Jumat, 02 Desember 2022 WIB

JAPFA Chess Festival Bisa Menjadi Pemantik Lahirnya Grand Master Baru Mengalahkan Reputasi Catur India

Oleh : Mike Wangge | Mike Wangge | Kamis, 08 September 2022 | 22:17 WIB


(Foto : PJ/Mike))

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Salah satu perusahaan makanan terbesar di Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia menjadi salah satu perusahaan makanan yang pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2022 ini akan menerima penghargaan dari Negara (Kementerian Pemuda dan Olahraga).

Japfa menerima penghargaan karena jasanya menjadi salah satu perusahaan swasta yang konsisten dari tahun ke tahun membina olahraga catur selama 24 tahun sejak 1998. Japfa bisa menggelar berbagai turnamen catur. Satu tahun bisa lebih dari dua kali turnamen besar.

Ada Japfa Chess Festisval seperti sekarang ini. Ada Japfa internasional tournament, ada partai Dwi Tarung, ada kejuaraan nasional, ada Japfa Ramadhan Chess Cup, Japfa Chess Chrismast, ada Japfa Kid untuk anak-anak dan lain-lain.

Belum terhitung pembinaan di sekolah-sekolah yang dilakukan oleh tenaga pelatih binaan klub catur Japfa. Dari situlah jumlah GM di Indonesia makin bertambah dari kalangan pecatur-pecatur muda.

“Luar biasa. Mudah-mudahan, pada Haornas 2022 nanti, Sabtu 9 September 2022, PT Japfa yang selama ini mendukung pembinaan prestasi catur Indonesia (PB Percasi) akan diberi penghargaan dari Kemenpora. Mudah-mudahan saja,” kata GM Utut Adianto dalam acara jumpa pers Japfa Chess Festival di Gedung Serbaguan, GBK Senayan Kamis (8/9/2022).

“Saya tidak bisa balas jasa baik PT Japfa terhadap dunia olahraga catur. Kita doakan saja, semoga Japfa terus maju dari segi usahanya, sehingga catur masih terus dibantu dengan terus menyelenggarakan kejuaraan kejuaraan catur di masa mendatang,” tambah Utut lagi.



Dalam bincang-bincang bersama rekan media dalam acara jumpa pers itu, salah seorang jurnalis senior, Mike Wangge, mekemukakan tentang hebatnya pembinaan catur di India seperti terlihat pada Olimpiade Catur di Chennnai India kemarin. Ratusan orang India berani antri berdiri 2 jam hanya untuk membeli karcis menonton catur di Olimpiade Catur di Chennai.

Pecatur India disebutkan, berani mengikuti turnamen-turnamen besar di luar negeri dalam jumlah banyak. Bisa jadi 50 pecatur dalam satu turnamen di Eropa. Dalam satu pesawat – seandainya bertepatan dengan turnamen catur – sepertiga isi pesawat dari India penumpangnya adalah Master-Master catur yang ingin bertanding di luar negeri. Luar biasa animo pemain India.

Menurut GM Utut Adianto, kehebatan India di catur disebabkan dua hal. Pertama, pemerintah India memberikan full supporting untuk olahraga termasuk catur. Kedua, karakter mereka mendukung untuk bisa mencapai prestasi di bidang olahraga termasuk catur.

Dua kekuatan inilah, full support pemerintah, dan karakter bangsanya, membuat India kini menjadi negara catur yang sangat disegani. Dari 100 top catur dunia, ada 20 di antaranya pecatur dari India (berdasarkan data pada Juni 2022). India punya 75 pecatur bergelar GM, 125 bergelar International Master, 18 gelar WGM (Women Grand Master), dan 42 WIM (Women International Master). Indonesia baru 7 orang GM.

Bisakah Indonesia menyamai seperti India? Bisa! Sangat bisa, karena orang Indonesia sebenarnya lebih pintar dari India, kata Utut Adianto. Yang kurang dari kita adalah support dari pemerintah belum seperti di India. Mereka, kata Utut, dari para bupatinya saja sudah ada sekian orang olahragawan yang dibantu penuh oleh pemerintah di tingkat kabupaten.

