Jumat, 02 Desember 2022 WIB

Kocak, Haru dan Bangga, Lihat ODGJ Rayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 di Panti Rehabilitasi Al-Fajar Berseri, Tambun Bekasi

Oleh : Mike Wangge | Mike Wangge | Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:24 WIB


(Foto : PJ/Mike) ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri, Tambun, Bekasi, ikut rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-77.

POROSJAKARTA.COM, BEKASI – Bukan militer, bukan orang kantoran, atau orang normal saja bisa melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 pada Rabu (17/8/2022). ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) bisa pula melaksanakan perayaan tersebut dengan penuh hikmat, dan meriah.
Peristiwa ini terjadi di Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Pada HUT Kemerdekaan RI ke-77, Rabu 17 Agustus 2022, pagi, semua pelaksana upacaranya sebagian besar terdiri dari ODGJ, mulai dari Komandan Upacara, dirigen yang memimpin lagu Indonesia Raya, Pengibar Bendera Merah Putih, pembaca naskah Pancasila, dan naskah pembukaan UUD 1945, sebagian dilakukan oleh ODGJ.



Namanya saja ODGJ, upacara yang serius, tiba-tiba bisa berubah jadi kocak. Peserta lain dibuatnya terbahak-bahak. Bagaimana tidak. Pada waktu dirigen memimpin lagu Indonesia raya, puluhan ODGJ lain, wanita maupun pria, turut menjadi dirigen memimpin lagu di tempat masing-masing di lapangan dalam barisannya. "Kan sudah ada dirigennya, kenapa semua ODGJ jadi dirigen, komentar salah satu peserta. Ya namanya juga ODGJ."

Sebanyak 496 OGDJ ikut upara tersebut. Sebagian mengikuti di lapangan dengan berbaris rapi. Sebagian besar lagi turut merayakannya dengan cara mengintip dari kisi-kisi ruang masing-masing dari gedung berlantai tiga yang mengelilingi areal lapangan Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri, seluas 8.500 meter persegi itu.



ODGJ yang mengikuti upacara lewat kisi-kisi, - sambil mengikuti upacara - mereka saling tendang-tendangan, berbicara sendiri, meski tetap tertib mengikuti upacara bendera di lapangan. ODGJ di lapangan beda lagi. Mereka mengikuti upacara sambil goyang pinggul, joget-joget di tempat.

Namanya saja ODGJ. Belum saatnya bubar, tahu-tahu Komandan Upacara (ODGJ), sudah memberi aba-aba, “bubar jalan.....”.

Menyadari salah, Komandan Upacara yang kostumnya persis seperti militer menutupi mulutnya, mugkin malu dia. Begitulah seterusnya kekocakan terjadi sepanjang upacara pada Rabu pagi, dimulai sekitar pukul 09.00 wib itu.

Pengelola Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri, Marsan Susanto, kepada Porosjakarta.com menyatakan harap dimaklumi kekurangan dalam upacara HUT Kemerdekaan karena pelaksananya sebagian adalah ODGJ.

Marsan Susanto (51 tahun), adalah mantan kusir delman asli Tambun, Bekasi. Sudah 27 tahun dia mendedikasikan diri merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan mendirikan Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri.

Mula-mula hatinya tersentuh karena melihat seorang ODGJ makan di tempat pembuangan sampah yang kotor. Lalat berkerubung di plastik nasi yang dimakannya. Binatang mungkin tidak mau makan, kok bisa ini jadi manusia yang makan katanya.

“Orang kampung protes, demo, menolak karena saya menampung ODGJ. Orang tua saya menolak juga pertamanya, tapi saya tetap bertahan,” Marsan mengisahkan tentang perjalanannya membangun panti rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri.

Dalam acara HUT Kemerdekaan ini dia menyatakan rasa puasnya karena ODGJ binaannya kali ini bisa turut digembirakan oleh HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini, dan juga oleh kehadiran teman-teman dari berbagai komunitas dalam upacara ini.

“HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini adalah hari yang sangat spesial bagi Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri. Pertama , karena dengan perayaan HUT ini kita bisa menghibur ODGJ. Kedua, karena dalam perayaan HUT RI ini hadir sejumlah komunitas yang tidak disangka-sangka,” ungkap Marsan Susanto.



Di antara komunitas yang hadir adalah komunitas Motor Besar yang datang dengan motor-motornya, komunitas Katolik dari Paroki St. Anoldus Janssen Bekasi bersama WKRI (Wantia Katolik Republik Indonesia) cabang Sanpera Cibitung), dari mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kominitas Kopi Panas Foundation, dan komunitas Brother Sister Indonesia.

“Semoga lewat perayaan HUT ke—77 ini negara kita makin eksis di masa mendatang,” sebut Marsan.

Al Fajar dan Paroki St. Anoldus Seperti Keluarga Besar

Ketua WKRI cabang Sanpera Cibitung, Ibu Retno, mengatakan pihaknya mengikuti upacara di Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri ini untuk membantu agar upacara ini makin meriah menghibur para ODGJ pada HUT Kemerdekaan ri KE-77 ini.

WKRI disebutkan mengiktui Tim Peduli Kasih dari Gereja St. Arnoldus Janssen Bekasi yang sudah lama terlibat dalam berbagai kegiatan Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri . Dulu dilakukan secara rutin tiap minggu namun karena pademi ‘covid-19 sedikit terhenti.

“Meskipun datang hanya sekadar menyapa mereka, para ODGJ sudah senang sekali,” tutur Ibu Retno.

