar diperiksa aparat Polsek Kebayoran Baru, Jaksel.

 

Selanjutnya Widodo melaporkan peristiwa itu kepada atasannya Kapolri Jenderal Polisi M Hasan, Pangkopkamtib Jenderal Soemitro, dan Menhankam/Pangab Jenderal M Panggabean. Widodo juga melapor kepada Presiden Soeharto. Dia mengaku lalai dan siap meletakkan jabatannya. Tetapi, semua menyatakan apa yang dialami Widodo adalah musibah yang harus diambil hikmahnya.

 

Tono kemudian diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia dihukum masa percobaan selama setahun. Peristiwa itu terbukti tidak menghalangi karier Widodo Budidarmo. Dia bahkan dipromosikan untuk menjabat sebagai Kepala Polri tahun 1974.


Komentar


22 jam yang lalu

Bitcoin Sedang Volatil, CAD Stop Mining Sementara Namun Tetap Maintenance Mesin

POROSJAKARTA.COM - Pergerakan harga Bitcoin yang volatil membuat para pelaku bisnis Crypto yang sedang tren ini harus..
Jakarta Selatan - 1 hari yang lalu

KPK Dituntut Jemput Paksa Lukas Enembe, Serta Usut Tuntas Tambang Emas Ilegal Miliknya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah tokoh di Papua, dan Lembaga LSM mendesak KPK untuk menjemput paksa..
Seleberita - 2 hari yang lalu

Ada 'Macan' di Ulang Tahun Lucie LC

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG. Ulang tahun adalah tradisi yang dirayakan masyarakat sedunia. Jika seseorang sampai pada..
Metro - 2 hari yang lalu

Anak Buah Prabowo Sebut Puan Calon Presiden Terkuat

Porosjakarta.com, Pengamat wisata politik Arief Poyuono mengungkapkan, Puan Maharani memiliki kans paling besar untuk..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

MAKI Beberkan Lukas Enembe Sering Naik Jet Pribadi ke Luar Negeri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) membeberkan 24 perjalanan Lukas Enembe dalam dan..
Film - 3 hari yang lalu

Tidak Ada Film Laga, FFWI 2022 Tetapkan 54 Film Nasional Masuk Tahap Penjurian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-12, gelaran festival perfilman yang..
Musik - 3 hari yang lalu

Antonino Salerno, Bule Asal Italia Rilis Lagu Minang

POROSJAKARTA.COM, PADANG – Belantika musik Minang sedang dibikin heboh dengan beredarnya sebuah video di..
Jakarta Timur - 4 hari yang lalu

Koordinator MAKI, Bonyamin Saiman : Lukas Enembe Berjudi di Tiga Negara

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Koordiantor Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan Gubernur..
Jakarta Timur - 5 hari yang lalu

Kasum TNI Dengarkan Langsung Persoalan Prajurit TNI di Lebanon

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasum TNI Letjen Eko Margiyono melakukan kunjungan kerja meninjau langsung Prajurit TNI..
Bodetabek - 5 hari yang lalu

Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Orang dengan TBC-RO dalam Mengurangi Beban Biaya Katastropik

Porosjakarta.com, Stop TB Partnership Indonesia (STPI) melaksanakan kegiatan diseminasi Policy Brief mengenai..
Lihat Semua

Close




Indeks

Close
Close
Close