Sementara kita tidak sepeti itu. Karakter kita pun tidak mendukung untuk seperti India. Mereka berani bayar sendiri ke luar negeri mengikuti turnamen besar untuk memajukan prestasi mereka, karena lewat jalan itulah mereka hidup. Kita belum seperti itu. Mudah-mudahan ke depan bisa seperti itu.

Apakah Japfa Chess Festival bisa memantik lahirnya GM-GM baru di masa yang datang, kata Utut, sangat bisa. Namun melahirkan prestasi itu tidak semuda membalikan telapak tangan.Tahap demi tahap harus dilalui dengan terus berpikir untuk kemajuan prestasi.

Dua puluh empat tahun Japfa membina catur sejak 1998. Hasilnya baru diperoleh seperti yang kita nikmati sekarang ini, yaitu munculnya GM-GM baru dengan usia yang jauh lebih muda.

Tentu tidak tumbuh cepat seperti India, karena mereka sudah jauh lebih dahulu dari kita. Mereka sudah hampir seratus GM. Kita masih jauh, baru 7 GM jumlahnya. Tapi waktu akan membuktikan kemudian bahwa Japfa Chess Festival, bila terus diselenggarakan setiap periodiknya, mudah-mudahan harapan meraih prestasi seperti India bisa dicapai. Semoga.** [PJ/Mike Wangge]


Komentar


Arena - 5 jam yang lalu

Berangkat Biaya Sendiri, Pegulat DKI Ukir Sukses di Kejurnas Gulat Senior Puan Maharani Cup di Medan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Empat pegulat DKI Jakarta berhasil mengukir sukses meraih satu medali emas, satu medali..
Metro - 7 jam yang lalu

Polresta Bandara Soekarno Hatta Gelar Donor Darah Peringati 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya

POROSJAKARTA.COM, CENGKARENG -Polresta Bandara Soekarno Hatta (BSH) menggelar donor darah dalam rangka..
Metro - 10 jam yang lalu

Pakar UI, ITB, USU, UHAMKA Sepakat Mengimbau BPOM Tidak Perlu Memaksakan Pelabelan BPA Galon Guna Ulang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Polemik wacana Pelabelan BPA AMDK Galon menjadi topik menarik dalam diskusi media, yang..
Metro - 1 hari yang lalu

Menang Gugatan, UNKRIS Wajib Bayar Rp 500 juta ke Risma

POROSJAKARTA.COM, PASAR BARU  - Mahasiswi S3 Doktor Ilmu Hukum Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Dra. Risma..
Karang Taruna - 1 hari yang lalu

PJ Gubernur akan Lantik SAKTISAKATA untuk Bantu Warga Jakarta

POROSJAKARTA.COM, KEBON SIRIH - PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menerima pengurus Karang Taruna DKI Jakarta..
Jakarta Barat - 1 hari yang lalu

70 Mobil Pemadam Berjibaku Padamkan Api di Kebon Jeruk

POROSJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Kebakaran melanda sebuah bangunan semi permanen di Kelurahan Kebon Jeruk, Kebon..
Metro - 1 hari yang lalu

Aksi Polisi Baik kepada Petugas Pembersih Gedung Tinggi

POROSJAKARTA.COM, CENGKARENG-Aksi Simpatik Personel Polresta BSH Beri Air Minum ke Petugas Pembersih Kaca Gedung..
Film - 1 hari yang lalu

Awi Suryadi Siap Berbagi Ilmu Di Acara 'Ngobrasin', Ngobrol Soal Sinema

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Awi Suryadi sutradara film KKN Desa Penari yang sukses meraup 9.2 juta penonton..
Metro - 2 hari yang lalu

Poros Rawamangun & Korban Gangguan ginjal akut, Bakal Mengadu ke Unicef dan WHO

POROSJAKARTA.COM, RAWAMANGUN - Boleh dikatakan bahwa kasus gagal ginjal akut progresif atipikal adalah darurat..
Transportasi - 3 hari yang lalu

OSIS SMP Negeri 268 Jakarta Jalani Program Eduwisata Transportasi Modern LRT

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan peserta didik dan sekaligus ikut mensosialisasiakan..
Lihat Semua

Close





Close
Close
Close