Kamis, 29 September 2022 WIB

Lukas Enembe Diperiksa 26 September, Ini Ujian Berat Buat KPK

Oleh : Mike Wangge | Mike Wangge | Kamis, 22 September 2022 | 20:29 WIB



POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Ujian berat bagi KPK apabila bisa menghadirkan, Lukas Enembe, tersangka kasus korupsi yang dijadwalkan akan diperiksa Senin (26/9/2022), karena massa pendukung Lukas Enembe berjumlah ribuan orang. Mereka memadati rumah orang nomor satu Papua ini sejak ia ditetapkan sebagai tersangka 12 September 2022. Barikade massa yang memadati lokasi rumahnya dilengkapi peralatan panah tradisional siap diarahkan ke siapa saja yang berani memeriksa orang kesayangannya ini.

KPK sendiri –bisa jadi- ketar-ketir melihat anak panah, dan tombak. Mungkin karena itu, komisi antirasuah ini memberi isyarat bahwa mereka tidak memaksakan diri melakukan pengambilan paksa untuk pemeriksaan. Ini karena KPK tidak ingin terjadi pertumpahan darah dengan massa.

Sementara pihak Lukas Enembe lewat pengacaranya, Stefanus Renwarin, sudah memberi isyarat Lukas tidak hadiri pemeriksaan KPK tanggal 26 September. Seperti dikutip dari Pikiran-rakyat,com, Renwarin mengatakan, pihaknya berjanji akan hadir pada pemanggilan kedua namun dibalik itu ia mengisyaratkan juga bahwa kliennya Lukas Enembe besar kemungkinan takkan bisa hadir.

“Bapak Lukas, sudah menerima surat pemanggilan kedua, namun kepastian hadir tidaknya Lukas harus menunggu pemeriksaan medis terkininya,” jelasnya.

"Apakah Lukas Enembe bisa datang atau masih sakit. Kalau sakit, tidak akan hadir. Berdasarkan hasil pemeriksana jelas beliau masih sakit,” ujar Stefanus Renwarin seperti dikutip Pikiran-rakyat,com dari Antara, Kamis, 22 September 2022.

“Beliau dirawat di rumahnya dalam keadaan sakit, kakinya bengkak tidak bisa jalan, dan tensinya tinggi. Ini ‘kan stroke kedua Lukas Enembe,” kata Aloysius.

Menurut Aloysius Renwarin, faktor kesehatan menjadi masalah utama mengapa kliennya tidak bisa hadir. Padahal, sebutnya, beliau ingin menunjukan sikap kooperatif katanya. Dia meminta agar sebaiknya penyidik yang datang menemui Lukas Enembe di Papua, bukan sebaliknya.

Surat panggilan kedua kepada Lukas Enembe mengharuskan tersangka koruptor gratifikasi Rp1 miliar dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) itu harus diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengkonfirmasi hal tersebut. Ia mengatakan pemanggilan kedua telah disetujui pihak Lukas Enembe setelah mangkir dari surat panggilan pertama.

“Iya, informasi yang kami peroleh, benar surat panggilan sebagai tersangka sudah dikirimkan tim penyidik KPK. Pemeriksaan diagendakan Senin, 26 September 2022, di Gedung Merah Putik KPK,” ucapnya.

“Ini merupakan surat panggilan kedua, di mana sebelumnya yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk hadir tanggal 12 September 2022 lalu, namun mengonfirmasi tidak dapat hadir,” ucap Ali lagi.

Ali menambahkan, pihaknya berharap tersangka bersama sang penasihat hukum dapat bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum.
Hal ini lantaran Lukas Enembe perlu bekerja sama dengan penyidik KPK supaya dengan leluasa memetakan kasus yang membelitnya.

“Sebagai pemahaman bersama, membangun narasi di ruang publik tidak dapat dijadikan dasar pembuktian suatu perkara pidana,” ujarnya mengingatkan Lukas Enembe.

Lukas Enembe telah ditersangkakan KPK usai keluarnya hasil analisis transaksi keuangan oleh PPATK, yang menemukan transaksi setoran tunai kasino judi menyangkut Gubernur itu.

Variasi kasusnya adalah adanya setoran tunai atau ada setoran dari pihak lain. Angkanya disebut mencapai miliaran sampai ratusan miliar rupiah. Data ini lalu diserahkan ke KPK. *[PJ/Mike Wangge]


Komentar


20 jam yang lalu

Bitcoin Sedang Volatil, CAD Stop Mining Sementara Namun Tetap Maintenance Mesin

POROSJAKARTA.COM - Pergerakan harga Bitcoin yang volatil membuat para pelaku bisnis Crypto yang sedang tren ini harus..
Jakarta Selatan - 1 hari yang lalu

KPK Dituntut Jemput Paksa Lukas Enembe, Serta Usut Tuntas Tambang Emas Ilegal Miliknya

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah tokoh di Papua, dan Lembaga LSM mendesak KPK untuk menjemput paksa..
Seleberita - 2 hari yang lalu

Ada 'Macan' di Ulang Tahun Lucie LC

POROSJAKARTA.COM, TANGERANG. Ulang tahun adalah tradisi yang dirayakan masyarakat sedunia. Jika seseorang sampai pada..
Metro - 2 hari yang lalu

Anak Buah Prabowo Sebut Puan Calon Presiden Terkuat

Porosjakarta.com, Pengamat wisata politik Arief Poyuono mengungkapkan, Puan Maharani memiliki kans paling besar untuk..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

MAKI Beberkan Lukas Enembe Sering Naik Jet Pribadi ke Luar Negeri

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) membeberkan 24 perjalanan Lukas Enembe dalam dan..
Film - 3 hari yang lalu

Tidak Ada Film Laga, FFWI 2022 Tetapkan 54 Film Nasional Masuk Tahap Penjurian

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-12, gelaran festival perfilman yang..
Musik - 3 hari yang lalu

Antonino Salerno, Bule Asal Italia Rilis Lagu Minang

POROSJAKARTA.COM, PADANG – Belantika musik Minang sedang dibikin heboh dengan beredarnya sebuah video di..
Jakarta Timur - 4 hari yang lalu

Koordinator MAKI, Bonyamin Saiman : Lukas Enembe Berjudi di Tiga Negara

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA – Koordiantor Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan Gubernur..
Jakarta Timur - 4 hari yang lalu

Kasum TNI Dengarkan Langsung Persoalan Prajurit TNI di Lebanon

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasum TNI Letjen Eko Margiyono melakukan kunjungan kerja meninjau langsung Prajurit TNI..
Bodetabek - 5 hari yang lalu

Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Orang dengan TBC-RO dalam Mengurangi Beban Biaya Katastropik

Porosjakarta.com, Stop TB Partnership Indonesia (STPI) melaksanakan kegiatan diseminasi Policy Brief mengenai..
Lihat Semua

Close




Indeks

Close
Close
Close