Sabtu, 19 Januari 2019 WIB

Tito Karnavian Ancaman Besar Para Teroris

Oleh : Iast Gunawan | Rabu, 16 Maret 2016 | 07:30 WIB



JAKARTA, PJ - Inspektur Jenderal Tito Karnavian akan dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) hari ini, Rabu (16/3). Pria 51 tahun kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, akan segera kembali menjalankan tugas penting melawan para pengancam keamanan negara.

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror ini jelas adalah musuh sekaligus ancaman besar bagi para teroris. Hal ini terlihat dari pernyataan Santoso alias Abu Wardah, pemimpin Mujahidin Indonesia Timur.

Santoso dalam sebuah video yang diunggah ke akun media sosial atas nama Bahrun Naim Anggih Tamtomo (terduga teroris otak serangan Thamrin, Jakarta, Januari lalu), mengancam akan menghancurkan Markas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, tempat Tito berdinas sejak Juni 2015 hingga hari ini, sebelum dilantik. Serangan Thamrin terjadi berselang sebulan setelah video ancaman tersebut.

Pemegang penghargaan Adhi Makayasa alias lulusan terbaik Akademi Kepolisian 1987 ini mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa saat menangkap Dr Azhari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 2005 silam. Saat itu, Tito yang masih berpangkat Ajun Komisaris Besar mendapatkan satu melati tambahan di pundaknya dan resmi berpangkat Komisaris Besar.

Selain itu, Tito juga adalah salah satu perwira yang tergabung dalam tim penumpasan jaringan teroris Noordin M Top pada 2009 lalu. Tak heran jika dia dipandang sebagai pemburu berbahaya, seperti pemangsa karnivora di rantai makanan teratas, oleh para teroris yang sempat kehilangan arah setelah pimpinannya satu per satu lumpuh di tangan Tito.

Kini sisa-sisa jaringan lama, seperti diungkapkan oleh Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, bergerak dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil. Salah satu buron yang dianggap berbahaya dan belum kunjung tertangkap tak lain adalah sosok yang mengancam Tito sendiri, Santoso.

Namun Tito justru menyatakan akan sering menyambangi basis pergerakan si teroris di Sulawesi Tengah. "Fokus saya penegakan hukum, jangan sampai ada serangan teror. Saya mungkin nanti akan lebih banyak turun ke Poso," ujarnya.

Dia juga mengatakan pengalamannya di bidang terorisme akan sangat membantu dalam menjalankan tugasnya yang baru. Dia mengakui, terorisme bukan hal baru lagi bagi dirinya. Terlebih ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Pencegahan di BNPT selama hampir dua tahun.

"Saya menangani terorisme sudah cukup lama sejak 1998. Jaringan terorisme ini bukan orang baru. Saya pernah beroperasi di Poso juga selama 1,5 tahun," tuturnya.

Sejumlah prestasi membuat karir Tito melejit. Selain terlibat dalam bidang antiterorisme, dia juga memimpin dua Kepolisian Daerah Tipe A, yakni Papua dan Jakarta. Belum lagi, menjabat sebagai Kepala BNPT, otomatis Tito juga akan diberi kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal. Dengan tiga bintang di pundak, mantan Asisten Perencanaan Kapolri ini juga berpeluang jadi orang nomor satu kepolisian.[]


Komentar


Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Jika Gagal Revisi PP, Perangkat Desa Bakal Polisikan Presiden

POROSJAKARTA.COM, MENTENG – Sudir Santoso selaku kuasa hukum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) akan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Astari Indah Vernideani Juara Miss Tourism Internasional 2018-2019

POROSJAKARTA.COM, GAMBIR - Masyarakat Indonesia tentu merasa bangga atas torehan gemilang yang diraih oleh Putri..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

Pejabat Militer Asli Papua Sangat Dibutuhkan di Pedalaman Papua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Sudah saatnya Jabatan-jabatan strategis militer di Papua diutamakan dijabat oleh prajurit..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Pertamina, PTBA dan Air Products Sepakati Bentuk Joint Venture Clean Energy

POROSJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan "Air Product and Chemicals Inc"..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Yusuf Makuta : Kedatangan Jokowi ke Gorontalo Dapat Mendongkrak Suara PDIP

POROSJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pileg dan Pilpres makin dekat, tentu saja kampanye dan konsolidasi partai atau caleg..
Film - 3 hari yang lalu

Film “Cinta Anak Negeri” Sajikan Pesan Moral Persatuan dan Toleransi

POROSJAKARTA.COM, MANGGA BESAR– Sambut pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Padma Film Produdction dan..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Lodan Ancol, Steven Setiabudi Musa Infokan Pada Warga Jumlah Penerima Lansia Akan Ditambah

POROSJAKARTA.COM - ANCOL - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Khas - 3 hari yang lalu

KBRI Suva Sambangi Camp TKI di Nadi, Fiji

POROSJAKARTA.COM - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kepulauan Fiji di Suva,..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Pademangan Timur, Steven Setiabudi Musa Ingatkan Warga Agar Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

POROSJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Jakarta Utara - 4 hari yang lalu

Ibu Ida, Warga Warakas Tersenyum, Himpitan Ekonomi Mendapat Jawaban Positif dari Anggota DPRD DKI Steven Setiabudi Musa

POROSJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK -  Salah satu warga Warakas, Ibu Ida (34) boleh bernapas lega. Permasalahan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close