Kamis, 29 September 2022 WIB

Dimas Wahyu Indrajaya, Penulis Buku Trem di Jakarta, Gelar Pameran Sejarah Transportasi Jakarta

Oleh : Merwyn Golan | Selasa, 20 September 2022 | 20:04 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dimas Wahyu Indrajaya, penulis buku 'Trem di Jakarta' hadir sebagai nara sumber dalam pameran bertajuk Sejarah Moda Transportasi Jakarta, di Museum Sejarah Jakarta, Senin (19/9/2022).

Kemacetan lalu lintas umum terjadi pada kota-kota besar di dunia, terlebih penyandang kota metropolitan sebagaimana halnya Jakarta.

Jakarta menempati peringkat kelima terburuk dalam kategori kota termacet di dunia pada 2019, seperti tertulis dalam kajian Numbeo, badan riset independen pengelola data publik yang berbasis di Serbia. Jakarta berada di bawah Dhaka (Bangladesh), Kalkutta (India), New Delhi (India), dan Nairobi (Kenya).

Kemacetan di Jakarta bersumber dari banyak hal seperti kegagalan pengelolaan tata ruang kota, ketidakmampuan angkutan umum menjangkau kebutuhan warga kota, pembangunan ruas jalan tol baru, dan keberadaan kendaraan bermotor pribadi yang terlalu banyak.

"Untuk melacak kehadiran dan lintasan perkembangan keberadaan transportasi massal berbasis rel di Jakarta, kepedulian Museum Kesejarahan Jakarta bekerja sama dengan PT. MRT Jakarta dan lembaga terkait lainnya mengadakan pameran temporer dengan nama “Jejak Memori Moda Transportasi di Ibukota Jakarta: MRT Jakarta”, Senin, 19/09/2022.

Acara ini didukung oleh berbagai pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI; Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Termasuk juga Kolaborasi PT. MRT Jakarta, MRT Kuala Lumpur, MRT Authority Bangkok, Singapore Mobility Gallery, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Museum Transportasi – Kementerian Perhubungan RI.

Pameran temporer ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai sejarah perkembangan moda transportasi massal di Jakarta, khususnya transportasi berbasis rel.

Pada situasi ini, kehadiran MRT Jakarta menjadi penting. MRT merupakan moda transportasi berbasis rel pertama di Indonesia yang mengombinasikan jalur layang dan bawah tanah. Meski sama-sama menggunakan tenaga listrik, kereta MRT Jakarta memiliki spesifikasi berbeda dari kereta rel listrik.

Kereta MRT Jakarta juga dirancang lebih canggih daripada kereta rel listrik. Dengan semua kelebihan itu, MRT Jakarta diharapkan akan menjadi pilihan utama warga sebagai sarana mobilitas di dalam kota. Dengan begitu, MRT Jakarta akan mendorong pemecahan masalah pengangkutan massal dan lalu-lintas yang akut di Jakarta.

Dalam jejak memori Jakarta tempo dulu Penulis Buku "Trem di Jakarta 1869- 1962" Dimas Wahyu Indrajaya memberikan catatan bahwa, "Kehadiran trem di Batavia tidak dapat dilepaskan dari kemunculannya yang pertama awal abad ke-19 di beberapa kota di dunia.

Menurut Dimas yang juga sebagai Jurnalis media nasional, "Di Batavia sendiri gagasan trem muncul pada tahun 1860 oleh seorang Eropa yang bernama J Babut du Mares. Ia berharap kehadiran trem dapat menghemat waktu perjalanan dan menggeser transportasi tradisional."

Sejarah moda tranportasi massa di Indonesia, khususnya Jakarta, memang menarik tidak hanya untuk dikenang kembali, namun juva untuk dipelajari.

Buku Trem di Jakarta yang diproduksi tahun 2021 oleh Kompas Gramedia, menghadirkan literasi moda transportasi yang mempuni di zamannya. Semasa revolusi, Trem juga menjadi sebagai sarana perjuangan selain sebagai pengangkut penumpang.

"Hadirnya pameran Jejak Memori Moda Transportasi di Ibu Kota Jakarta ini tentu menarik ya, karena selain memperkenalkan proyek MRT ke depannya juga bisa melihat ke belakang jejak transportasi massal berbasis rel intrakota pertama di Jakarta, yaitu trem," jelas Dimas.

Lewat pameran seperti ini, Dimas menuturkan harapannya agar masyarakat, khususnya yang ada di Jakarta, bisa mengingat kembali moda transportasi uang pernah ada, termasuk trem.

"Saya harap lewat pameran ini pengunjung Museum Sejarah Jakarta bisa mengingat lagi moda transportasi trem yang pernah beroperasi hampir seabad di ibu kota," pungkas Dimas Wahyu Indrajaya.

Kedepannya, agar acara seperti ini lebih menarik minat warga Jakarta, mungkin bisa dihadirkan pula nara sumber dari artis.* [PJ/Mer]


Komentar


21 jam yang lalu

Bitcoin Sedang Volatil, CAD Stop Mining Sementara Namun Tetap Maintenance Mesin

POROSJAKARTA.COM - Pergerakan harga Bitcoin yang volatil membuat para pelaku bisnis Crypto yang sedang tren ini harus..
Jakarta Selatan - 1 hari yang lalu

KPK Dituntut Jemput Paksa Lukas Enembe, Serta Usut Tuntas Tambang Emas Ilegal Miliknya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah tokoh di Papua, dan Lembaga LSM mendesak KPK untuk menjemput paksa..
Seleberita - 2 hari yang lalu

Ada 'Macan' di Ulang Tahun Lucie LC

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG. Ulang tahun adalah tradisi yang dirayakan masyarakat sedunia. Jika seseorang sampai pada..
Metro - 2 hari yang lalu

Anak Buah Prabowo Sebut Puan Calon Presiden Terkuat

Porosjakarta.com, Pengamat wisata politik Arief Poyuono mengungkapkan, Puan Maharani memiliki kans paling besar untuk..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

MAKI Beberkan Lukas Enembe Sering Naik Jet Pribadi ke Luar Negeri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) membeberkan 24 perjalanan Lukas Enembe dalam dan..
Film - 3 hari yang lalu

Tidak Ada Film Laga, FFWI 2022 Tetapkan 54 Film Nasional Masuk Tahap Penjurian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-12, gelaran festival perfilman yang..
Musik - 3 hari yang lalu

Antonino Salerno, Bule Asal Italia Rilis Lagu Minang

POROSJAKARTA.COM, PADANG – Belantika musik Minang sedang dibikin heboh dengan beredarnya sebuah video di..
Jakarta Timur - 4 hari yang lalu

Koordinator MAKI, Bonyamin Saiman : Lukas Enembe Berjudi di Tiga Negara

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Koordiantor Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan Gubernur..
Jakarta Timur - 4 hari yang lalu

Kasum TNI Dengarkan Langsung Persoalan Prajurit TNI di Lebanon

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasum TNI Letjen Eko Margiyono melakukan kunjungan kerja meninjau langsung Prajurit TNI..
Bodetabek - 5 hari yang lalu

Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Orang dengan TBC-RO dalam Mengurangi Beban Biaya Katastropik

Porosjakarta.com, Stop TB Partnership Indonesia (STPI) melaksanakan kegiatan diseminasi Policy Brief mengenai..
Lihat Semua

Close




Indeks

Close
Close
Close