Sementara itu, Ibu Asih Kurniawati, dari Komunitas Peduli Kasih menjelaskan tentang kegiatan komunitasnya di Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri selama ini.

Komunitas Peduli Kasih adalah gabungan terdiri dari WKRI, kemudian gandeng dengan seksi kesehatan Paroki Arnoldus Janssen Bekasi, bersama PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) Paroki. Kami gandeng juga dari umat beragama lain untuk ikut bersama membantu kegiatan rehabilitasi Al Fajar ini sebutnya.

Kegiatan pada HUT Kemerdekaan RI di Al Fajar ini adalah kegiatan rutin dari Tim Peduli Kasih. Dia menjelaskan tiap tahun mereka selalu agendakan berkunjung ke Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri. Bahkan Tim Peduli Kasih sudah menjadi sukarelawan di sini dimulai sekitar 6 tahun lalu.

“Pertama sekali, hanya saya bersama suami dan teman yang mengajak berkunjung rutin ke sini. Waktu itu pasien ODGJ baru berjumlah 100-an orang. Sekarang sudah mencapai 495 orang,” tutur Ibu Asih Kurniawati.

Dia menjelaskan tentang keluhan-keluhan yang dialami para ODGJ. Hampir setiap ODGJ selalu menderita penyakit scabies yaitu penyakit pada kulit yang timbul akibat infeksi parasit yakni Sarcoptes Scabiei. Akibatnya, kulit tubuh pun mengalami gatal karena sistem imun tubuh yang bereaksi terhadap invasi parasit ini.

Nah, kata Bu Asih, partisipasi mereka utamanya adalah melayani pengobatan luka-luka ODGJ. Dulu setiap hari komunitas Peduli Kasih dari Paroki St. Anoldus Janssen melayani pengobatan, mengolesi luka-luka semua ODGJ. Dari awal bertiga lama-lama berkembang jadi banyak sekali yang melayani di Al Fajar ini, termasuk dari WKRI, juga dari teman-teman komunitas yang lain. Hampir setiap hari kami layani pengobatan untuk ODGJ ini tuturnya.

“Puji Tuhan, Pak Marsan, pengelola Panti Rehabilitasi Yayasan Al-Fajar Berseri ini, Welcome sekali. Kami sudah dianggap seperti keluarga besar Al Fajar. Ini yang membuat kami merasa menjadi bagian dari Al Fajar melayani para ODGJ ini,” terang Ibu Asih.

Semoga makin banyak pihak membantu upaya rehabilitasi ODGJ di Panti Asuhan Al Fajar Berseri.** [PJ/Mike Wangge]

* Foto-foto oleh Mike Wangge


Komentar


Arena - 5 jam yang lalu

Berangkat Biaya Sendiri, Pegulat DKI Ukir Sukses di Kejurnas Gulat Senior Puan Maharani Cup di Medan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Empat pegulat DKI Jakarta berhasil mengukir sukses meraih satu medali emas, satu medali..
Metro - 7 jam yang lalu

Polresta Bandara Soekarno Hatta Gelar Donor Darah Peringati 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya

POROSJAKARTA.COM, CENGKARENG -Polresta Bandara Soekarno Hatta (BSH) menggelar donor darah dalam rangka..
Metro - 10 jam yang lalu

Pakar UI, ITB, USU, UHAMKA Sepakat Mengimbau BPOM Tidak Perlu Memaksakan Pelabelan BPA Galon Guna Ulang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Polemik wacana Pelabelan BPA AMDK Galon menjadi topik menarik dalam diskusi media, yang..
Metro - 1 hari yang lalu

Menang Gugatan, UNKRIS Wajib Bayar Rp 500 juta ke Risma

POROSJAKARTA.COM, PASAR BARU  - Mahasiswi S3 Doktor Ilmu Hukum Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Dra. Risma..
Karang Taruna - 1 hari yang lalu

PJ Gubernur akan Lantik SAKTISAKATA untuk Bantu Warga Jakarta

POROSJAKARTA.COM, KEBON SIRIH - PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menerima pengurus Karang Taruna DKI Jakarta..
Jakarta Barat - 1 hari yang lalu

70 Mobil Pemadam Berjibaku Padamkan Api di Kebon Jeruk

POROSJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Kebakaran melanda sebuah bangunan semi permanen di Kelurahan Kebon Jeruk, Kebon..
Metro - 1 hari yang lalu

Aksi Polisi Baik kepada Petugas Pembersih Gedung Tinggi

POROSJAKARTA.COM, CENGKARENG-Aksi Simpatik Personel Polresta BSH Beri Air Minum ke Petugas Pembersih Kaca Gedung..
Film - 1 hari yang lalu

Awi Suryadi Siap Berbagi Ilmu Di Acara 'Ngobrasin', Ngobrol Soal Sinema

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Awi Suryadi sutradara film KKN Desa Penari yang sukses meraup 9.2 juta penonton..
Metro - 2 hari yang lalu

Poros Rawamangun & Korban Gangguan ginjal akut, Bakal Mengadu ke Unicef dan WHO

POROSJAKARTA.COM, RAWAMANGUN - Boleh dikatakan bahwa kasus gagal ginjal akut progresif atipikal adalah darurat..
Transportasi - 3 hari yang lalu

OSIS SMP Negeri 268 Jakarta Jalani Program Eduwisata Transportasi Modern LRT

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan peserta didik dan sekaligus ikut mensosialisasiakan..
Lihat Semua

Close





Close
Close
Close