Jumat, 02 Desember 2022 WIB

FFWI 2022 Akan Menilai 123 Film Nasional

Oleh : Merwyn Golan | Merwyn | Sabtu, 10 September 2022 | 07:44 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Panitia Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XII Tahun 2022 dalam siaran pers tertulis,Jumat (9/9/2022) resmi mengumumkan FFWI 2022 diikuti 123 judul film, yang akan dinilai para juri yang terdiri dari wartawan dari berbagai media.

Penjurian dilakukan dalam dua tahap, yakni oleh Panitia dan Dewan Juri. Panita akan menyeleksi film yang telah ditayangkan mulai tanggal 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 di bioskop dan OTT (Over The Top).

Pada tahap pertama, penilaian akan dilakukan oleh Dewan Juri Awal, yang terdiri dari 31 wartawan dari beberapa kota di Indonesia. Dewan Juri Awal diketuai Irwan Kintoko dan sekretaris Ratih Nugraini.

Dewan Juri awal akan menentukan unggulan dari empat genre film yakni Komedi, Drama, Laga dan Horor. Hasil unggulan akan diumumkan pada medio Oktobet 2022, yakni antara tanggal 15 sampai dengan 20 Oktober 2022.

Hasil unggulan penilian Juri Awal, kemudian akan dinilai kembali untuk menentukan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang terdiri dari 9 wartawan.

Dewan Juri Akhir diketuai Hilmi Faiq dan sekretaris dr. Daniel Irawan, akan menentukan 9 kategori pemenang dari masing-masing genre, yakni ;
● Aktor Utama (Pemeran Utama Pria)
● Aktris Utama (Pemeran Utama Wanita)
● Aktor Pendukung,
● Aktris Pendukung,
● Penulis Skenario,
● Penyunting/Editor,
● DOP/Penata Kamera,
● Sutradara,
● Film Terbaik.

Kepada masing-masing pemenang diberikan Piala Gunungan. Pemenang FFWI XII Tahun 2022 akan diumumkan pada acara Puncak FFWI 2022 yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2022.

Ketua Bidang Penjurian FFWI 2022, Yan Widjaya, menerangkan, sebenarnya dalam rentang waktu 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 terdapat 124 judul film Indonesaia yang menayang. Masing-masing terdiri dari 98 film tayang di bioskop, dan 26 film di OTT.

“Sementara itu, satu film berjudul “Pesantren” yang diproduksi Negeri Film, dan disutradarai Salahudin Siregar, ternyata batal tayang karena kendala teknis. Film itu sebetulnya sudah dijadwal tayang di bioskop pada 4 Agustus lalu,” ungkap Yan Widjaya.

Demikian pula film superhero “Sri Asih” tidak bisa dinilai dalam FFWI tahun ini, karena baru akan tayang di bioskop pada tanggal 6 Oktober 2022, sementara batas tayang film bioskop yang disyaratkan FFWI sampai dengan tanggal 30 September 2022. Dengan begitu ‘Sri Asih’ bakal dinilai FFWI tahun depan.

Ragam Produksi Film Meningkat

Panitia FFWI mengelompokan 123 judul film menjadi empat genre, yakni Drama, Komedi, Horor dan Laga. Menurut Yan, banyak hal menggembirakan dari perkembangan produksi film Indonesia. Contohnya, meski masa pandemi yang belum sepenuhnya surut, jumlah film laga yang diproduksi pada tahun 2022 meningkat sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Yan menyebut film laga tersebut antara lain adalah “Mencuri Raden Saleh”, “Gatot Kaca”, dan “Ben & Jody ”.

Selain itu, lanjut Yan, tahun ini beberapa film daerah juga masuk penilaian, walaupun film-film tersebut ada yang tidak tayang di Jakarta. Misalnya film “Before, Now & Then (Nana)” yang berbahasa Sunda dan tayang di OTT sejak awal Agustus. Demikian juga film produksi dari daerah Sulawesi Selatan.

Sedangkan film “Lara Ati” yang full berbahasa Jawa tayang di bioskop Jakarta mulai 15 September 2022.

Demikian rilis yang dikeluarkan Panitia FFWI 2022 pada 9 September 2022, di Jakarta.

Selamat bekerja untuk para juri FFWI XII Tahun 2022.* [PJ/Mer]


Komentar


Sosok - 31 menit yang lalu

Kabar Duka | Mantan Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kabar duka menyelimuti Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional..
Arena - 6 jam yang lalu

Berangkat Biaya Sendiri, Pegulat DKI Ukir Sukses di Kejurnas Gulat Senior Puan Maharani Cup di Medan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Empat pegulat DKI Jakarta berhasil mengukir sukses meraih satu medali emas, satu medali..
Metro - 8 jam yang lalu

Polresta Bandara Soekarno Hatta Gelar Donor Darah Peringati 73 Tahun Bakti Polda Metro Jaya

POROSJAKARTA.COM, CENGKARENG -Polresta Bandara Soekarno Hatta (BSH) menggelar donor darah dalam rangka..
Metro - 11 jam yang lalu

Pakar UI, ITB, USU, UHAMKA Sepakat Mengimbau BPOM Tidak Perlu Memaksakan Pelabelan BPA Galon Guna Ulang

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Polemik wacana Pelabelan BPA AMDK Galon menjadi topik menarik dalam diskusi media, yang..
Metro - 1 hari yang lalu

Menang Gugatan, UNKRIS Wajib Bayar Rp 500 juta ke Risma

POROSJAKARTA.COM, PASAR BARU  - Mahasiswi S3 Doktor Ilmu Hukum Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Dra. Risma..
Karang Taruna - 1 hari yang lalu

PJ Gubernur akan Lantik SAKTISAKATA untuk Bantu Warga Jakarta

POROSJAKARTA.COM, KEBON SIRIH - PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menerima pengurus Karang Taruna DKI Jakarta..
Jakarta Barat - 1 hari yang lalu

70 Mobil Pemadam Berjibaku Padamkan Api di Kebon Jeruk

POROSJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Kebakaran melanda sebuah bangunan semi permanen di Kelurahan Kebon Jeruk, Kebon..
Metro - 1 hari yang lalu

Aksi Polisi Baik kepada Petugas Pembersih Gedung Tinggi

POROSJAKARTA.COM, CENGKARENG-Aksi Simpatik Personel Polresta BSH Beri Air Minum ke Petugas Pembersih Kaca Gedung..
Film - 1 hari yang lalu

Awi Suryadi Siap Berbagi Ilmu Di Acara 'Ngobrasin', Ngobrol Soal Sinema

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Awi Suryadi sutradara film KKN Desa Penari yang sukses meraup 9.2 juta penonton..
Metro - 2 hari yang lalu

Poros Rawamangun & Korban Gangguan ginjal akut, Bakal Mengadu ke Unicef dan WHO

POROSJAKARTA.COM, RAWAMANGUN - Boleh dikatakan bahwa kasus gagal ginjal akut progresif atipikal adalah darurat..
Lihat Semua

Close





Close
Close
Close