Kamis, 30 Maret 2017 WIB

Close

Soal Penertiban Kalijodoh, Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Ahok

Oleh : Iast Gunawan | Jumat, 19 Pebruari 2016 | 09:01 WIB



BALAIKOTA, PJ – Langkah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan menertibkan kawasan Kalijodo, Jakarta Utara, mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana.

Triwisaksana mengatakan, dirinya sangat mendukung proses hukum terkait perjudian atau premanisme di kawasan tersebut.

"Kami mendukung penertiban Kalijdo, tetapi caranya harus tetap manusiawi dengan cara berdialog antara Pemprov dengan warga," kata Sani, sapaan akrab Triwisaksana kepada wartawan, Jum’at (19/2/2016)

Dikatakan Sani, perlu adanya dialog dengan warga, sebab dialog sangat penting dilakukan agar keputusan Pemprov bisa dipahami warga. Di sisi lain, Pemprov juga mengakomodir kebutuhan warga seperti menyediakan tempat relokasi dan pelatihan keterampilan.

"Pemprov sampaikan saja soal rusun tapi dialog dengan warga, agar warga paham mereka bisa tinggal nyaman tanpa melanggar aturan. Mereka (warga) juga harus mengerti mereka tidak bisa gunakan sesuatu yang bukan miliknya. Tidak boleh melanggar aturan," tutur Sani.

Politikus PKS ini juga menegaskan prostitusi dan perjudian harus diberantas di wilayah Jakarta. Tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran hukum. "Harus ditindak," ujarnya.

Pemprov DKI sudah mengeluarkan surat peringatan pertama (SP1) terhadap warga Kalijodo pada Kamis (18/2). Mereka punya waktu 7x24 jam untuk mengosongkan rumahnya.

Warga yang memiliki KTP DKI juga disediakan rusun di Marunda sebagai hunian baru. Ada sekitar 300-400 unit rusun yang disiapkan.

"Info yang saya dapat di wilayah barat (Jakbar) sudah cukup banyak yang mendaftar di atas 50-an KK. Wilayah utara (Jakut) sedang kita data, sudah lebih dari 20 yang mendaftar," kata Kadis Perumahan dan Gedung DKI, Ika Lestari Aji saat dihubungi terpisah.


Komentar


Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Wiranto: Indonesia-Prancis Sepakati Kerjasama Brantas Terorisme Siber

GAMBIR, PJ – Dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Prancis, Francois Hollande di Istana Merdeka...
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

M Iriawan: Pilkada Putaran Kedua, TNI Ikut Berjaga di Setiap TPS

SENEN, PJ – Saat pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 19 April 2017 nanti, petugas pengamanan akan..
Nusantara - 6 jam yang lalu

Mulai 1 April, Gubernur Jatim Berlakukan Aturan Angkutan Berbasis Online

SURABAYA, PJ – Mulai 1 April 2017, guna mengatur dan menata angkutan berbasis aplikasi online. sehingga tidak..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Triana: Upaya Nyata Ahok-Djarot Berkarya Bagi Umat Islam

MENTENG, PJ - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok, selama ini..
Jakarta Barat - 7 jam yang lalu

Eceng Gondok di Waduk Puri Mansion Dibersihkan

GAMBIR, PJ – Eceng gondok di Waduk Puri Mansion di Jalan Lingkar Luar Barat, Kembangan Selatan, Kembangan,..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Ahok Menerima Dukungan Ribuan Guru Swasta di DKI Jakarta

MENTENG, PJ - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima dukungan dari ribuan guru swasta..
Bodetabek - 7 jam yang lalu

7 Kurir Sabu Antardaerah Menyelundupkan Sabu 5,9 Kg Digagalkan Petugas Bandara Soetta

TANGERANG, PJ - Seorang wanita, FB (26), nekat bergabung dalam jaringan narkotika dan menjadi kurir sabu antardaerah...
Jakarta Selatan - 8 jam yang lalu

Sebanyak 1.257 Ekor Sapi Telah Divaksin Sudin KPKP Jaksel

KEBAYORAN BARU, PJ – Suku Dinas Ketahan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan sudah memvaksin..
Jakarta Pusat - 8 jam yang lalu

Sobary : Ahok Tidak Menista Agama, Tapi Dinistakan Oleh Jubah-Jubah Agama

GAMBIR, PJ - Budayawan Mohamad Sobary menilai kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama..
8 jam yang lalu

Bangun TPA & Renovasi Masjid di Kampung Amrozi, Bukti Negara Hadir di Hulu Masalah Terorisme

CAWANG, PJ - Setelah membangun pesantren dan masjid Al Hidayah di Sumatera Utara, Badan Nasional Penanggulann..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close